Jl. Kemang Boroko Timur, Kecamatan Kaidipang, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, 95765
Email: redaksi@waktu.news
· Telepon: 08122225381
· WhatsApp: 08122225381
Dokumen Berita
23 September 2021, 07:42
WITA
WN-20210923-000701
Tutuyan, WAKTU.news - Salah seorang karyawan PT Cemerlang Telekomunikasi Indonesia asal Jakarta diduga tewas kesengat aliran listrik. Peristiwa yang merenggut nyawa Riski Herman (27) itu terjadi pada Kamis (23/9/2021), di Desa Paret Timur, Kecamatan Kotabunan, di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Menurut penuturan rek
Oleh
Abdul Agus Heydemans
Editor:
Redaksi
23 September 2021, 07:42
WITA
2
menit baca
3.904 kali dibaca
Kerja Sama
Tutuyan, WAKTU.news - Salah seorang karyawan PT Cemerlang Telekomunikasi Indonesia asal Jakarta diduga tewas kesengat aliran listrik.
Peristiwa yang merenggut nyawa Riski Herman (27) itu terjadi pada Kamis (23/9/2021), di Desa Paret Timur, Kecamatan Kotabunan, di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.
Menurut penuturan rekan korban, sekitar pukul 13.00 Wita menjelang sore hari, dia bersama RH sedang memasang kabel jaringan internet pada tiang listrik milik PLN.
“Dia (korban) naik ke tiang, saya yang megang tangga dari bawah. Saat mulai pasang alat, tiba-tiba helmnya jatuh," ujar Muhammad Risal Suratinoyo.
Melihat pengaman kepala jatuh. Risal Suratinoyo pun menengok keatas, ia melihat RH mengalami kejang-kejang kemudian jatuh dan sempat membentur pagar. Sayangnya, saat dilarikan ke Puskesmas terdekat, nyawa temannya itu sudah tak tertolong lagi.
“Ketika dibawah ke sini (Puskesmas Tutuyan) dia (Riski Herman) sudah meninggal dunia,” tambah Risal, sambil meneteskan air mata.
Kepala Puskesmas Tutuyan, Teysi Sani SKM, kepada wartawan waktu.news mengatakan, jenazah telah dibawa rekan korban dan didampingi oleh salah satu petugas (perawat) Puskesmas Tutuyan.
"Kata mereka (rekan korban), mayat akan segera di kuburankan," singkat Teysi Sani, kepada media ini.
Kejadian yang menyebabkan hilangnya nyawa manusia itu masih dalam penyelidikan pihak kepolisian setempat.
Terpantau, Kapolsek Kotabunan AKP Kambey Martin Lasut dan beberapa anggotanya berada di Puskesmas Tutuyan. (aah)
Pembaca Mendukung Jurnalisme
Dukung Jurnalisme Waktu.News
Dukungan pembaca membantu Waktu.News terus menghadirkan kerja jurnalistik untuk masyarakat.
Dukungan dari artikel ini tercatat sebagai
apresiasi terhadap karya jurnalistik
Abdul Agus Heydemans.
Mulai Rp10.000
Dukungan tidak memengaruhi independensi, isi, sudut pandang, maupun keputusan editorial Waktu.News.
Waktu.News Reader Support
Dukung karya jurnalistik ini
Artikel
Seorang Pekerja Asal Jakarta Tewas di Boltim
Oleh Abdul Agus Heydemans
Dukungan
Belum dipilih
PenerimaPT Voice News Network
✓
Instruksi Transfer Bank
Transaksi telah dibuat dan menunggu transfer serta verifikasi.
Kode Dukungan
—
Nominal Transfer
—
Penerima—
Penting
Transfer sesuai nominal transaksi.
Status dukungan tetap Pending sampai
pembayaran diverifikasi Waktu.News.
Pilih nominal dukungan terlebih dahulu.
Informasi dan verifikasi dokumen
Penulis: Abdul Agus Heydemans
Editor: Redaksi Waktu.News
ID dokumen: WN-20210923-000701
Kode verifikasi: E2A3F8D545AE
Dokumen ini merupakan salinan cetak artikel resmi.
Pindai QR pada kepala dokumen atau kunjungi URL sumber
untuk memeriksa versi daring terbaru.