
Badan Pusat Statistik Kabupaten Bolaang Mongondow Utara merilis data resmi SD Bolaang Mongondow Utara 2025/2026 melalui Tabel 4.1.3 yang mencatat total 7.306 murid Sekolah Dasar dari 93 sekolah aktif di seluruh kecamatan. Jumlah murid SD Boltara ini meningkat 126 siswa dari 7.180 pada tahun ajaran 2024/2025, mencerminkan pertumbuhan positif partisipasi pendidikan dasar. Namun, jumlah guru SD Boltara justru turun signifikan dari 921 menjadi 857 orang, menciptakan tekanan serius terhadap rasio guru dan murid di seluruh kecamatan. Dengan demikian, data pendidikan SD Bolaang Mongondow Utara memperlihatkan tren yang berlawanan antara pertumbuhan murid dan penyusutan tenaga pendidik.
Data Tabel 4.1.3 mencakup tiga komponen utama yakni jumlah sekolah, guru, dan murid SD di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Selanjutnya, total sekolah SD Kabupaten Bolaang Mongondow Utara bertahan stabil di 93 unit pada kedua tahun ajaran tanpa penambahan maupun pengurangan. Sementara itu, dominasi sekolah negeri sangat kuat dengan 90 unit berbanding hanya 3 sekolah swasta di seluruh kabupaten. Oleh karena itu, sektor negeri menjadi tulang punggung utama pendidikan dasar Boltara yang melayani mayoritas siswa SD di wilayah ini.
Kaidipang Catat Murid SD Terbanyak 2025/2026, Bolang Itang Timur Susul di Posisi Kedua
Data murid SD per kecamatan Bolaang Mongondow Utara memperlihatkan persebaran yang cukup merata antar enam kecamatan. Kaidipang memimpin dengan 1.475 murid pada 2025/2026, naik dari 1.416 di tahun sebelumnya. Selanjutnya, Bolang Itang Timur menempati posisi kedua dengan 1.350 murid, naik dari 1.321 pada 2024/2025. Bahkan, Bintauna turut mencatat kenaikan dari 1.193 menjadi 1.228 murid dalam data SD Boltara 2025/2026 ini.
Bolang Itang Barat mencatat satu-satunya penurunan murid SD di antara semua kecamatan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Jumlah muridnya turun dari 1.358 menjadi 1.327 pada tahun ajaran 2025/2026. Selain itu, Pinogaluman mencatat kenaikan tipis dari 989 menjadi 995 murid, menjadikannya kecamatan dengan jumlah murid SD terendah. Sementara itu, Sangkub membukukan pertumbuhan dari 903 menjadi 931 murid dalam periode yang sama.
Kaidipang memimpin pertumbuhan absolut dengan tambahan 59 murid, menjadikannya kecamatan paling dinamis dalam pertumbuhan murid SD Boltara. Selanjutnya, Bolang Itang Timur menyumbang tambahan 29 murid dan Bintauna menambah 35 siswa baru. Selain itu, murid swasta hanya tercatat di Bolang Itang Timur dengan 106 siswa dan Kaidipang dengan 221 siswa pada 2025/2026. Oleh karena itu, dua kecamatan ini menjadi satu-satunya lokasi di Boltara yang memiliki sekolah dasar swasta aktif dengan murid terdata.
Guru SD Negeri Boltara Turun Drastis dari 900 Menjadi 828, Swasta Justru Naik
Data guru SD Bolaang Mongondow Utara memperlihatkan tren penurunan yang merata dan mengkhawatirkan di hampir seluruh kecamatan. Total guru SD turun dari 921 orang pada 2024/2025 menjadi hanya 857 orang di tahun ajaran 2025/2026. Selanjutnya, penurunan 64 guru atau sekitar 6,9 persen ini terjadi di tengah naiknya jumlah murid yang harus dilayani. Akibatnya, rasio guru terhadap murid SD Kabupaten Bolaang Mongondow Utara memburuk secara sistematis dan berpotensi memengaruhi kualitas pembelajaran.
Guru SD negeri Bolaang Mongondow Utara mengalami penurunan paling besar dari 900 orang menjadi hanya 828 orang. Selain itu, penurunan 72 guru negeri ini mencerminkan kemungkinan adanya pensiun massal yang belum tergantikan secara penuh. Sementara itu, guru SD swasta justru menunjukkan tren berlawanan dengan kenaikan dari 21 menjadi 29 orang. Bahkan, kenaikan guru swasta ini memperlihatkan bahwa sektor swasta perlahan memperkuat kapasitas tenaga pendidiknya meski dari basis yang sangat kecil.
Per kecamatan, Bolang Itang Barat mencatat kenaikan satu-satunya dengan naik dari 186 menjadi 173 guru. Ralat: Bolang Itang Barat justru naik dari 186 menjadi 173 — ini merupakan koreksi data yang perlu dicermati. Selanjutnya, Sangkub turun dari 103 menjadi 99 guru, Bintauna dari 164 menjadi 148, dan Bolang Itang Timur dari 142 menjadi 129. Oleh sebab itu, Dinas Pendidikan Kabupaten Boltara harus segera memetakan kebutuhan guru pengganti agar kualitas pendidikan dasar Bolaang Mongondow Utara tidak terdampak secara jangka panjang.
Jumlah Sekolah SD Boltara Stabil 93 Unit, Sekolah Swasta Hanya 3 di Dua Kecamatan
Jumlah sekolah SD Bolaang Mongondow Utara bertahan di angka 93 unit tanpa perubahan selama dua tahun ajaran berturut-turut. Dari total tersebut, 90 unit merupakan sekolah negeri yang tersebar merata di enam kecamatan. Selain itu, hanya 3 unit sekolah swasta yang beroperasi, seluruhnya terkonsentrasi di Bolang Itang Timur dan Kaidipang. Dengan demikian, aksesibilitas SD negeri Boltara menjadi faktor utama yang menopang pemerataan pendidikan dasar di seluruh penjuru kabupaten.
Sangkub, Bintauna, Bolang Itang Barat, dan Pinogaluman masing-masing memiliki sekolah negeri saja tanpa satu pun sekolah swasta. Selanjutnya, kondisi ini memperlihatkan bahwa minat investor pendidikan swasta masih sangat terbatas di empat kecamatan tersebut. Sementara itu, stabilnya jumlah sekolah di angka 93 unit menunjukkan tidak ada ekspansi infrastruktur pendidikan dasar dalam dua tahun terakhir. Akibatnya, pertumbuhan murid yang terjadi harus ditampung oleh kapasitas sekolah yang sudah ada tanpa penambahan ruang belajar baru.
Data SD Boltara 2025/2026 secara keseluruhan menghadirkan sinyal campuran bagi sektor pendidikan dasar Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Selanjutnya, kenaikan jumlah murid menjadi kabar baik yang mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan pendidikan yang tersedia. Sementara itu, penurunan jumlah guru yang tajam menjadi alarm yang membutuhkan respons kebijakan cepat dari pemerintah daerah. Dengan demikian, percepatan rekrutmen guru baru dan program redistribusi tenaga pendidik menjadi agenda mendesak yang Pemkab Boltara dan Dinas Pendidikan harus segera realisasikan.
- TK di Boltara 2025/2026 Capai 1.808 Murid, Kaidipang Pimpin dengan 357 Siswa Terbanyak
- Pariwisata Bolaang Mongondow Utara 2025 Melejit: 110.773 Wisatawan Datang, 41 Destinasi Siap Sambut
- Orang Tua Murid Keluhkan Mahalnya Transportasi, Butuh Bus Sekolah
- Pariwisata Bolaang Mongondow Utara Melesat di 2025: 110 Ribu Wisatawan, 18 Hotel, 41 Destinasi Aktif