Stendy Rondonuwu Minta Kader Demokrat Boltim Dukung Program Presiden Prabowo dan Gubernur Sulut

Sekretaris DPD Partai Demokrat Sulawesi Utara (Sulut), Stendy Rondonuwu, meminta seluruh kader Demokrat di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) untuk berada dalam satu barisan mendukung program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut.
Ajakan itu disampaikan Stendy saat menghadiri Rapat Kerja Cabang (Rakercab) dan Pendidikan Politik DPC Partai Demokrat Boltim yang digelar di Café Goba Molunow, kawasan Danau Tondok Mooat, Selasa (16/12/2025) sore.
Di hadapan kader, Stendy menegaskan bahwa sikap Demokrat di tingkat pusat sudah jelas, yakni bersama pemerintah. Garis itu, kata dia, harus dibaca utuh hingga ke daerah.
“Sesuai arahan DPP, Pak Ketua Umum AHY, di tingkat pusat kita bersama pemerintahan, bersama Presiden Prabowo. Karena itu saya mengajak seluruh kader Demokrat, baik yang berada di pemerintahan maupun di luar pemerintahan, untuk mendukung program pemerintah agar rakyat benar-benar merasakan manfaatnya,” ujar Stendy.
Perbedaan Politik Tidak Menghambat Pembangunan
Stendy menegaskan bahwa dinamika politik pada masa Pilgub dan Pilkada lalu tidak seharusnya menjadi penghambat kerja-kerja pembangunan ke depan. Menurut Stendy, Demokrat di tingkat provinsi telah mengambil langkah nyata dengan membangun komunikasi dan kerja sama bersama pemerintah Sulut.
“Walaupun kemarin kita sempat berbeda, DPD sudah menghadap Gubernur. Kami bersama pimpinan DPRD tentu akan bekerja sama dan membangun sinergi untuk Sulawesi Utara,” katanya.
Stendy menyebut pola yang sama juga perlu Partai Demokrat kabupaten ikuti, termasuk di Boltim. Ia mendorong seluruh kader Demokrat untuk terlibat aktif menyukseskan program pemerintah pusat dan provinsi tanpa terjebak pada sekat-sekat politik.
“Nah, begitu juga di Boltim. Mari kita sama-sama menyukseskan program pemerintah pusat dan provinsi. Fokus kita hari ini adalah kerja nyata untuk masyarakat,” ujar Stendy.
Lebih lanjut, Stendy menyatakan bahwa Demokrat di tingkat provinsi memiliki kewajiban politik untuk memastikan aspirasi Boltim tetap terfasilitasi.
“A…. Kami juga di DPD wajib. Dan itu pasti akan terfasilitasi dan terakomodir untuk Bolaang Mongondow Timur, baik yang menjadi permohonan, proposal, maupun kebutuhan daerah,” kata Stendy.
Stendy juga meminta para kader untuk melihat persoalan secara proporsional, terutama terkait belum maksimalnya realisasi aspirasi ke daerah. Menurut Stendy, kepemimpinan Bupati Oskar Manoppo dan Wakil Bupati Argo Vinsensius Sumaiku masih tergolong sangat awal.
“Masa kepemimpinan Pak Oskar dan Pak Argo baru berjalan hampir satu tahun. Mudah-mudahan di tahun depan, tahun berikut,” ujarnya.
Rakercab Jadi Momentum Konsolidasi Demokrat Boltim
Rakercab tersebut menjadi momentum konsolidasi internal Demokrat Boltim sekaligus penegasan sikap partai dalam membaca arah politik pasca-kontestasi. Kegiatan itu mengusung tema “Demokrat Kabupaten Bolaang Mongondow Timur Solid, Bangkit dan Menang” dan dibuka langsung oleh Bupati Boltim, Oskar Manoppo.
Sejumlah tokoh Demokrat turut hadir, di antaranya Ketua DPC Demokrat Boltim Argo Vinsensius Sumaiku bersama Sekretaris Kevin Sumendap. Hadir pula Wakil Ketua DPRD Sulut Royke Reynald Anter dan Anggota DPRD Sulut Fraksi Demokrat Angelia Regina Wenas. Selain itu, tampak hadir Ketua DPC Demokrat Kota Kotamobagu Reggie Manoppo. (aah)