Marhaban Ya Ramadhan 1447 H / 2026

bLOG Waktu
Khazanah

Tren Parfum Ramadan: Aroma Hangat Jadi Favorit Saat Bulan Suci

Dari berbuka hingga sahur, pilihan wewangian berubah mengikuti suasana kebersamaan dan ketenangan Ramadan

Advertisement

Selama bulan suci, parfum Ramadan bukan sekadar pelengkap penampilan. Wewangian hadir dalam hampir setiap momen – dari buka puasa bersama, sahur keluarga, hingga silaturahmi malam hari.

Masyarakat cenderung memilih aroma yang terasa hangat dan menenangkan. Rumah parfum pun merespons tren ini dengan merilis koleksi khusus dan edisi terbatas yang menyesuaikan ritme Ramadan.

Advertisement

Aroma Oriental Mendominasi Malam Hari

Oud, Amber, dan Musk Paling Dicari

Pengguna parfum beralih ke karakter aroma yang lebih dalam saat Ramadan. Profil oriental dengan oud, amber, musk, dan kayu hangat menjadi pilihan utama.

Aroma tersebut memberi kesan elegan sekaligus mendukung suasana kebersamaan setelah berbuka. Karena aktivitas lebih banyak berlangsung malam hari, wewangian yang tahan lama menjadi kebutuhan.

Namun untuk siang hari, orang tetap memilih parfum ringan agar terasa bersih dan nyaman sebelum waktu berbuka.

Advertisement

Siang Hari Butuh Aroma Segar

Meski tren mengarah pada parfum kuat, pengguna tetap menyesuaikan waktu pemakaian.
Sebelum Maghrib, banyak orang beralih ke aroma citrus lembut atau floral ringan.

Pendekatan ini menjaga kenyamanan tanpa terasa berlebihan selama berpuasa.

Dari Iftar ke Suhoor, Aromanya Berbeda

Malam: Hangat dan Elegan

Saat berkumpul berbuka, orang memilih aroma yang memberi kesan akrab dan hangat. Perpaduan citrus lembut, floral halus, lalu berkembang menjadi musk, amber, dan vanila menciptakan aura ramah sekaligus mewah.

Sahur: Tenang dan Ringan

Menjelang subuh, preferensi berubah. Aroma buah lembut, bunga ringan, dan sentuhan kayu seperti sandalwood atau vetiver terasa lebih nyaman.

Advertisement

Perbedaan ini menunjukkan parfum Ramadan mengikuti ritme aktivitas harian.

Koleksi Spesial Ramadan dan Idul Fitri

Bulan suci juga menjadi momen peluncuran produk eksklusif. Banyak merek menghadirkan seri terbatas yang dirancang untuk hadiah dan perayaan Lebaran.

Karakter aromanya dibuat lembut namun kaya, sehingga cocok dipakai pada acara keluarga maupun pertemuan formal.

Lebih dari Sekadar Wangi

Pada akhirnya, parfum Ramadan bukan hanya soal tren kecantikan. Wewangian menjadi bagian dari suasana spiritual – mendukung rasa syukur, ketenangan, dan kebersamaan sepanjang bulan puasa.

Advertisement

Advertisement

Yuni Supit

Ibu Rumah Tangga yang hoby Travel dan Memasak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button