Tren Parfum Ramadan: Aroma Hangat Jadi Favorit Saat Bulan Suci
Dari berbuka hingga sahur, pilihan wewangian berubah mengikuti suasana kebersamaan dan ketenangan Ramadan

Selama bulan suci, parfum Ramadan bukan sekadar pelengkap penampilan. Wewangian hadir dalam hampir setiap momen – dari buka puasa bersama, sahur keluarga, hingga silaturahmi malam hari.
Masyarakat cenderung memilih aroma yang terasa hangat dan menenangkan. Rumah parfum pun merespons tren ini dengan merilis koleksi khusus dan edisi terbatas yang menyesuaikan ritme Ramadan.
Aroma Oriental Mendominasi Malam Hari
Oud, Amber, dan Musk Paling Dicari
Pengguna parfum beralih ke karakter aroma yang lebih dalam saat Ramadan. Profil oriental dengan oud, amber, musk, dan kayu hangat menjadi pilihan utama.
Aroma tersebut memberi kesan elegan sekaligus mendukung suasana kebersamaan setelah berbuka. Karena aktivitas lebih banyak berlangsung malam hari, wewangian yang tahan lama menjadi kebutuhan.
Namun untuk siang hari, orang tetap memilih parfum ringan agar terasa bersih dan nyaman sebelum waktu berbuka.
Siang Hari Butuh Aroma Segar
Meski tren mengarah pada parfum kuat, pengguna tetap menyesuaikan waktu pemakaian.
Sebelum Maghrib, banyak orang beralih ke aroma citrus lembut atau floral ringan.
Pendekatan ini menjaga kenyamanan tanpa terasa berlebihan selama berpuasa.
Dari Iftar ke Suhoor, Aromanya Berbeda
Malam: Hangat dan Elegan
Saat berkumpul berbuka, orang memilih aroma yang memberi kesan akrab dan hangat. Perpaduan citrus lembut, floral halus, lalu berkembang menjadi musk, amber, dan vanila menciptakan aura ramah sekaligus mewah.
Sahur: Tenang dan Ringan
Menjelang subuh, preferensi berubah. Aroma buah lembut, bunga ringan, dan sentuhan kayu seperti sandalwood atau vetiver terasa lebih nyaman.
Perbedaan ini menunjukkan parfum Ramadan mengikuti ritme aktivitas harian.
Koleksi Spesial Ramadan dan Idul Fitri
Bulan suci juga menjadi momen peluncuran produk eksklusif. Banyak merek menghadirkan seri terbatas yang dirancang untuk hadiah dan perayaan Lebaran.
Karakter aromanya dibuat lembut namun kaya, sehingga cocok dipakai pada acara keluarga maupun pertemuan formal.
Lebih dari Sekadar Wangi
Pada akhirnya, parfum Ramadan bukan hanya soal tren kecantikan. Wewangian menjadi bagian dari suasana spiritual – mendukung rasa syukur, ketenangan, dan kebersamaan sepanjang bulan puasa.
- Makna dan Manfaat Doa Makan Sahur dalam Menjaga Kesehatan dan Kekuatan Spiritual
- Teknologi Canggih di Pelukan Karpet Masjid Nabawi: QR Code dan Chip Aroma Wewangian!