Taqabbalallahu minna wa minkum. Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin!

Media Network
Boltara
Trending

Warga Blokir Perbatasan Pinogaluman, Gorontalo Sulut

Waktu.news | Terpantau Malam ini, sekitar pukul 10.20 Wita di perbatasan gorontalo-sulewesi utara tepatnya di jembatan yang menghubungkan batas antara bolmut dan atinggola, terjadi pemblokiran jalan oleh warga.

Menurut info beberapa pengakuan warga, mereka melakukan pemblokiran ini terkait dengan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diterapkan oleh provinsi gorontalo.

Advertisement

“Torang so nimble lewat ka atinggola, tuntulow deng atinggola ini cuman baku sabla, torang masyarakat ini hari-hari kasana kamari, pigi di pasar, isi minya di pom bensin, ke ATM dan keperluan laeng-laeng juga ada disana, sementara torang nimble lewat,”ungkap mereka.

Lanjut mereka, Kalu dorang tutup bagitu, torang le disini mo tutup no, kecewa skali torang dengan ini keadaan bagini, makanya torang blokir jalan perbatasan,”ungkap mereka.

Advertisement

Sementara itu, Kapolsek Pinogaluman, Iptu Kornelius ketika dikonfirmasi membenarkan, bahwa warga sekarang memblokir jalan, mereka melakukan pemblokiran tersebut karena mereka tidak bisa lewat dengan adanya PSBB ini, tuntutan mereka, agar di buka biar mereka bisa beraktfitas seperti biasa.

“Pihaknya sudah menyampaikan masalah ini kepada pimpinan, untuk situasi dan kondisi saat ini di perbatasan masih dalam keadaan aman dan kondusif, kata Kornelius yang sedang berada di lokasi perbatasan.

Ditempat berbeda, Camat Pinogaluman, Irawati Mooduto juga membenarkan bahwa sekarang ini masyarakat lagi melakukan pemblokiran jalan.

“Saya kaget ini, mereka melakukan itu agar batas atinggola di buka, dan pihaknya lagi berkomunikasi ini dengan pihak Danramil dan Kapolsek,”ungkapnya.(rhp)

Advertisement

Advertisement

Mahdiyah Sanggilalung

Editor waktu.news yang bertanggung jawab atas kualitas dan akurasi pemberitaan dari seluruh biro di Sulawesi Utara. Mahdiyah memimpin proses editorial mulai dari verifikasi fakta, penyuntingan bahasa, hingga memastikan setiap berita yang dipublikasikan memenuhi standar jurnalisme yang bertanggung jawab dan berimbang.
Back to top button