"Kami berharap program PMT ini dapat memberikan manfaat yang nyata bagi kesehatan dan gizi anak-anak dan Bumil di Desa Loyow," jelasnya.
Tarji juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung program ini dengan menjaga pola makan dan asupan gizi yang seimbang bagi anak-anak dan Bumil. Pasalnya, kasus terhambatnya pertumbuhan fisik dan mental anak, bukan saja menjadi perhatian serius pemerintah desa saja, tetapi telah menjadi prioritas negara.
"Sebagai pemerintah desa, tentunya kami berharap semoga dengan adanya PMT ini, pertumbuhan anak-anak desa kita dapat terhindar dari stunting," tambahnya.
Program PMT ini tidak hanya menyasar balita dan ibu hamil, tetapi juga ibu-ibu pasca melahirkan dan anak-anak sampai dengan usia 18 tahun. Mereka mendapat paket PMT yang sama, termasuk beras, telur, dan gula aren. (bss)
"Kami berharap program PMT ini dapat memberikan manfaat yang nyata bagi kesehatan dan gizi anak-anak dan Bumil di Desa Loyow," jelasnya.
Tarji juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung program ini dengan menjaga pola makan dan asupan gizi yang seimbang bagi anak-anak dan Bumil. Pasalnya, kasus terhambatnya pertumbuhan fisik dan mental anak, bukan saja menjadi perhatian serius pemerintah desa saja, tetapi telah menjadi prioritas negara.
"Sebagai pemerintah desa, tentunya kami berharap semoga dengan adanya PMT ini, pertumbuhan anak-anak desa kita dapat terhindar dari stunting," tambahnya.
Program PMT ini tidak hanya menyasar balita dan ibu hamil, tetapi juga ibu-ibu pasca melahirkan dan anak-anak sampai dengan usia 18 tahun. Mereka mendapat paket PMT yang sama, termasuk beras, telur, dan gula aren. (bss)
Dukung Jurnalisme Waktu.News
Dukungan pembaca membantu Waktu.News terus menghadirkan kerja jurnalistik untuk masyarakat.
Dukungan dari artikel ini tercatat sebagai apresiasi terhadap karya jurnalistik Abdul Agus Heydemans.
Dukungan tidak memengaruhi independensi, isi, sudut pandang, maupun keputusan editorial Waktu.News.