Taqabbalallahu minna wa minkum. Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin!

DaerahSulut

66.242 ASN Sulawesi Utara Desember 2025, Perempuan Dominasi dengan 34.460 Orang

Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi Utara merilis data resmi ASN Sulawesi Utara Desember 2025 yang mencatat total 66.242 Aparatur Sipil Negara aktif di seluruh jabatan dan jenis kelamin. Data Tabel 2.3.1 ini memperlihatkan dominasi signifikan pegawai perempuan dengan 34.460 orang atau 52,03 persen dari total PNS Provinsi Sulawesi Utara. Sementara itu, pegawai laki-laki menyumbang 26.782 orang atau 40,43 persen dari keseluruhan aparatur yang bertugas di lingkungan pemerintahan. Dengan demikian, komposisi ASN Sulawesi Utara memperlihatkan ketimpangan gender yang cukup mencolok dan layak mendapat perhatian serius dari pemangku kebijakan.

Jabatan Fungsional Guru memimpin sebagai posisi dengan jumlah ASN terbanyak di Sulut yakni 18.334 orang, terdiri dari 5.060 laki-laki dan 13.274 perempuan. Selanjutnya, Jabatan Fungsional Umum atau Pelaksana menempati posisi kedua dengan 16.245 ASN yang tersebar di berbagai instansi pemerintah. Sementara itu, Jabatan Fungsional Medis menyumbang 10.134 ASN dengan dominasi perempuan mencapai 8.349 orang. Oleh karena itu, tiga jabatan fungsional ini bersama-sama menyumbang lebih dari 66 persen total pegawai negeri sipil Sulawesi Utara secara keseluruhan.

Advertisement

Jabatan Fungsional Guru dan Medis Didominasi Perempuan, Laki-Laki Pimpin Jabatan Teknis

Data jabatan ASN Sulawesi Utara 2025 memperlihatkan pola yang sangat konsisten dalam distribusi gender antar jabatan. Jabatan Fungsional Guru mencatat dominasi perempuan paling ekstrem dengan 13.274 orang berbanding 5.060 laki-laki, selisih mencapai 8.214 orang. Selain itu, Jabatan Fungsional Medis turut didominasi perempuan dengan 8.349 orang jauh melampaui 1.785 laki-laki dalam bidang kesehatan. Bahkan, Jabatan Fungsional Dosen juga mencatat lebih banyak perempuan dengan 1.539 orang berbanding 1.401 laki-laki.

Sebaliknya, jabatan-jabatan struktural dan teknis memperlihatkan keunggulan laki-laki yang cukup signifikan. Jabatan Pengawas mencatat 2.121 laki-laki berbanding 2.020 perempuan dalam data PNS Sulut Desember 2025. Selanjutnya, Jabatan Fungsional Teknis memperlihatkan komposisi yang lebih berimbang dengan 4.537 laki-laki dan 4.471 perempuan dari total 9.008 ASN. Oleh karena itu, jabatan teknis menjadi satu-satunya ranah di mana gap gender aparatur sipil Sulawesi Utara tampak paling kecil dan mendekati keseimbangan.

Advertisement

Administrator mencatat 1.639 laki-laki dan 1.010 perempuan dari total 2.649 ASN Sulut dalam jabatan tersebut. Sementara itu, Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama menyumbang 413 laki-laki dan 140 perempuan dari total 553 pejabat eselon tinggi. Selain itu, Jabatan Pimpinan Tinggi Madya hanya mencatat 4 orang laki-laki tanpa satu pun perempuan yang menduduki posisi tersebut. Akibatnya, semakin tinggi level jabatan struktural, semakin besar ketimpangan gender yang terjadi dalam birokrasi Sulawesi Utara.

Jabatan Pimpinan Tinggi Utama Kosong, Eselon V Hanya 234 ASN di Seluruh Sulut

Data struktur jabatan ASN Sulawesi Utara memperlihatkan satu fakta menarik yang perlu mendapat sorotan khusus. Jabatan Pimpinan Tinggi Utama atau Senior Executives tidak mencatat satu pun ASN baik laki-laki maupun perempuan per Desember 2025. Selanjutnya, posisi ini menunjukkan bahwa jabatan tertinggi dalam hierarki PNS Sulut saat ini masih kosong atau belum terisi secara formal. Dengan demikian, kekosongan ini perlu mendapat penjelasan resmi dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara kepada publik.

Eselon V atau 5th Echelon mencatat hanya 234 ASN dari total 66.242 pegawai negeri sipil Sulawesi Utara, terdiri dari 157 laki-laki dan 77 perempuan. Selain itu, angka ini menempatkan Eselon V sebagai jabatan dengan jumlah terkecil kedua setelah Jabatan Pimpinan Tinggi yang hampir kosong. Sementara itu, Jabatan Pimpinan Tinggi Madya hanya terisi 4 orang laki-laki tanpa keterwakilan perempuan sama sekali. Oleh sebab itu, distribusi jabatan struktural ASN Sulut menunjukkan konsentrasi yang sangat timpang antara jabatan fungsional dan struktural.

Secara keseluruhan, data ASN Sulawesi Utara Desember 2025 menghadirkan gambaran birokrasi yang didominasi jabatan fungsional non-struktural. Jabatan Fungsional Guru, Umum, Medis, dan Teknis bersama-sama menyerap lebih dari 82 persen dari total 66.242 ASN Sulut. Selanjutnya, fakta bahwa perempuan mendominasi hampir semua jabatan fungsional mencerminkan pola historis rekrutmen ASN di sektor pendidikan dan kesehatan. Akibatnya, kebijakan rekrutmen aparatur sipil negara Sulawesi Utara ke depan perlu mempertimbangkan keseimbangan gender di seluruh tingkatan jabatan secara lebih terencana.

Advertisement

Advertisement

Refli Hertanto Puasa

Jurnalis waktu.news yang aktif meliput berita daerah Sulawesi Utara, Travel, politik, dan Olahraga. Aktif di dunia blogging sejak 2003 dan jurnalisme sejak 2010. Anggota SPRI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button