Jl. Kemang Boroko Timur, Kecamatan Kaidipang, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, 95765
Email: redaksi@waktu.news
· Telepon: 08122225381
· WhatsApp: 08122225381
Dokumen Berita
30 Maret 2022, 09:16
WITA
WN-20220330-000871
Aksi Wakapolres Boltim Hadisiswoyo Taklukkan Kobaran Api di Tempat Pengasapan Kopra
Tutuyan, WAKTU.news - Sebuah tempat pengering kelapa kopra milik Max Tando di Kecamatan Tutuyan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Rabu (30/3/2022) pagi hangus terbakar. Berdasarkan keterangan yang ada, tempat pengering kopra menggunakan metode pengasapan dari tempurung dan sabut kelapa itu, diduga kuat ditinggal penj
Oleh
Abdul Agus Heydemans
Editor:
Redaksi
30 Maret 2022, 09:16
WITA
2
menit baca
3.851 kali dibaca
Kerja Sama
Tutuyan, WAKTU.news - Sebuah tempat pengering kelapa kopra milik Max Tando di Kecamatan Tutuyan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Rabu (30/3/2022) pagi hangus terbakar.
Berdasarkan keterangan yang ada, tempat pengering kopra menggunakan metode pengasapan dari tempurung dan sabut kelapa itu, diduga kuat ditinggal penjaganya.
Tak butuh waktu lama, kepulan asap hitam membumbung kelangit langsung berubah menjadi korban api dan melahap seantero kopra yang rencananya siap dijual itu.
Menariknya, lambatnya tim Damkar mendatangi lokasi kebakaran membuat Wakil Kepala Kepolisian Resor Bolaang Mongondow Timur, Kompol Hadisiswoyo D. Gobel, langsung mengambil inisiatif sendiri.
Meski hanya menggunakan ember kecil berisikan air, ia berupaya menyiram tempat pengasapan kelapa tersebut. Hal itu ia lakukan guna mengurangi besarnya kobaran api, agar tak menjalar tempat lainnya.
"Ayo! cepat ambil air, siram. Wey, matikan juga arus listiknya, cepat matikan," seru Hadisiswoyo, sambil bolak-balik menyiram kobaran api.
Aksi itu langsung diikuti oleh puluhan personil kepolisian dan warga setempat. Mereka kompak berusaha memadamkan api dengan menggunakan peralatan seadanya.
Rupanya, usaha yang dipimpin sang Kompol itu membuahkan hasil. Api kemudian mulai mengecil hingga akhirnya padam.
Pantau waktu.news, petugas pemadaman kebakaran baru tiba sejam kemudian dan tinggal menyiram sisa-sisa bekas kebakaran yang masih berpotensi menimbulkan api.
Menurut Kepala Bidang Damkar Satuan Polisi Pamong Praja Boltim, Fitriadi, keterlambatan dua kendaraan mereka menuju lokasi kebakaran itu, lantaran adanya kendala teknis pada mobil.
"Kemarin habis menyemprot kebakaran di Bulawan, ada alat yang patah. Kemudian mobil yang satu ini, juga sedang dalam perbaikan," kata Fitriadi.
Fitriadi juga menjelaskan, prosedur Damkar sebenarnya bukan untuk memadamkan api, tetapi melakukan hanya penyiraman agar api tidak menjalar.
"Kami memang tidak bisa memadamkan yang terbakar. Karena yang kebakar ini, begitu habis api, langsung memang habis. Jadi SOP kami, menjaga supaya api tidak menjalar," pungkasnya.
Diketahui, meski peristiwa yang terjadi sekitar pukul 10.30 Wita itu tak nenelan korban jiwa. Namun, berdasarkan keterangan dari sang pemilik, kerugian ditakeser mencapai 16 juta rupiah. (aah)
Pembaca Mendukung Jurnalisme
Dukung Jurnalisme Waktu.News
Dukungan pembaca membantu Waktu.News terus menghadirkan kerja jurnalistik untuk masyarakat.
Dukungan dari artikel ini tercatat sebagai
apresiasi terhadap karya jurnalistik
Abdul Agus Heydemans.
Mulai Rp10.000
Dukungan tidak memengaruhi independensi, isi, sudut pandang, maupun keputusan editorial Waktu.News.
Waktu.News Reader Support
Dukung karya jurnalistik ini
Artikel
Aksi Wakapolres Boltim Hadisiswoyo Taklukkan Kobaran Api di Tempat Pengasapan Kopra
Oleh Abdul Agus Heydemans
Dukungan
Belum dipilih
PenerimaPT Voice News Network
✓
Instruksi Transfer Bank
Transaksi telah dibuat dan menunggu transfer serta verifikasi.
Kode Dukungan
—
Nominal Transfer
—
Penerima—
Penting
Transfer sesuai nominal transaksi.
Status dukungan tetap Pending sampai
pembayaran diverifikasi Waktu.News.
Pilih nominal dukungan terlebih dahulu.
Informasi dan verifikasi dokumen
Penulis: Abdul Agus Heydemans
Editor: Redaksi Waktu.News
ID dokumen: WN-20220330-000871
Kode verifikasi: 0215E90015C2
Dokumen ini merupakan salinan cetak artikel resmi.
Pindai QR pada kepala dokumen atau kunjungi URL sumber
untuk memeriksa versi daring terbaru.