Sports

Bagaimana Protokol Covid-19 MOTOGP di Qatar? Beberapa Sirkuit Bermasalah, Lintasan Mandalika Berpeluang Ikut Serta?

Waktu.news | Losail Qatar akan memulai perhelatan MotoGp 2021 pada tanggal 28 Maret 2021 (jadwal sementara). Namun, bagaimanakah protokol Covid-19 di sana? Informasi dari beberapa sirkuit bermasalah hingga putuskan batal. Apakah Mandalika berpeluang ikut serta pada musim ini?

MotoGp akan perketat Paddock

Persiapan matang perlu dilaksanakan dengan baik dan terukur. Kasus Covid-19 akan menjadi tantangan terbesar di setiap olahraga, termasuk MotoGp.

MotoGp berencana memperketat paddock dengan memastikan setiap pengujian yang dilewati di negara asalnya mendapatkan hasil negatif Covid-19.

Setibanya di Qatar, mereka harus menjalani masa karantina sekaligus melaksanakan pengujian kedua yaitu tes PCR, sebelum dipindahkan ke hotelnya.

Ketika memasuki paddock, MotoGp akan mengoperasikan penerapan jaga jarak dan menghentikan pencampuran kelompok, seperti sebelumnya. Untuk memastikan penanganan Covid-19 dapat berjalan dengan sukses.

Di Malaysia, tepatnya di sirkuit Sepang, MotoGp juga telah menerapkan rencana demikian, untuk menjalani tes pra musim. Namun harus berujung pembatalan, akibat kasus Covid-19 yang melonjak di sana, dengan total kasus sementara mencapai 222,628.

Akibat Covid-19, sirkuit yang masuk kalender MotoGp bermasalah hingga batal!

Amerika Serika dan Argentina telah memutuskan untuk mengesampingkan perhelatan MotoGp, setelah konfirmasi penundaan dengan jadwal yang tidak ditentukan pada akhir tahun.

Dari sirkuit Brno masih harus menyelesaikan lintasan yang diperlukan, yang memberikan informasi jika MotoGp tidak akan digelar di sana pada tahun 2021. Krisis pendanaan menjadi alasan kuat, dibalik sulitnya penyelesaian trek. Walaupun sebenarnya, Brno memiliki jadwal cadangan.

Adapun kabar dari Thailand, tepatnya sirkuit Buriram yang mengatakan bahwa pemerintah mengambil keputusan untuk menunda dimulainya MotoGp hingga tahun 2022. Tetapi informasi tersebut dibantah oleh pemerintah Thailand dan Dorna selaku penyelenggara MotoGp.

Pemerintah sebenarnya mengatakan bahwa itu merupakan penundaan tahun 2020 dengan menghelat kembali pergelaran MotoGp tahun 2021. Mereka pun menegaskan bahwa masih akan berupaya melanjutkan dan berharap bisa merealisasikannya, dengan menjadi tuan rumah pada Oktober mendatang.

Kendati demikian, MotoGp akan mencari sirkuit pengganti, untuk memaksimalkan perhelatan balapan motor ini.

Apakah sirkuit Mandalika berpeluang hadir di MotoGp 2021?

Peluang pasti ada, apalagi beberapa sirkuit mengalami masalah seperti yang disebutkan di atas. Tetapi memang, sirkuit Mandalika dilirik untuk menambah jumlah balapan menjadi 20 kali dalam perhelatan MotoGp 2021.

Itu artinya kita harus melihat dari segi kesiapan!

Sirkuit Jalan Mandalika masih harus menyelesaikan lintasan yang diperlukan. Masalahnya sirkuit masih belum bisa dipastikan kapan siapnya. Walaupun dijadwalkan pada bulan Juni 2021 telah selesai, namun homologasi FIM pastinya akan membutuhkan waktu lagi.

Selain itu, Indonesia masih bergulat dengan penanganan Covid-19 yang masih belum mendapatkan solusi tepat. Kasus yang terus melonjak hingga korupsi dari petinggi, menjadi alasan terkuatnya.

Jadi, peluang memang ada, tetapi harapan itu tentu sudah pupus, akibat kesiapan yang belum matang.

Rencana perhelatan MotoGp 2021, Lintasan Qatar dilaksanakan dua kali!

MotoGp telah memutuskan perhelatannya akan digelar pada 28 Maret 2021. Losail Qatar menjadi pembuka dan lintasan Doha akan menjadi yang kedua seminggu kemudian. Itu artinya, Gp Qatar akan dilangsungkan dua kali.

Tentu saja, balapan motor ini akan diupayakan diawali pada sepanjang bulan Maret. Lima hari pengujian akan dilakukan pada tanggal 5-12 Maret (kelas utama), dan Moto2 dan Moto3 berlangsung selama 3 hari dari 19-21 Maret 2021, yang juga di kelas Moto2 dan Moto3 ini akan dilaksanakan di Qatar, setelah dipindahkan dari sirkuit Jerez.

Bagaimana menurut, Anda? Apakah MotoGp 2021 akan berjalan sukses? Silakan beri komentar di bawah ini, ya!

Redaksi Waktu

Berita yang masuk di Email, Whatapps dan Telegram Redaksi akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Waktu.news kemudian di publish.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button