Marhaban Ya Ramadhan 1447 H / 2026

bLOG Waktu
Sorot

BPJN Wilayah I Kebutan Program Sapu Lubang Jelang Mudik Lebaran

Menjelang arus mudik Idulfitri, BPJN Wilayah I mempercepat perbaikan jalan nasional melalui program “Sapu Lubang”. Sebanyak 501 titik kerusakan ditargetkan selesai diperbaiki paling lambat H-5 Lebaran

Advertisement

Program Sapu Lubang BPJN mulai dikebut menjelang arus mudik Lebaran yang tinggal menghitung hari. Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah I bergerak cepat menindaklanjuti berbagai laporan masyarakat terkait kondisi jalan nasional yang rusak.

Kepala Satuan Kerja BPJN Wilayah I, Ir. Ringgo Radetyo, ST, M.Eng, IPM, ASEAN.Eng, mengatakan keluhan masyarakat justru menjadi dorongan bagi tim di lapangan untuk mempercepat penanganan.

Advertisement

Ia mengakui masih ada sejumlah ruas jalan nasional yang mengalami kerusakan berupa lubang. Namun, titik-titik tersebut sudah masuk dalam daftar prioritas penanganan melalui program Sapu Lubang BPJN.

Target Perbaikan Jalan Rampung H-5 Idulfitri

BPJN Wilayah I menargetkan seluruh proses perbaikan jalan nasional dapat selesai lima hari sebelum Idulfitri.

Target H-5 dipilih agar aspal yang digunakan memiliki waktu cukup untuk memadat secara optimal sebelum dilintasi ribuan kendaraan pemudik.

Advertisement

Dengan cara ini, kualitas tambalan diharapkan lebih kuat dan mampu bertahan lebih lama selama masa arus mudik Lebaran.

“Semua titik kerusakan yang menjadi kewenangan kami sedang dikejar penyelesaiannya sebelum arus mudik mencapai puncaknya,” jelas Ringgo, Senin (9/3/2026).

Tim Dikerahkan Siang dan Malam

Untuk mempercepat pekerjaan, program Sapu Lubang BPJN menggunakan sistem kerja simultan.

Tim teknis dikerahkan ke berbagai lokasi secara bersamaan. Bahkan pekerjaan tidak hanya dilakukan pada siang hari.

Advertisement

Strategi percepatan perbaikan jalan

BPJN menerapkan beberapa strategi utama:

  • Pengerjaan siang dan malam untuk mengejar target

  • Penanganan serentak di berbagai titik jalan nasional

  • Penyesuaian waktu kerja agar tidak mengganggu arus lalu lintas

Langkah ini dinilai efektif untuk mempercepat perbaikan tanpa menimbulkan kemacetan di jalur yang mulai ramai oleh kendaraan pemudik.

Utamakan Keselamatan Pengguna Jalan

Selama proses perbaikan berlangsung, BPJN Wilayah I tetap memprioritaskan keselamatan pengguna jalan.

Advertisement

Petugas lapangan memasang berbagai perangkat pengamanan di lokasi pekerjaan, seperti:

  • Rambu peringatan sementara
  • Lampu penanda di malam hari
  • Petugas pengatur lalu lintas

Pengendara juga diimbau tetap berhati-hati serta mematuhi rambu yang dipasang di area perbaikan jalan.

BPJN Patroli Jalan Deteksi Lubang Baru

Selain menindaklanjuti laporan masyarakat, BPJN Wilayah I juga aktif melakukan patroli rutin di jalan nasional.

Langkah ini bertujuan mendeteksi lubang baru yang berpotensi membahayakan pengendara.

Dengan menggabungkan laporan masyarakat dan temuan langsung dari tim lapangan, BPJN berharap tidak ada titik kerusakan jalan yang terlewat dari penanganan.

501 Titik Jalan Rusak Jadi Target Perbaikan

Hingga saat ini, program Sapu Lubang BPJN menargetkan perbaikan pada 501 titik jalan nasional.

Dari jumlah tersebut, sekitar 180 titik sudah berhasil ditangani.

“Dengan progres yang terus kami kejar, kami optimistis target H-5 bisa tercapai. Total ada 501 titik yang menjadi target, dan sekitar 180 titik sudah selesai dikerjakan,” ungkap Ringgo.

BPJN Wilayah I berharap seluruh perbaikan dapat selesai sebelum Idulfitri sehingga para pemudik bisa menikmati perjalanan yang lebih aman, nyaman, dan lancar saat melintasi jalan nasional.

Advertisement

Refli Puasa

Aktif di dunia blogging sejak 2003 dan bergerak Aktif sebagai jurnalis sejak tahun 2010. "Mengamati, merespons, merekam dan menceritakan kisah" #DSAS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button