
Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) menggelar apel bersama dalam rangka Hari Desa Nasional (HARDESNAS) 2026 yang dipimpin langsung Bupati Dr. Sirajudin Lasena, S.E., M.Ec.Dev., Kamis (15/1/2026), di halaman Kantor Bupati Boltara.
Peringatan tingkat kabupaten ini mengusung tema “Bangun Desa, Bangun Indonesia. Desa Terdepan untuk Indonesia” dengan tagline “Bangun Desa untuk Indonesia Emas 2045”, menegaskan peran strategis desa sebagai fondasi pembangunan nasional.
16 Operator Excavator Terima Lisensi K3 Resmi Kemenaker
Dalam apel tersebut, Bupati Boltara menyerahkan Kartu Lisensi K3 Operator serta Surat Keterangan Operator K3 Excavator dari Kementerian Ketenagakerjaan RI kepada 16 peserta yang telah lulus pembinaan dan sertifikasi.
Program sertifikasi ini dilaksanakan pada 3–6 November 2025 oleh Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Boltara, bekerja sama dengan PT Delta Indonesia Pranenggar, sebagai upaya meningkatkan kompetensi dan keselamatan kerja di sektor konstruksi dan alat berat.
Bantuan Nutrisi untuk Keluarga Risiko Stunting
Selain penyerahan lisensi K3, Pemkab Boltara juga menyalurkan paket bantuan nutrisi bagi keluarga berisiko stunting yang didukung oleh Yayasan IMP. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat penurunan angka stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat desa.
Desa Didorong Jadi Subjek Pembangunan
Dalam sambutannya, Bupati Sirajudin Lasena menegaskan bahwa Hari Desa Nasional merupakan momentum refleksi untuk menempatkan desa sebagai aktor utama pembangunan, bukan sekadar penerima kebijakan.
Menurutnya, dari desa lahir nilai gotong royong, kearifan lokal, budaya, dan semangat kebersamaan yang menjadi identitas bangsa. Karena itu, pemerintah terus mendorong kemandirian ekonomi desa, penguatan sosial, serta daya saing melalui berbagai program strategis.
BUM Desa, Desa Wisata, dan Digitalisasi Jadi Prioritas
Bupati menyebutkan sejumlah program prioritas pemerintah, antara lain penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa), pengembangan desa wisata, peningkatan ketahanan pangan, serta digitalisasi desa. Seluruh program tersebut diarahkan untuk menciptakan desa yang maju, mandiri, dan sejahtera.
Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menjadikan HARDESNAS 2026 sebagai penguat komitmen bersama dalam membangun desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dan ruang hidup yang layak bagi masyarakat.
Sosialisasi RPL UNBITA Gorontalo Usai Apel
Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) oleh Universitas Bina Taruna (UNBITA) Gorontalo, yang disampaikan oleh Wakil Rektor I UNBITA. Program ini membuka peluang peningkatan pendidikan bagi aparatur dan masyarakat desa melalui pengakuan pengalaman kerja dan pembelajaran sebelumnya.
Dihadiri Unsur Forkopimda dan Perangkat Desa
Apel HARDESNAS 2026 di Boltara turut dihadiri Ketua TP PKK Boltara, unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, staf ahli Bupati, para asisten, pimpinan OPD, koordinator pendamping desa, camat, sangadi (kepala desa), perangkat desa, serta ketua dan anggota BPD se-Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.
- Pemkab Boltim Gelar Apel Hari Desa Nasional 2026
- FGD Pendirian BUMD Boltara: Pemkab–UNBITA Gorontalo Matangkan Analisis Kelayakan untuk Percepatan Pembangunan
- Wabup Boltim Argo Sumaiku Beri Pesan Inspiratif kepada Peserta Pelatihan Operator Alat Berat
- Ahli K3 Bolmut Zonk, DPUPR Wujudkan Zero Accident Dengan Sertifikasi