Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Oskar Manoppo, kembali turun ke lapangan untuk memantau proyek pengaspalan jalan di Desa Matabulu dan Matabulu Timur, Rabu (22/4/2026). Ini merupakan kunjungan kedua Oskar untuk memastikan pengerjaan infrastruktur tersebut sesuai spesifikasi dan rampung tepat waktu.
Dalam tinjauannya, Oskar tampak mengecek langsung ketebalan aspal dan kualitas material di lokasi. Ia menegaskan, meski anggaran daerah terbatas, aspek mutu tidak boleh dikorbankan.
“Saya ingin memastikan proyek ini tidak mengabaikan mutu pekerjaan. Sejauh ini hasilnya bagus,” ujar Oskar di sela-sela peninjauan.

Selain memantau progres, Oskar juga merespons aspirasi warga di Dusun Empat yang belum masuk dalam pengaspalan tahun ini. Ia menyebut, ruas tersebut direncanakan akan dikerjakan pada tahun depan.
“Kemudian yang di kampung Sanger itu, insyaallah tahun depan. Sebetulnya kalau anggaran kita besar semuanya sudah di aspal, tapi kondisi keuangan kita saat ini minim,” katanya.
Realisasi pembangunan jalan ini mendapat tanggapan dari warga setempat. Alfian Mamonto, salah satu tokoh masyarakat, menilai pengaspalan tersebut sebagai bagian dari realisasi komitmen pemerintah daerah, meski belum menjangkau seluruh wilayah.
“Bagi saya ini sesuai janji beliau saat kampanye. Meskipun belum seluruhnya karena efisiensi anggaran, tapi setidaknya harapan masyarakat sudah terealisasi,” ujar Alfian.
Tak cuma itu, Alfian juga menilai kualitas pengerjaan lebih dari cukup dan memberikan dampak besar dan kenyamanan bagi pengguna jalan.

“Jadi kalau menurut saya, ini luar biasa, ini hebat, karena dua jalur ini sudah hotmix, sekalipun di tengah-tengah efisiensi anggaran,” tambahnya.
Secara teknis, proyek jalan dengan pagu anggaran Rp 2.814.000.000 ini terbagi dalam lima segmen dengan total panjang lebih dari 1,8 kilometer. Pengerjaan tersebar di Dusun 1, 2, dan 3 Desa Matabulu, serta Dusun 1 dan 2 Desa Matabulu Timur.
Selain jalur utama, pemerintah daerah juga akan mengakomodir permintaan warga dengan menambah pengaspalan sepanjang 75 meter untuk akses masuk menuju SMK 2 Nuangan guna mempermudah aktivitas pelajar.
Dalam peninjauan tersebut, Kepala Desa Matabulu dan Matabulu Timur beserta jajaran perangkat desa turut mendampingi Bupati Oskar. (aah)