Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Oskar Manoppo, menandatangani Kesepakatan Bersama Sinergitas Pencegahan Korupsi dengan Forum Penyuluh Antikorupsi (PAKSI) Sulawesi Utara (Sulut), Senin (12/10/2026).
Penandatanganan kesepakatan tersebut menjadi langkah untuk memperkuat upaya pencegahan korupsi serta mendorong tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel di Kabupaten Boltim.
Dalam sambutannya, Oskar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Forum PAKSI Sulut atas komitmennya membangun sinergi dalam memperkuat pencegahan korupsi di daerah tersebut.
"Saya memandang kegiatan ini sebagai langkah penting untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Kepercayaan masyarakat sangat ditentukan oleh bagaimana kita menjalankan kewenangan, mengelola anggaran, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.
Oskar menegaskan, seluruh program pembangunan, baik di bidang infrastruktur, pertumbuhan ekonomi, maupun peningkatan kualitas pelayanan publik, harus ditopang oleh integritas yang kuat.
Menurutnya, integritas harus tercermin dalam keselarasan antara hati, pikiran, perkataan, dan perbuatan.
"Setiap rupiah anggaran pemerintah merupakan amanah yang harus dikelola secara bertanggung jawab. Anggaran yang bersumber dari kepercayaan masyarakat harus kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan, pelayanan, serta program yang meningkatkan kesejahteraan," tegasnya.
Selain menekankan pentingnya integritas dalam pengelolaan anggaran, Oskar secara khusus mengingatkan para sangadi atau kepala desa agar mengedepankan prinsip keterbukaan dalam penyelenggaraan pemerintahan desa.
Ia meminta para sangadi melibatkan masyarakat dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam proses perencanaan hingga pengawasan. Pengelolaan anggaran desa juga harus dilakukan secara tertib administrasi dan jujur.
Melalui kerja sama dengan Forum PAKSI Sulut, Oskar berharap edukasi dan pendampingan antikorupsi dapat semakin diperluas. Ia menegaskan, kerja sama tersebut tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi harus ditindaklanjuti dengan program terukur, pembagian peran yang jelas, serta evaluasi berkala.
Upaya itu diharapkan dapat membangun budaya kerja yang profesional dan berintegritas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boltim.
Kegiatan penandatanganan kesepakatan bersama tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Boltim, Sekretaris Daerah Iksan Pangalima, para asisten, Ketua Forum PAKSI Sulut Dr. Magdalena Wullur, S.E., M.M., M.A.P., jajaran pengurus Forum PAKSI Sulut, pimpinan perangkat daerah, direktur RSUD, kepala puskesmas, kepala SKB, serta para sangadi se-Kabupaten Boltim. (ril/aah)