Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Oskar Manoppo, resmi mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur Tahun 2026, Minggu (16/8/2026).
Prosesi pengukuhan yang berlangsung khidmat itu digelar di Lantai 3 Kantor Bupati Boltim. Pengukuhan ditandai dengan penyematan lencana kepada perwakilan anggota Paskibraka oleh Bupati Oskar Manoppo.
Dalam kesempatan tersebut, Oskar Manoppo menegaskan bahwa pengukuhan tersebut bukan sekadar seremonial maupun latihan fisik, melainkan peneguhan tanggung jawab, kehormatan, dan kepercayaan yang diberikan daerah kepada putra-putri terbaik Boltim.
Menurutnya, para anggota Paskibraka mengemban amanah negara dalam pelaksanaan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
"Kalian dikukuhkan bukan hanya memiliki kemampuan fisik untuk mengibarkan Sang Merah Putih, tetapi karena kalian memiliki tekad, integritas, tanggung jawab, keteladanan, dan jiwa nasionalisme yang tinggi. Ingatlah bahwa saat berdiri di hadapan Merah Putih nanti, yang kalian bawa bukan hanya nama pribadi, melainkan nama keluarga, sekolah, generasi muda, dan nama daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur," ujar Oskar.

Ia mengatakan, proses yang telah dilalui para anggota Paskibraka, mulai dari seleksi, pembinaan hingga pendidikan karakter, diharapkan menjadi bekal dalam membentuk generasi muda yang berintegritas dan memiliki jiwa kepemimpinan.
"Kepada anak-anakku anggota Paskibraka, laksanakanlah amanah ini dengan penuh kehormatan. Jangan pernah menganggap tugas ini sebagai beban, melainkan kesempatan untuk memberikan pengabdian terbaik bagi daerah, bangsa, dan negara. Tegakkan kepala, mantapkan langkah, dan berikan penampilan terbaik," kata Oskar.
Pada kesempatan itu, Oskar juga menyampaikan apresiasi kepada para pelatih, pembina, panitia, unsur TNI-Polri, serta para orang tua anggota Paskibraka yang telah memberikan dukungan dan pendampingan selama proses pembinaan.
Acara pengukuhan turut dihadiri Ketua TP-PKK Boltim Rosita Pobela, Sekretaris Daerah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para Asisten, Staf Ahli Bupati, pimpinan perangkat daerah, serta orang tua dan keluarga anggota Paskibraka. (ril/aah)