Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Oskar Manoppo bersama Wakil Bupati Argo Sumaiku menghadiri kegiatan Refleksi Perjalanan, Evaluasi Pembangunan, dan Visi Menuju Boltim Emas 2045 yang digelar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Boltim, Senin (20/7/2026) malam.
Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor DPRD Boltim tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Kabupaten Boltim.
Dalam forum tersebut, Oskar Manoppo dan Argo Sumaiku tidak hanya hadir sebagai tamu undangan, tetapi juga tampil sebagai pembicara yang memaparkan perjalanan pembangunan daerah sejak Boltim berdiri hingga berbagai tantangan yang harus dihadapi menuju Boltim Emas 2045.
Diskusi dipandu langsung oleh moderator Medy Lensun dan turut menghadirkan Ketua DPRD Boltim Samsudin Dama, mantan Wakil Bupati, mantan Sekretaris Daerah, serta pemerhati pembangunan Boltim.
Kegiatan itu juga dihadiri para anggota DPRD Boltim, Sekretaris Daerah Iksan Pangalima, para asisten, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), aparatur sipil negara (ASN), tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta berbagai unsur pemangku kepentingan lainnya.
Dalam pemaparannya, Bupati Oskar Manoppo menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Boltim terus berupaya mempercepat pembangunan infrastruktur sebagai salah satu fondasi utama pembangunan daerah.
Menurutnya, saat ini Balai Pelaksanaan Jalan Nasional telah mulai melakukan pemeriksaan dan pengukuran pada ruas jalan Togid hingga Jembatan Tombolikat sebagai bagian dari tahapan persiapan pembangunan.
“Balai Pelaksanaan Jalan Nasional sudah mulai melakukan pemeriksaan serta pengukuran pada ruas jalan Togid sampai Jembatan Tombolikat sebagai bagian dari tahapan persiapan pembangunan,” kata Oskar.
Ia berharap program tersebut mendapat dukungan penuh dari masyarakat agar dapat direalisasikan sesuai rencana.
“Kami berharap dukungan penuh dari masyarakat agar program ini dapat direalisasikan. Pembangunan jalan tersebut harus mengikuti mekanisme yang berlaku, termasuk adanya persetujuan hibah lahan dari masyarakat yang terdampak,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Argo Sumaiku memaparkan salah satu inovasi pelayanan publik yang akan menjadi program strategis pemerintah daerah, yakni MOMOSAD Mobile Government.
Program tersebut dirancang untuk mendekatkan pelayanan pemerintahan kepada masyarakat hingga ke tingkat desa.
“Ke depan, salah satu program yang akan kami laksanakan adalah MOMOSAD Mobile Government, yaitu layanan pemerintahan yang akan hadir langsung di setiap desa,” kata Argo.
Menurutnya, melalui program tersebut berbagai pelayanan di bidang pemerintahan, kemasyarakatan, hingga pembangunan dapat dijangkau masyarakat dengan lebih mudah.
“Harapannya terjadi kolaborasi antara pemerintah daerah dan pemangku kepentingan yang ada di desa karena pembangunan sejatinya tidak bisa dilakukan jika tidak didukung oleh masyarakat,” pungkasnya. (aah)
- Logo HUT Bolmut ke-18 Resmi Dirilis: Filosofi Mendalam dari SJL hingga Makna Sinergitas Daerah
- Untuk Alin Pangalima; sebuah Komentar sederhana