Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bolaang Mongondow Timur (Boltim), dr. Roynald S. Maramis, membantah adanya larangan maupun pembatasan terhadap dirinya untuk memberikan keterangan kepada media online.

Bantahan tersebut disampaikan Roynald saat dihubungi wartawan melalui WhatsApp, Jumat (16/10/2026) sore, menyusul pemberitaan mengenai dugaan larangan terhadap dirinya untuk memberikan pernyataan kepada media lain.

“Tidak ada sih, tidak ada yang melarang. Saya punya prinsip kalau mau menjawab, saya juga terbuka untuk media manapun. Tidak ada tekanan dan pembatasan itu, mungkin dugaan saja dan belum dikonfirmasi saja,” kata Roynald.

Roynald menegaskan, selama menjabat sebagai Direktur RSUD Boltim sejak Agustus 2026, dirinya tidak pernah mengalami pembatasan dalam memberikan keterangan kepada media.

“Tidak ada yang membatasi ruang gerak saya. Selama saya jadi Direktur dari bulan Agustus tidak pernah ada hal yang seperti itu,” tegasnya.

BACA JUGA
Di sisi lain, ada artikel tentang RSUD Bolmut catat penurunan kunjungan pasien 2025 membahas perubahan kunjungan pasien serta kapasitas tempat tidur di RSUD Bolmut.

Sebelumnya, polemik tersebut mencuat setelah beredarnya berita di salah satu media online mengenai dugaan larangan terhadap Roynald untuk memberikan pernyataan kepada media lain. (aah)