
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menggelar agenda reses di masing-masing daerah pemilihan (dapil), Jumat (5/12). Di Dapil II, kegiatan reses dipusatkan di Kecamatan Motongkad dengan fokus pada penyerapan aspirasi masyarakat melalui peninjauan langsung ke lapangan.
Agenda reses DPRD Boltim kali ini berlangsung dengan pola yang berbeda. Para anggota DPRD tidak hanya menggelar pertemuan formal, tetapi juga turun langsung ke sejumlah lokasi yang selama ini menjadi usulan prioritas masyarakat. Empat anggota DPRD Boltim dari Dapil II yang terlibat dalam kegiatan tersebut yakni Wilken Rareho dari Fraksi PDI Perjuangan, Toni Olola dan Abdul Kader Bachmid dari Fraksi NasDem, serta Wahyudi Daumpung dari Fraksi Demokrat.
Peninjauan lapangan pertama di area persawahan Desa Motongkad. Di lokasi ini, anggota DPRD melihat langsung kondisi drainase sekitar tiga kilometer yang kerap jadi keluhan, terutama musim hujan. Sejumlah saluran air mengalami penyempitan dan membutuhkan peningkatan agar tidak mengganggu aktivitas pertanian warga.

Rombongan kemudian melanjutkan peninjauan ke Jalan Pertanian Tabang sepanjang sekitar dua kilometer. Jalan tersebut menjadi akses utama pengangkutan hasil pertanian masyarakat. Namun, kondisi jalan dinilai memerlukan perbaikan agar aktivitas ekonomi warga dapat berjalan lebih lancar.
Lokasi terakhir yang menjadi tinjauan DPRD Boltim berada di kawasan Perumahan Nelayan. Warga mengusulkan pembangunan tanggul sepanjang kurang lebih 600 meter untuk melindungi permukiman dari ancaman abrasi dan gelombang pasang.
Serap Langsung Aspirasi Masyarakat Melalui Peninjauan Lapangan
Ketua Komisi I DPRD Boltim, Wilken Rareho, mengatakan penyerapan aspirasi melalui reses dengan turun langsung ke lapangan jadi hal yang sangat penting agar dapat memahami kebutuhan masyarakat secara menyeluruh.

“Dengan melihat kondisi lapangan secara langsung, kami bisa memastikan bahwa aspirasi warga benar-benar sesuai kebutuhan. Harapannya, hasil reses ini dapat masuk dalam skala prioritas pembangunan daerah pada tahun mendatang,” ujar Wilken.
Lebih lanjut, Wilken juga menekankan pentingnya kolaborasi antara DPRD Boltim, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa agar tindak lanjut hasil reses dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.
“Kami ingin pembangunan di Boltim tidak hanya berdasarkan data di atas kertas, tetapi juga berangkat dari kondisi faktual,” katanya.

Turut hadir dalam kegiatan reses DPRD Boltim di Kecamatan Motongkad ini unsur Pemerintah Kecamatan Motongkad, para sangadi se-Kecamatan Motongkad, unsur masyarakat. Hadir pula para pegawai dan staf Sekretariat DPRD Boltim. Antusiasme warga terlihat dari banyaknya aspirasi yang mereka sampaikan langsung selama kegiatan peninjauan berlangsung.
Melalui agenda reses ini, DPRD Boltim berharap aspirasi masyarakat dapat lebih cepat terakomodasi dalam perencanaan pembangunan daerah yang berkelanjutan. (Adve)
- “Pelangi-Pelangi” Reses DPRD Bolmut Dapil II Spesial Bolangitang Timur
- Gelar Reses, Anggota DPRD Boltim Wahyudi Daumpung Siap Perjuangkan Aspirasi Warga Nuangan, Apa Saja?
- Kunjungan Reses Yasti di Bolmut: Rumah, Irigasi, dan Janji Kampanye Jadi Sorotan