Sukseskan Pilkada Serentak, Rabu 27 November 2024

bLOG Waktu
Advertisement
Lipsus

“Pelangi-Pelangi” Reses DPRD Bolmut Dapil II Spesial Bolangitang Timur

Mulai dari “Mafia P”, Zona X, Pencurian Anggrek Dihutan Nunuka Dan Rasa Pesimis Pada Reses Menjadi Aspirasi dan Pengaduan Mereka

Advertisement

Waktu.news | Sebanyak delapan anggota DPRD pada daerah Bolangitang Barat-Bolangitang Timur menggelar masa reses Kamis, 21 Januari 2021 yang bertempat di aula kantor camat Boltim.

Reses Dapil II tersebut dipimpim oleh Wakil Ketua Komisi II Mulyadi Pamili yang didampingi oleh Atiya Pontoh, Imran Hulalango, Husen Yahya Soeit Pontoh, Mohamad Sofyan Goma, Abdul Eba Nani, Budi Setiawan Kohongia, Camat Bolang Itang Timur, serta Kepala Bagian Hukum dan Persidangan, Usman Djarumia.

Advertisement

Pihak Kecamatan juga mengundang sebanyak 50 orang/perwakilan (baca: pandemic) dari semua perwakilan yang ada tapi yang hadir melebihi dari kuota undangan. Yang hadir diantaranya, perwakilan Desa Se Kecamatan Bolangitang Timur, perwakilan petani, nelayan, UMKM, tokoh masyarakat, perwakilan Pendidikan baik, paud, tk, sd, smp mapun smu, dari kesehatan, dan pewakilan kepemudaan.

Mengawali reses, Mulyadi mempersilahkan para perwakilan untuk menyampaikan aspirasi dan usulan.

Advertisement
Reses DPRD Bolmut Dapil II Bolangitang Timur
Foto Reses DPRD Bolmut Dapil II Bolangitang Timur

Berikut Aspirasi dan Pengaduan Masyarakat Pada Reses DPRD Bolmut Dapil II Bolangitang Timur

Desa Biontong Bersatu

  1. Minta dicarikan solusi untuk Penerima BST, Sembako dan PKH maupun BLT daerah bagi sudah tidak menerima lagi.
  2. Kekurangan pupuk, bukan tidak ada pupuk tapi kurang
  3. Butuh sentuhan bantuan untuk pelaku UMKM
  4. Fasilitas Kesehatan Puskesdes tidak berfungsi lagi, ada bangunan tapi tidak berfungsi
  5. Perluasan drainase jln trans Sulawesi dan normalisasi muara sungai untuk tidak terjadi banjir

Desa Binuni

  1. Butuh solusi untuk Drainase Tempat Pemukiman Warga, karena setiap hujan pasti banjir
  2. Perlu Bantuan Pengadaan Bibit Pupuk Dan Milu

Desa Binuanga

  1. Butuh Pupuk dan berharap kepada DPRD untuk melakukan RDP dan menindak tegas mafia Pengecer Pupuk.
  2. Kami butuhkan informasi dari instansi terkait masalah pupuk ini karena khusus untuk bolangitang timur tidak ada informasi ke masyarakat.
  3. Tolong kepada yang berkompeten dalam memberikan bantuan untuk diperhatikan, karena masyarakat sudah mengeluarkan biaya, dan membuka lahan yang besar tapi bibit ini tidak hidup (bantuan bibit JH)
  4. Usulan prioritas adalah jembatan binuanga yang menghubungkan ke obyek wisata trancking mangrove yang sudah hampir runtuh, sudah melakukan pengusulan berkali-kali tapi tidak di tindaklanjuti.
  5. Usalan terakhir, agar aparat desa Ketika sudah habis masa waktunya diberikan tunjangan atau pasangon.

Desa Saleo Bersatu

  1. Butuh Perbaikan drainase dan normalisasi sungai karena rawan banjir
  2. Perlu lakukan pengawasan untuk pekerjaan Renovasi irigasi sebelum diadakan serah terima, karena pekerjaanya belum pakai sudah rusak.
  3. Kekurangan pupuk,
  4. Butuh Gudang penampung untuk kebutuhan pertanian bagi masyarak bolangitang timur, karena gedung penampung ada di ujung sangkub, hal tersebut menghambat pekerjaan kami karena jarak yang terlalu jauh.
  5. Proposal yang masuk harap diteliti dan dilakukan peninjauan terlebih dahulu karena banyak yang bukan petani tapi menerima bantuan.
  6. Perlu sentuhan bantuan untuk para nelayan

Desa Nunuka

  1. Akses jalan pertanian pada reses 2020 sudah disampaikan, harapan tahun 2021 untuk direalisasikan
  2. Tunjangan para aparat desa diperhatikan
  3. Butuh sentuhan dari pemerintah daerah untuk modal pelaku UMKM Kue Kering Ratahang
  4. Perlu adanya Tindakan oleh pemerintah daerah atas pencurian tanaman anggrek di hutan nunuka
  5. Butuh pelatihan kreativitas untuk desa-desa

Kelompok Tani

  1. Butuh Bibit Jagung
  2. Kelangkaan Pupuk
  3. Butuh Gudang Penampung Pertanian Agar Tidak Di Bawah Ke Provinsi Lain

Kelompok Pemuda

  1. Membutuhkan pelatihan siber kepada para pemuda karna kita berada di jalur trans sulawesi, biar kita lebih duluan tahu dan ada peran lebih lebih dini meminimalisir segala informasi hoax
  2. Perlu ada Tindakan dari pemerintah daerah atas pengeboman dan potas di laut, karena banyak ikan-ikan dan terumbuh karang yang mati. Pemuda berharap bisa menggarap lahan-lahan strategis tapi sudah dirusak oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab.

Pendidikan SMP – SMU

  1. Membutuhkan pagar pembatas antara SMP dan SMU Bolangitang Timur
  2. Butuh Kursi Meja Untuk Siswa

Pendidikan PAUD-SD

  1. Butuh fasilitas penunjang laptop, karena sudah dari tahun 2008 hingga sekarang masih kerja secara manual dan untuk data saja mereka masih cari bentor untuk cari tempat yang ada jaringan. (peningkatan infrastruktur jaringan)
  2. Butuh pembangunan pagar, karena yang ada sudah roboh
  3. Butuh tambahan tunjangan karena gaji mereka saat ini hanya 750.000 per bulan

Puskesmas Bolangitang Timur

  1. Perlu Rehab Total Bangunan Pustu Biontong
  2. Rehab Total Bangunan Puskesdes Biontong II
  3. Butuh Pengisian Tenaga Kesehatan, seperti perawat dan dokter gigi
  4. Butuh Fasilitas seperti Pagar, Paving, Pengelolaan Air Limbah, Alkes, Ruang Rawat Inap dan penerangan lampu jalan

Desa Bohabak Bersatu

  1. Butuh legalitas tapal batas desa karena batas desa sudah diterobos oleh desa tetangga, karena awalnya batasan itu sudah disepakati oleh toko adat, lembaga desa, tokoh agama dan lembaga terkait.
  2. Butuh kepastian masalah jembatan yang sering di lalui oleh desa tetengga dan jalur pertanian, pengusulan sudah dari tahun 2019 tapi dari dinas hanya di foto-foto terus tidak di realisiasi.
  3. Kelangkaan Pupuk selalu menjadi kendala
  4. Penetapan zona merah lokasi perlu dipertimbangkan lagi oleh pemerintah daerah, kalau bisa di bebaskan, bagaimana bisa di bilang hutang lindung, sementara ada di dalam kampung,”keluh mereka.
  5. Pemberian kartu tani perlu diperbaharui kembali, karena semua kita ini rata-rata petani, ada pns Bertani, ada nelayan bertani, jadi perlu di update kartu tani ini agar nanti pemberian bantuan tidak tumpeng tindih, kalau tidak akan campur aduk seperi tinituan.
  6. Kabupaten kita ini kan kabuapten padi tapi susah pupuk, jangankan jagung, pupuk saja sudah setengah mati jadi masyarakat cari altenatif kotoran ayam sapi jadi sasaran.
  7. Jembatan jalan pertanian desa yang menghubungkan antara areal pertanian dan jalan warga sudah dari 2017 diusulkan tapi tidak ditindaklanjuti, sampai sudah habis-habis tinta untuk di masukan ke RPJM dan RKP tapi sampai sekarang tidak tercover sehingga menimbulkan rasa pesimis warga pada reses ini.
  8. Kami berharap kepada para anggota dewan khusunya dapil II untuk lebih memperhatikan apa yang kami usulkan, apa yang menjadi prioritas harus didahulukan dan ada kerangka acuan mana yang harus didahulukan agar nanti usulan kami tidak terbuang percuma,”tegas mereka.
Reses DPRD Bolmut Dapil II Bolangitang Timur
Foto Reses DPRD Bolmut Dapil II Bolangitang Timur

Tanggapan para Wakil Rakyat 

Menanggapi aspirasi dan keluluha masyarakat tersebut, Mulyadi berjanji akan menampung seluruh aspirasi dan siap di perjuangkan.

“Kami anggota DPRD yang ada di dapil II akan menindaklanjuti apa yang menjadi aspirasi dan keluhan masyarakat ini, intinya Segala usulan yang sudah disampaikan masyarakat pada reses ini, akan kami perjuangkan di DPRD Bolmut dan Semoga apa yang diharapkan dapat segera terealisasi,” tegasnya.

Dan untuk laporan masyarakat tentang adanya “Mafia” peredaran pupuk di Bolangitang timur khususnya, Mulyadi menyampaikan agar keluhan tersebut disampaikan secara tertulis pada pimpinan DPRD untuk ditindak lanjuti dan Jika benar ada “mafia” maka DPRD tdk akan tinggal diam,”pungkasnya.

Untuk diketahui, Masa Reses wajib untuk dilaksanakan, selaian sesuai dengan amanat UU No 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah. Juga merupakan kewajiban legislative dimana, DPRD mempunyai hak menyerap dan menghimpun aspirasi, menampung dan menindaklanjuti aspirasi dan pengaduan masyarakat serta memberikan pertanggungjawaban kepada kontituen pada daerah pemilihannya.(rhp/adve)

Advertisement

Advertisement

Redaksi

Berita yang masuk di Email, Whatapps dan Telegram Redaksi akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Waktu.news kemudian di publish.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button