- Menyepakati bersama Struktur internal dalam wilayah perencanaan
- Wilayah Yang masuk dalam wilayah perencanaan ada 16 desa yaitu berlokasi di sebagian kecamatan kaidipang dan sebagian kecamatan Bolangitang Barat.
- Luasan Total kawasan RDTR 2503 Ha
- Luasan kemampuan lahan 455 Ha
Poin-Poin Usulan Revisi RDTL Bolmut
Usulan: Camat Kaidipang Lokasi Kaidipang- Pembangunan tambatan perahu kompleks perumahan manggabai.
- Bendungan Pontak pembuangan akhir menuju ke laut tertutup/penampangnya terlalu kecil sehingga aliran di sepanjang bendungan menjadi terhambat, dan posisi air tersebut hanya mengendap dan mengakibatkan banjir.
- Kuala Utara memiliki daerah resapan dengan eksisting tanaman mipa kurang lebih 70 Ha yang perlu dipertahankan, sehingga dapat di usulkan untuk perlindungan daerah tersebut dan tidak bisa di kembangkan/dibangun kegiatan apapun.
- Bangunan rumah adat komalig yang nantinya akan ada pengembangan kebudayaan adat kaidipang besar yang pusatnya akan dikembangkan.
- Pengembangan tempat wisata religi kompleks masjid agung boroko.
- Seputaran lapangan kembar lokasi gedung yang saat ini digunakan polres akan dibangun rumah dinas bupati dan wakil bupati.
- Area Pengembangan Permukiman, Boroko, Bigo Selatan, Soligir, Pontak
- Pulau damar Pengembangan penunjang pariwisata untuk cottage.
- Di kawasan perkantoran ada beberapa lokasi yang dibangun rumah hunian, rumah makan sehingga bagaimana kegiatan ini harus dapat dikendalikan.
- Perencanaan kompleks pelabuhan (Jembatan Bios-Aer Blanda)
- Pembangunan Gor
- Pabrik Es mini di boroko utara
- Boroko agar di usulkan untuk TPU di lokasi yang dimungkinkan
- Perencanan drainase agar ditingkatkan/diatur kembali di desa boroko
- Monument presidium agar di rencanakan lokasinya.
- Usulan untuk penampungan air di desa boroko dan klep.
- Sepanjang jalan trans agar dapat dipertahankan konsistensinya.
- Usulan untuk zonasi per desa lebih di detaikan.
- Desa Bolangitang I, peningkatan jalan
- Arah pantai sudah dilaksanakan wisata mangrove oleh desa sehingga perlu di sesuaikan.
- Rencana jalan untuk pabrik es
- Lapangan Olahraga/RTH
- Rencana Permukiman
- Wilayah pesisir pantai sudah ada permukiman sehingga perlu di evaluasi dan di sinkronkan dengan RTRW.
- Penahan Abrasi Pesisir Pantai, Dari arah pantai bolangitang I sampai bolangitang II
- Pasar lama Bolangitang II diusulkan untuk Sekolah, Gor Lokal,
- Pelabuhan nelayan kompleks muara sungai.
- Kawasan Sekitar muara agar ditingkatkan penahan tebingnya/tanggul.
- Pengembangan wisata religi (Kuburan Raja Raja) Di Desa Bolangitang
- Pasar Bolangitang rencananya akan dibangun drainase baru menuju sungai.
- Taman kota depan koramil
- Peningkatan lapangan sogi
- Saluran air dari jambusarang pembuangannya tidak lacar.
- Pembuatan penahan erosi sungai sonuo-Jembatan langi-jambusarang-Bolangitang-Bolangitang II.
- Dusun I sudah ada permukiman di tepi gunung/bukit sehingga membahayakan pemukim, maka harus dibuat pengaman tebingnya.
- Relive wisata sejarah batu ukir agar dilindungi/dikembangkan
- Pembangunan Tanggul jembatan jambusarang.
- Halte dipertigaan sonuo
- Usulan Permukiman
- Lokasi tempat pemotongan hewan
- Jembatan Gantung untuk memudahkan akses ke lokasi pekuburan.
- Pemindahan Jalan trans agar dimasukan ke revisi RTRW
- Lokasi Pasar Buah
- Perlu adanya Amdal untuk pembuangan limbah rumah sakit
- Tempat Pemakaman Umum
- Pengembangan untuk lapangan.
- Wisata pertanian
- Drainase/klep
- Kawasan permukiman
- Jalur efakuasi bencana
- Peningkatan Air bersi
- Jalur Evakuasi
- Peningkatan jalan desa
- Kawasan Maligugu agar diusulkan Jalur evakuasi.
- Klasifikasi jalan oleh dinas perhubungan agar dapat diusulkan
- Lokasi Pengujian perijinan pengendara bermotor
- Jalur Pejalan kaki dan sepeda agar dimasukan dalam perencanaan.
- Pembngunan terminal dalam kota – pedesaan Tipe C.
- Jalan tipe kabupaten nanti akan dipelajari lagi model dan tipe tipenya. Dan akan di masukan dalam revisi
- Rambu Lalulintas agar di tingkatkan di Bolangitang barat agar terhindar dari kecelakaan terutama di lokasi lokasi rawan kecelakaan.
- Kawasan Kawasan perkantoran agar tidak lagi dibangun dikarenakan tidak adanya lagi kawasan resapan air tanah.
- Lokasi Terminal Barang Tanjung Sidupa.