Adapun jenis ayam yang dipilih untuk dibudidayakan, kata Muldan, adalah jenis ayam kampung dan pedaging. Pasalnya, kedua jenis unggas itu dianggap paling cocok dikembangkan di desa Nuangan Selatan.
"Satu kandang ayam kampung dan satunya lagi ayam pedaging. Per kandang, isinya sebanyak 200 bibit ayam," jelas Muldan.
Muldan berharap, kedua kelompok penerima kandang ayam tersebut tidak menyalahgunakan bantuan yang bersumber dari dana desa itu. Pemerintah Desa menurutnya akan terus mengawasi perkembangannya.
"Harapan kami, kedua kandang ini dapat memberi dampak positif terutama bagi peningkatan ekonomi masyarakat," tambahnya.
Diketahui, selain berisi ratusan ayam, dua unit kandang tersebut juga dilengkapi dengan pakan dan obat-obatan khusus untuk ternak. (aah/bs)
Adapun jenis ayam yang dipilih untuk dibudidayakan, kata Muldan, adalah jenis ayam kampung dan pedaging. Pasalnya, kedua jenis unggas itu dianggap paling cocok dikembangkan di desa Nuangan Selatan.
"Satu kandang ayam kampung dan satunya lagi ayam pedaging. Per kandang, isinya sebanyak 200 bibit ayam," jelas Muldan.
Muldan berharap, kedua kelompok penerima kandang ayam tersebut tidak menyalahgunakan bantuan yang bersumber dari dana desa itu. Pemerintah Desa menurutnya akan terus mengawasi perkembangannya.
"Harapan kami, kedua kandang ini dapat memberi dampak positif terutama bagi peningkatan ekonomi masyarakat," tambahnya.
Diketahui, selain berisi ratusan ayam, dua unit kandang tersebut juga dilengkapi dengan pakan dan obat-obatan khusus untuk ternak. (aah/bs)
Dukung Jurnalisme Waktu.News
Dukungan pembaca membantu Waktu.News terus menghadirkan kerja jurnalistik untuk masyarakat.
Dukungan dari artikel ini tercatat sebagai apresiasi terhadap karya jurnalistik Abdul Agus Heydemans.
Dukungan tidak memengaruhi independensi, isi, sudut pandang, maupun keputusan editorial Waktu.News.