
Pekerjaan jalan usaha tani di wilayah perkebunan Ompongan, Desa Nuangan Barat, Kecamatan Nuangan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), menjadi perbincangan warga. Proyek yang bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2025 senilai Rp20 juta itu disebut-sebut belum kelar hingga pertengahan Januari 2026.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, pekerjaan tersebut tidak berupa jalan rabat beton maupun pengerasan sebagaimana umumnya jalan usaha tani. Jalan yang dibangun justru menyerupai paving block dengan lebar sekitar 40 sentimeter per unit.
Selain bentuk fisiknya yang menuai sorotan, proyek tersebut juga disebut tidak dilengkapi papan informasi kegiatan. Kondisi ini membuat warga tidak mengetahui secara pasti volume pekerjaan, termasuk total panjang jalan usaha tani yang dibangun.
“Tidak ada papan proyek. Jadi tidak tahu berapa meter panjang jalannya,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya tidak disebutkan.
Pantauan di lapangan menunjukkan paving block tersusun membentuk kolom vertikal datar dengan lebar yang hanya memungkinkan dilalui satu kendaraan roda dua. Di sekitar lokasi pekerjaan tidak ditemukan papan informasi mengenai kegiatan yang dibiayai dari Dana Desa ini.
Pj Sangadi Akui Pekerjaan Jalan Tani Belum Rampung
Menanggapi hal tersebut, Pj Sangadi (Kepala Desa) Nuangan Barat, Ricky Damogalad, mengakui bahwa pekerjaan jalan tani tersebut memang belum sepenuhnya rampung. Ia juga menyebut material pekerjaan masih tersedia.
“Bukan masalah belum kelar, itu karena tergantung mereka yang membuat. Kalau misalnya, terus mereka bilang sudah akan dibuat, mereka punya waktu (kesediaan) itu kan cuma saling swadaya saat membuat. Jadi kalau misalnya mereka sudah akan membuat, ya mereka akan buat. Itu materialnya ada di belakang situ, semennya ada pada mereka situ,” kata Ricky Damogalad saat dihubungi, Minggu (18/1/2026).
Terkait ketiadaan papan informasi proyek, Ricky menyatakan papan kegiatan seharusnya tetap dipasang. Ia mengatakan belum mengetahui di mana papan tersebut ditempatkan.
“Aih, pakai papan proyeknya begitu. Iya, nanti saya tanyakan dulu ke mereka kalau mereka taruh dibagian mana itu,” ujarnya.
Ricky juga menyebutkan, panjang jalan tani yang dibangun diperkirakan mencapai ratusan meter. Namun, ia mengaku tidak mengingat secara pasti total panjangnya.
“Itu 20 juta (anggaran). Itu sebenarnya karena pengecoran cuma cor biasa, itu kurang lebih panjang, saya sudah agak lupa. Pokoknya 500 meter mungkin kalau tidak salah, karena itu kan lebarnya itu yang menentukan panjangnya itu,” kata dia.
Ricky juga mengungkapkan, keterlambatan penyelesaian pekerjaan dipengaruhi oleh pencairan Dana Desa yang terjadi pada akhir tahun 2025.
“Terus itu saat cair (anggaran) sudah akhir, sudah desember mengkin, jadi memang sudah tidak capai mereka. Jadi saya bilang mana yang kalian mampu buat, buat, sebelum pemeriksaan,” jelasnya.
Meski demikian, Ricky mengungkapkan telah meminta agar pekerjaan tersebut segera dirampungkan sebelum adanya pemeriksaan.
“A itu saya bilang ke mereka secepatnya bulan ini supaya sudah akan kelar. Karena saya bilang kalau terlambat, nanti sudah akan pemeriksaan, terus belum kelar, saya lagi yang terbawa-bawa,” tandasnya. (aah)
- Parah! BLT DD Nuangan Barat Boltim 5 Bulan Belum Cair, Pj Sangadi Ricky Damogalad Jawab Ini
- Camat Nuangan Kabarnya Ajukan Pergantian Pj Sangadi Nuangan Barat, Ini Penyebabnya
- Bantu KPUD, DPD Nasdem Bolmut Gelar Sosialisasi PKPU Nomor 13 Tahun 2020