Taqabbalallahu minna wa minkum. Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin!

bLOG Waktu
BitungDaerah

Kejari Bitung Tutup Adhyaksa Ramadhan On The Street 2026, UMKM dan Warga Meriahkan Acara

Penutupan Adhyaksa Ramadhan On The Street di Bitung berlangsung meriah, hadirkan hiburan, penghargaan lomba, dan dukungan penuh bagi UMKM serta kebersamaan masyarakat.

Advertisement

Kejaksaan Negeri Bitung resmi menutup Adhyaksa Ramadhan On The Street Bitung pada Kamis malam, 19 Maret 2026. Acara penutupan digelar di depan kantor Kejari Bitung mulai pukul 20.30 WITA dan berlangsung hingga selesai dengan suasana penuh semarak.

Sejak awal hingga penutupan, kegiatan Ramadhan 2026 ini berhasil menarik perhatian masyarakat. Warga, komunitas, unsur pemerintah, hingga pelaku UMKM Kota Bitung turut hadir memeriahkan momen tersebut.

Advertisement

Penutupan Adhyaksa Ramadhan On The Street Bitung semakin meriah dengan penampilan hiburan dari Echa & Dina. Selain itu, kehadiran pelaku UMKM yang membuka lapak selama kegiatan berlangsung juga menjadi daya tarik utama bagi pengunjung.

Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memberikan ruang ekonomi bagi UMKM Kota Bitung untuk meningkatkan penjualan selama bulan suci Ramadhan.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Bitung, Rahmat Dunggio, yang juga menjabat sebagai Ketua KKIG, menyampaikan dukungan terhadap kegiatan tersebut.

Advertisement

Menurutnya, Adhyaksa Ramadhan On The Street Bitung bukan sekadar ajang transaksi ekonomi, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan yang mempererat hubungan sosial warga.

“Yang kita bangun bukan hanya kegiatan jual beli, tetapi suasana kebersamaan, saling mengenal, dan memperkuat hubungan sosial di tengah masyarakat Kota Bitung,” ujarnya.

Pernyataan ini menegaskan bahwa kegiatan Ramadhan seperti ini memiliki nilai sosial yang kuat bagi masyarakat.

Mewakili Kepala Kejaksaan Negeri Bitung, Zettaya Serepina, S.H., menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pihak yang terlibat dalam suksesnya kegiatan ini.

Advertisement

Ia menilai Adhyaksa Ramadhan On The Street Bitung menjadi sarana positif bagi Kejari Bitung untuk lebih dekat dengan masyarakat sekaligus mendukung kreativitas generasi muda.

Menurutnya, kegiatan ini memberi manfaat nyata, terutama bagi pelaku UMKM Kota Bitung yang mendapatkan peluang untuk berkembang.

“Kegiatan ini memberikan ruang bagi Kejaksaan untuk hadir di tengah masyarakat, sekaligus mendorong kreativitas generasi muda serta memberikan manfaat nyata bagi pelaku UMKM,” ungkapnya.

Sebagai bagian dari penutupan, panitia menyerahkan hadiah dan piagam penghargaan kepada para pemenang lomba serta peserta, termasuk pelaku UMKM yang berpartisipasi.

Piagam tersebut ditandatangani langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Bitung, Krisna Pramono, S.H., sebagai bentuk apresiasi resmi.

Salah satu kategori yang paling menarik perhatian adalah Fashion Week Muslim Bitung, yang menampilkan kreativitas peserta dalam busana muslim. Para pemenang menerima hadiah serta bingkisan dari panitia dan sponsor.

Advertisement

Kesuksesan Adhyaksa Ramadhan On The Street Bitung tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. Beberapa di antaranya adalah BSA Bitung Street Art, Monobox Landscape, KKIG Bitung, Pemuda KKIG, serta TKBM Bitung.

Kolaborasi ini menunjukkan bahwa kegiatan sosial dan ekonomi dapat berjalan optimal ketika didukung oleh banyak elemen masyarakat.

Panitia berharap kegiatan Adhyaksa Ramadhan On The Street Bitung dapat kembali digelar pada Ramadhan mendatang dengan skala yang lebih besar dan partisipasi yang lebih luas.

Acara penutupan berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Momen ini sekaligus mencerminkan semangat Ramadhan yang membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Kota Bitung.

Advertisement

Redaksi

Berita yang masuk di Email, Whatapps dan Telegram Redaksi akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Waktu.news kemudian di publish.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button