Taqabbalallahu minna wa minkum. Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin!

Media Network
BoltimDaerah

Marlon Lomboan Temui Bupati Boltim Bahas KUD Nomontang

Marlon Lomboan menemui Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Oskar Manoppo, pada Rabu (30/7/2025) sore. Ia datang bersama sejumlah warga Desa Lanut dan berbincang hampir satu jam di ruang kerja bupati.

Kedatangan Marlon ini erat hubungannya dengan dirinya yang kembali terpilih sebagai Ketua KUD Nomontang dalam Rapat Anggota Luar Biasa (RALB) yang berlangsung pada 3 Juli 2025.

Advertisement

Kepada wartawan, Marlon membenarkan bahwa kunjungannya masih berkaitan dengan urusan koperasi.

“Iya. Kedatangan kami masih berkaitan dengan KUD,” kata Marlon usai pertemuan.

Advertisement

Menurut dia, dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) sebelumnya, muncul evaluasi terhadap kepengurusan lama. Mereka kemudian membahasnya lebih lanjut dalam rapat luar biasa yang berujung pada pemilihan pengurus baru.

“Hasil RAT waktu itu memang evaluasi ke kepengurus. Jadi, masuk di agenda rapat anggota waktu itu untuk evaluasi rapat anggota luar biasa, berkembang di rapat waktu itu. Dan hasilnya terjadi pemilihan ketua, sekretaris, dan bendahara,” ungkap Marlon menjelaskan prosesnya.

Marlon mengungkapkan bahwa saat RAT, pihak Dinas Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disdagkopukm) juga hadir. Namun, mereka sampai mendampingi rapat hingga tuntas.

“Jadi petunjuk dari dinas waktu itu, karena mereka tidak mendampingi sampai selesai rapat waktu itu. Hadir, tapi sesi pemilihannya itu dinas sudah tidak hadir. Sehingga petunjuk, hasil rapat waktu itu disampaikan ke dinas, berita acaranya untuk ditindaklanjuti,” jelas Marlon.

Advertisement

Lebih lanjut, Marlon mengaku tidak menyangka akan kembali memimpin KUD Nomontang. Ia mengatakan bahwa pemilihan tersebut benar-benar di luar rencana.

“Sebenarnya harapan tidak ada itu, berjalan dengan lancar-lancar. Kalau saya lihat juga memang permintaan anggota sih, mereka meminta untuk dilaksanakan rapat luar biasa,” kata Marlon.

Marlon juga mengaku sempat tidak siap saat itu karena tidak ada rencana sebelumnya. Prosesnya berkembang spontan dalam rapat, ketika para anggota memintanya dan akhirnya memilihnya.

“Dan hasilnya, saya sendiri tidak siap saat itu. Karena tidak direncanakan. Memang berkembang di rapat seperti itu, diminta oleh anggota dan dipilih,” tambahnya.

Saat ditanya soal respons Bupati Oskar Manoppo, Marlon menuturkan bahwa kepala daerah itu memberi arahan tegas agar semua proses koperasi tetap berada dalam koridor hukum.

Advertisement

“Semua musti kembali kepada aturan yang ada,” ujar Marlon menirukan arahan Bupati. (aah)

Advertisement

Abdul Agus Heydemans

Jurnalis waktu.news yang bertugas sebagai reporter biro Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sulawesi Utara. Aktif meliput berita pemerintahan daerah, politik lokal, hukum, dan pembangunan di wilayah Boltim dan sekitarnya. Bergabung dengan waktu.news sejak 2021 dan telah menghasilkan ratusan laporan berita dari wilayah Bolaang Mongondow Timur. Berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat Boltim.
Back to top button