Taqabbalallahu minna wa minkum. Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin!

Media Network
Nasional

Mulai Juni 2025, Preman di Jawa Barat Akan Dikirim ke Barak Militer untuk Dibina!

Fenomena premanisme di Jawa Barat dinilai kian mengganggu ketertiban, keamanan warga, hingga kenyamanan pelaku usaha dan investor. Untuk itu, Pemprov Jabar di bawah pimpinan Gubernur Dedi Mulyadi siap mengambil langkah tegas yang belum pernah dilakukan sebelumnya.

Mulai Juni 2025, preman pembuat onar akan dikirim ke barak militer untuk dibina dan didisiplinkan!

Advertisement

Langkah Tegas Gubernur Dedi: Bukan Penjara, Tapi Barak Militer!

Program Pembinaan Mental dan Disiplin Dimulai Juni

Dalam unggahan Instagram pribadinya, @dedimulyadi71, pada Senin (12/5/2025), Dedi menyatakan bahwa preman yang kerap meresahkan akan dimasukkan ke barak militer untuk mendapatkan:

  • Pendidikan kedisiplinan
  • Pembinaan mental dan karakter
  • Pelatihan keterampilan kerja

Langkah ini bertujuan agar mereka bukan hanya berhenti membuat onar, tetapi juga bisa menjadi warga yang produktif.

Advertisement

Preman-preman yang nganggur tapi ingin cepat dapat uang akan kita latih di barak. Mereka harus belajar kalau uang itu datang dari kerja, bukan intimidasi,” tegas Dedi.

Akar Masalah: Pengangguran dan Mental Instan

Preman Bukan Kriminal Biasa, Tapi Korban Lingkungan

Menurut Dedi, mayoritas pelaku premanisme bukan murni pelaku kejahatan, tapi pemuda pengangguran yang mencari jalan pintas untuk memperoleh uang.

Mereka kerap berkumpul, mabuk, lalu bergerombol mendatangi pelaku UMKM dan tempat usaha hanya untuk meminta uang secara paksa.

Mereka nongkrong, mabuk, terus geruduk tempat usaha. Ini harus dihentikan,” ujar Dedi.

Advertisement

Dari Barak ke Proyek Pembangunan: Cara Baru Cegah Premanisme

Mereka Akan Dilibatkan dalam Pembangunan Infrastruktur

Dedi Mulyadi juga menjelaskan bahwa para eks-preman nantinya akan disalurkan ke berbagai proyek pembangunan milik pemerintah provinsi.

Beberapa proyek yang akan melibatkan mereka, antara lain:

  • Pembangunan jalan dan jembatan
  • Konstruksi sekolah
  • Proyek revitalisasi infrastruktur daerah

Dengan ini, mereka tak hanya diberi sanksi sosial, tapi juga kesempatan baru untuk memperbaiki hidup.

Dari Onar Jadi Berkarya: Preman Jabar Siap Diubah!

Langkah ini menjadi angin segar dalam upaya pemberantasan premanisme di Jawa Barat yang kerap menyasar pelaku UMKM hingga investor. Diharapkan, pendekatan ini bisa jadi solusi jangka panjang yang tidak hanya menindak, tapi juga mendidik.

Juni nanti, jangan heran kalau barak militer di Jabar dipenuhi wajah-wajah baru: mantan preman yang sedang belajar hidup disiplin dan berkarya untuk negeri.

Advertisement

Advertisement

Mahdiyah Sanggilalung

Editor waktu.news yang bertanggung jawab atas kualitas dan akurasi pemberitaan dari seluruh biro di Sulawesi Utara. Mahdiyah memimpin proses editorial mulai dari verifikasi fakta, penyuntingan bahasa, hingga memastikan setiap berita yang dipublikasikan memenuhi standar jurnalisme yang bertanggung jawab dan berimbang.
Back to top button