Jl. Kemang Boroko Timur, Kecamatan Kaidipang, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, 95765
Email: redaksi@waktu.news
· Telepon: 08122225381
· WhatsApp: 08122225381
Dokumen Berita
19 November 2021, 12:40
WITA
WN-20211119-000755
Oknum Kades di Boltim Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Kepada Operator Desa
Tutuyan, WAKTU.news - Oknum Kepala Desa diduga melakukan perbuatan tidak senonoh terhadap perempuan yang tak lain adalah tenaga operator di kantornya. Perbuatan memalukan ini dilakukan oleh salah seorang kepala desa di Kecamatan Modayag Barat, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara. Hal itu terungkap dalam s
Oleh
Abdul Agus Heydemans
Editor:
Redaksi
19 November 2021, 12:40
WITA
2
menit baca
5.351 kali dibaca
Kerja Sama
Tutuyan, WAKTU.news - Oknum Kepala Desa diduga melakukan perbuatan tidak senonoh terhadap perempuan yang tak lain adalah tenaga operator di kantornya.
Perbuatan memalukan ini dilakukan oleh salah seorang kepala desa di Kecamatan Modayag Barat, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara.
Hal itu terungkap dalam sebuah rapat klasifikasi yang digelar Badan Permusyawaratan Desa (BPD) setempat, pada tanggal 13 November 2021, atas aduan korban belum lama ini.
Berdasarkan informasi yang berhasil diperoleh waktu.news dari sumber terpercaya, kejadian itu pada Kamis (28/10/2021) sekitar Pukul 04.00 Wita, dini hari, saat perjalanan menuju lokasi Bimtek Sipades di Paradise Hotel Golf dan Resort, Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara.
Korban berangkat semobil bersama kepala desa dan kepala dusun atau Kadus. Dalam perjalanan, korban berinisial MR mengaku diperlakukan tidak senonoh oleh oknum Kades, mulai dari memegang lengan kanan atas, mencium tangan, hingga meraba-raba paha korban.
"Karena saya takut kepala desa sampai menyetuh bagian yang tidak seharusnya itu, maka saya menutupinya dengan tas," terang MR, sebagaimana dalam catatan notulesi.
Bukan itu saja, oknum Kades tersebut bahkan membisiki korban, memintanya untuk tidur sekamar begitu sampai di hotel.
Korban pun makin panik dan ketakutan, hingga meminta pertolongan kepada Kadus. Sayangnya, ketika korban mengeluh, Kadus pun terkesan seperti tidak menghiraukan. Padahal, korban sudah berulang kali meminta tolong untuk menjaga dirinya dalam perjalanan itu.
"Astaga! Keadaan sudah seperti ini, masa boleh pak Kadus tidak mengerti," sesal perempuan beranak satu itu.
Sementara itu, Ketua BPD setempat ketika ditemui wartawan waktu.news, membenarkan dugaan pelecehan yang dilakukan oleh oknum kepala desa.
"Kami kaget, saat kepala desa mengakui apa yang disampaikan oleh korban," ujar Ketua BPD, Kamis (18/11/2021), kemarin.
Awalnya kata ketua BPD, kepala desa sempat mengelak. Tetapi, begitu korban menceritakan seluruh kronologis kejadian yang dialaminya, sang oknum Kades pun akhirnya mengakuinya.
Seperti diketahui, pertemuan tersebut, dihadiri Camat Modayag Barat, pemuka agama, tokoh adat, masyarakat setempat dan kedua bela pihak keluarga. (aah)
Pembaca Mendukung Jurnalisme
Dukung Jurnalisme Waktu.News
Dukungan pembaca membantu Waktu.News terus menghadirkan kerja jurnalistik untuk masyarakat.
Dukungan dari artikel ini tercatat sebagai
apresiasi terhadap karya jurnalistik
Abdul Agus Heydemans.
Mulai Rp10.000
Dukungan tidak memengaruhi independensi, isi, sudut pandang, maupun keputusan editorial Waktu.News.
Waktu.News Reader Support
Dukung karya jurnalistik ini
Artikel
Oknum Kades di Boltim Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Kepada Operator Desa
Oleh Abdul Agus Heydemans
Dukungan
Belum dipilih
PenerimaPT Voice News Network
✓
Instruksi Transfer Bank
Transaksi telah dibuat dan menunggu transfer serta verifikasi.
Kode Dukungan
—
Nominal Transfer
—
Penerima—
Penting
Transfer sesuai nominal transaksi.
Status dukungan tetap Pending sampai
pembayaran diverifikasi Waktu.News.
Pilih nominal dukungan terlebih dahulu.
Informasi dan verifikasi dokumen
Penulis: Abdul Agus Heydemans
Editor: Redaksi Waktu.News
ID dokumen: WN-20211119-000755
Kode verifikasi: 6FCC296F3DD5
Dokumen ini merupakan salinan cetak artikel resmi.
Pindai QR pada kepala dokumen atau kunjungi URL sumber
untuk memeriksa versi daring terbaru.