Taqabbalallahu minna wa minkum. Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin!

DaerahSulut

Orang Asing di Sulawesi Utara 2025: China Mendominasi dengan 340 Izin Tinggal

Advertisement

Data terbaru mengungkapkan jumlah orang asing di Sulawesi Utara 2025 mencapai angka signifikan dari puluhan negara. Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Utara mencatat China menempati posisi teratas dengan 340 orang. Angka tersebut jauh melampaui negara-negara lain dalam daftar permohonan izin tinggal. Sebagian besar warga negara asing di Sulut tahun ini mengajukan izin tinggal terbatas.

Dari 340 warga China, sebanyak 191 orang mengurus izin tinggal terbatas (limited stay permit). Sementara itu, 145 orang tercatat memiliki izin tinggal kunjungan (visit stay permit). Empat orang lainnya mengantongi izin tinggal tetap (permanent stay permit). Dominasi ini mencerminkan tingginya aktivitas ekonomi dan investasi China di wilayah Sulut.

Advertisement

Amerika Serikat dan Belanda Menyusul di Posisi Kedua dan Ketiga

Amerika Serikat menempati peringkat kedua dengan total 161 orang asing di Sulawesi Utara 2025. Rinciannya meliputi 111 pemegang izin kunjungan, 40 izin tinggal terbatas, serta 10 izin tinggal tetap. Selanjutnya, Belanda mengikuti di posisi ketiga dengan 131 orang. Komposisinya terdiri atas 107 izin kunjungan, 14 izin terbatas, dan 10 izin tetap.

Filipina juga mencatatkan angka tinggi dengan 101 warga negara asing di Sulut tahun ini. Mayoritas dari mereka memperoleh izin tinggal terbatas sebanyak 84 orang. Perancis berada di urutan kelima dengan 93 orang, didominasi 88 pemegang izin kunjungan. Data ini menggambarkan keragaman asal negara yang berkontribusi pada dinamika sosial di Sulawesi Utara.

Negara Eropa dan Asia Turut Ramaikan Data Imigrasi Sulut

Jerman mencatat 79 warga yang tinggal di provinsi ini melalui berbagai jenis izin. Sebanyak 65 orang di antaranya memegang izin kunjungan dan 10 lainnya berizin tinggal terbatas. Australia mengirimkan 50 orang, dengan 19 di antaranya mengurus izin terbatas dan 7 orang mendapat izin tetap. Inggris turut menyumbang 43 warga pemegang izin di Sulawesi Utara.

Advertisement

Selain itu, orang asing di Sulawesi Utara 2025 juga berasal dari kawasan Asia Tenggara. Thailand mencatat 26 warga yang seluruhnya mengurus izin tinggal terbatas. Korea Selatan mengirim 23 orang dengan komposisi beragam antara ketiga jenis izin. Italia dan Swiss masing-masing menyumbang 31 dan 33 warga negara asing di Sulut tahun ini.

Negara-Negara dengan Jumlah Kecil Tetap Tercatat

Beberapa negara mengirimkan hanya satu hingga dua warga ke Sulawesi Utara. Daftar ini mencakup Slowakia, Belarus, Ethiopia, Palestina, dan Aljazair. Selain itu, Peru, Kamboja, Laos, Uganda, serta Bulgaria juga tercatat masing-masing satu orang. Meskipun jumlahnya kecil, kehadiran mereka memperkaya keberagaman warga asing di provinsi ini.

Kenya, Hongkong, Hungaria, dan Singapura turut melengkapi daftar dengan masing-masing satu orang. Yunani dan Irlandia mencatatkan dua dan satu orang secara berurutan. Myanmar menyumbang enam warga, sementara Ceko juga mengirim enam orang. Keseluruhan data ini memperlihatkan bahwa orang asing di Sulawesi Utara 2025 berasal dari lebih empat puluh negara berbeda.

Izin Tinggal Terbatas Jadi Kategori Paling Diminati

Berdasarkan jenis permohonan, izin tinggal terbatas mendominasi pilihan warga negara asing di Sulut tahun ini. Kategori ini mencakup para pekerja, investor, dan keluarga yang berencana menetap dalam jangka waktu tertentu. Izin kunjungan menempati posisi kedua sebagai pilihan wisatawan dan pengunjung jangka pendek. Adapun izin tinggal tetap tercatat paling sedikit karena persyaratannya yang lebih ketat.

Advertisement

Tren ini menunjukkan bahwa Sulawesi Utara semakin menarik minat asing untuk bekerja dan berinvestasi. Kanwil Imigrasi Sulawesi Utara terus memantau arus keluar masuk warga asing demi menjaga keamanan wilayah. Dengan demikian, data orang asing di Sulawesi Utara 2025 menjadi acuan penting bagi kebijakan imigrasi ke depan. Pemerintah daerah diharapkan memanfaatkan data ini untuk mengoptimalkan potensi ekonomi dan pariwisata.

Advertisement

Refli Puasa

Aktif di dunia blogging sejak 2003 dan bergerak Aktif sebagai jurnalis sejak tahun 2010. "Mengamati, merespons, merekam dan menceritakan kisah" #DSAS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button