Pastikan Pilkada 2024 Bebas Kecurangan, Bawaslu Boltim Awasi Pencetakan Surat Suara

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) berkomitmen menjalankan tugas pengawasan secara intensif demi menjamin kelancaran dan integritas setiap tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Salah satu titik fokus pengawasan yang mendapat perhatian penuh lembaga satu ini adalah proses pencetakan surat suara. Bagi Bawaslu Boltim, surat suara bukan sekadar selembar kertas, tetapi adalah media utama bagi masyarakat untuk menyalurkan aspirasi dan hak pilihnya dalam Pilkada.
Pencetakan surat suara ini dilaksanakan di PT Inpera Pratama Indonesia di Pasuruan, Jawa Timur. Ketua Bawaslu Boltim, Mutahir Mamonto, memimpin langsung pengawasan ini pada tanggal 12 hingga 13 Oktober 2024.
Menurut Mutahir, setiap langkah pencetakan diperiksa dengan teliti, mulai dari pencetakan, penyortiran surat suara yang rusak, pemotongan, hingga pengepakan dan penyimpanan sementara. Proses ini diawasi dengan standar tinggi untuk memastikan bahwa kualitas surat suara sesuai dengan regulasi yang ada.

“Surat suara merupakan perlengkapan krusial sebagai media bagi masyarakat untuk menyalurkan hak suaranya dalam pemilu. Karena itu, kami memastikan pengawasan langsung agar proses pencetakan berjalan dengan baik dan sesuai regulasi,” jelas Mutahir dalam keterangan persnya, selasa (15/10/2024).
Dalam pengawasan tersebut, Bawaslu Boltim juga memastikan bahwa seluruh tahapan pencetakan, mulai dari proses cetak, pengecekan atau penyortiran surat suara rusak, pemotongan, hingga penyimpanan sementara dan pengepakan, berjalan lancar.
Proses ini juga mencakup pengaturan jadwal pendistribusian surat suara menuju Kabupaten Boltim.
Adapun jumlah surat suara yang dicetak disesuaikan dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kabupaten Boltim, yaitu sebanyak 62.321, ditambah 2,5 persen surat suara cadangan, yang totalnya menjadi 63.957 lembar.

Selain itu, dicetak pula 2.000 lembar surat suara untuk keperluan Pemungutan Suara Ulang (PSU), jika dibutuhkan.
Menariknya, jumlah surat suara yang dicetak untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati serta Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur sama, untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi dalam proses pemilu mendatang.
Dengan pengawasan yang ketat ini, Bawaslu Boltim berharap proses pemilu dapat berjalan lancar dan transparan, serta menjaga hak pilih masyarakat dengan baik. (Adv)
- Rapat Strategis Bawaslu Bolmut: Menjaga Kelancaran Logistik Pemilu 2024
- Mendagri Minta Kepala Daerah Mengintensifkan Jaring Pengaman Sosial APBD