KOTAMOBAGU — Wakil Bupati Bolaang Mongondow Dony Lumenta membuka Pelatihan TIDAR Bolmong di Hotel Sutan Raja, Kota Kotamobagu.

Pengurus Cabang Tunas Indonesia Raya Kabupaten Bolaang Mongondow menggelar kegiatan melalui program Tunas 1 dan Tunas 2.

Pelatihan tersebut menjadi ruang pembentukan karakter sekaligus pengembangan kapasitas generasi muda.

Iklan

Artikel Terkait
Dalam konteks pembangunan daerah, Dony Lumenta juga meninjau jembatan rusak Desa Mopugad dan menargetkan perbaikannya melalui APBD Perubahan 2026.

Selain itu, peserta mendapat dorongan untuk mengambil peran aktif dalam pembangunan Kabupaten Bolaang Mongondow.

Dony Lumenta mengapresiasi jajaran PC TIDAR Bolmong yang menginisiasi kegiatan kepemimpinan tersebut.

Menurutnya, pemuda memiliki posisi strategis sebagai penggerak perubahan dan pembangunan daerah.

Artikel Terkait
Nama Dony Lumenta juga muncul dalam artikel politik tentang dukungan Partai Gerindra kepada Yusra Alhabsyi dan Dony Lumenta untuk Pilkada Bolmong.

Karena itu, generasi muda membutuhkan kemampuan intelektual yang kuat serta integritas dalam menjalankan peran sosial.

Mereka juga perlu memiliki kepedulian terhadap persoalan masyarakat di lingkungan masing-masing.

Wakil Bupati berharap Pelatihan TIDAR Bolmong melahirkan kader muda yang mampu bekerja secara produktif.

Ia juga mendorong peserta menjaga nilai adat dan budaya yang hidup di tengah masyarakat Bolaang Mongondow.

Dengan demikian, perkembangan teknologi dan modernisasi tidak menghilangkan identitas sosial generasi muda daerah.

Pemuda justru perlu menggabungkan pengetahuan baru dengan kearifan lokal sebagai modal pembangunan.

Dony Lumenta Dorong Pemuda Ambil Peran Pembangunan

Dony menilai generasi muda tidak cukup hanya menjadi penonton dalam perkembangan daerah.

Sebaliknya, mereka perlu menghadirkan gagasan, inovasi, dan solusi bagi kebutuhan masyarakat.

Melalui Pelatihan TIDAR Bolmong, peserta mendapat ruang untuk mengembangkan kemampuan tersebut.

Penguatan karakter juga menjadi penting karena tantangan generasi muda terus berkembang.

Menurut Dony, kecerdasan intelektual harus berjalan bersama kepedulian sosial.

Integritas juga menentukan kualitas seorang pemimpin ketika menghadapi kepentingan berbeda.

Selain itu, pemuda perlu membangun kemampuan komunikasi agar dapat bekerja bersama berbagai kelompok masyarakat.

Keterampilan tersebut akan membantu mereka menjalankan kegiatan organisasi maupun pengabdian sosial.

Wakil Bupati turut menekankan pentingnya menjaga nilai adat istiadat Bolaang Mongondow.

Menurutnya, budaya lokal menjadi bagian penting dari identitas generasi muda.

Karena itu, pembangunan tidak boleh memutus hubungan masyarakat dengan nilai yang diwariskan antargenerasi.

Pemuda dapat memanfaatkan teknologi untuk memperkenalkan budaya kepada khalayak yang lebih luas.

Media digital juga membuka peluang untuk mendokumentasikan tradisi, bahasa, seni, dan berbagai kekayaan lokal.

Namun, penggunaan teknologi membutuhkan kreativitas serta kemampuan menyampaikan informasi secara bertanggung jawab.

Peserta pelatihan diharapkan mampu memanfaatkan ruang tersebut untuk kegiatan positif.

Dengan bekal itu, kader muda dapat memberi kontribusi yang lebih besar bagi daerah.

Potensi Alam Bolmong Butuh Generasi Muda Kreatif

Pembangunan ekonomi turut menjadi perhatian dalam Pelatihan TIDAR Bolmong.

Dony Lumenta menyoroti besarnya potensi sumber daya yang dimiliki Kabupaten Bolaang Mongondow.

Potensi tersebut mencakup pertanian, perkebunan, perikanan, serta sektor pertambangan.

Menurutnya, generasi muda harus ikut mengawal pemanfaatan kekayaan tersebut demi kesejahteraan masyarakat.

Sektor pertanian menawarkan peluang besar bagi anak muda yang mampu memanfaatkan teknologi.

Inovasi dapat masuk melalui pengolahan hasil, pemasaran digital, hingga pengembangan usaha berbasis komoditas lokal.

Selain itu, perkebunan dapat menghasilkan nilai tambah ketika produk tidak hanya dipasarkan dalam bentuk bahan mentah.

Pemuda dapat menciptakan produk olahan yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.

Potensi perikanan juga membutuhkan ide baru pada sektor produksi, pengolahan, dan distribusi.

Sementara itu, pemanfaatan sumber daya alam harus tetap memperhatikan kepentingan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan.

Karena itu, pemuda perlu memahami potensi sekaligus tantangan pembangunan daerah.

Pengetahuan tersebut membantu mereka menyusun gagasan yang realistis dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Kewirausahaan menjadi salah satu jalur yang dapat generasi muda manfaatkan.

Peluang usaha berbasis potensi lokal dapat menciptakan penghasilan sekaligus membuka pekerjaan baru.

Selain membangun usaha sendiri, pemuda dapat membentuk jaringan kolaborasi dengan pemerintah dan sektor swasta.

Kerja sama tersebut dapat mempercepat pengembangan gagasan menjadi program nyata.

Tunas 1 dan Tunas 2 Perkuat Kapasitas Kader

PC TIDAR Kabupaten Bolmong menghadirkan sejumlah pemateri dalam rangkaian Tunas 1 dan Tunas 2.

Ketua PC TIDAR Bolmong Dhea E. Lumenta turut mengikuti kegiatan bersama para peserta.

Anggota DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow Hardjono Davis Kalimbe juga hadir dalam agenda tersebut.

Kehadiran berbagai narasumber memperluas materi dalam Pelatihan TIDAR Bolmong.

Jessica M. Wowor hadir sebagai Anggota Bidang Olahraga dan Pendidikan PP TIDAR.

Selain itu, Putri M. Pontororing mengikuti kegiatan sebagai Anggota Bidang P3 PP TIDAR.

Ryan A. Welkom dari Bidang OKK PP TIDAR turut memberikan kontribusi dalam rangkaian pelatihan.

Panitia juga menghadirkan Sekretaris Dinas Kominfo Bolmong Ofriyanto Laures sebagai salah satu pemateri.

Pengusaha muda Fazri Olabu melengkapi jajaran narasumber pada kegiatan tersebut.

Kombinasi pemateri memberi peserta perspektif organisasi, pemerintahan, komunikasi, dan dunia usaha.

Melalui proses tersebut, peserta dapat memperluas wawasan sekaligus membangun jejaring.

Interaksi dengan pemateri juga memberikan kesempatan untuk memahami pengalaman dari berbagai bidang.

Pelatihan diharapkan tidak berhenti pada kegiatan formal di ruang pertemuan.

Sebaliknya, peserta perlu membawa pengetahuan tersebut ke lingkungan dan organisasi masing-masing.

Pemuda juga harus menunjukkan kontribusi melalui kegiatan yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

Pada akhirnya, Pelatihan TIDAR Bolmong diarahkan untuk membentuk generasi muda yang aktif, kreatif, dan berintegritas.