Jl. Kemang Boroko Timur, Kecamatan Kaidipang, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, 95765
Email: redaksi@waktu.news
· Telepon: 08122225381
· WhatsApp: 08122225381
Dokumen Berita
19 Agustus 2025, 15:59
WITA
WN-20250819-004948
Pemdes Nuangan Gelar Rembuk Stunting untuk Tekan Angka di Desa
Pemerintah Desa (Pemdes) Nuangan, Kecamatan Nuangan, menggelar Rembuk Stunting pada Selasa (19/8/2025) siang. Kegiatan ini melibatkan para kader BKKBN, BPD, RT, bidan desa, guru PAUD, serta kader Posyandu. Acara tersebut bertujuan memperkuat komitmen lintas sektor dalam pencegahan dan penanganan stunting di tingkat des
Oleh
Abdul Agus Heydemans
Editor:
Redaksi
19 Agustus 2025, 15:59
WITA
2
menit baca
364 kali dibaca
Suasana rembuk stunting di Desa Nuangan
Kerja Sama
Pemerintah Desa (Pemdes) Nuangan, Kecamatan Nuangan, menggelar Rembuk Stunting pada Selasa (19/8/2025) siang. Kegiatan ini melibatkan para kader BKKBN, BPD, RT, bidan desa, guru PAUD, serta kader Posyandu.
Acara tersebut bertujuan memperkuat komitmen lintas sektor dalam pencegahan dan penanganan stunting di tingkat desa. Rembuk stunting menjadi forum penting untuk menyusun langkah bersama demi menekan angka stunting di wilayah Nuangan.
Hadir dalam kegiatan itu Sangadi Nuangan Muksin Makalalag, Camat Nuangan Mursit Mamonto, Pendamping Desa Kecamatan Nuangan Fitria Dakotalod, dan BPD. Selain itu, turut hadir pula Tenaga Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Hamka Pontoh, serta TA Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Mariam Batalipu.
Muksin Makalalag menegaskan perlunya kerja sama seluruh elemen desa. Ia berharap rembuk ini menghasilkan program nyata yang mampu menekan sekaligus mencegah kasus stunting di Desa Nuangan.
Keterangan Foto: Pemerintah desa nuangan bersama masyakat dalam kegiatan rembuk stunting
“Masalah stunting bukan hanya urusan kesehatan, tetapi tanggung jawab bersama. Kita harus bergerak bersama agar anak-anak Desa Nuangan tumbuh sehat dan cerdas,” ujar Muksin.
Sementara itu, Camat Nuangan Mursit Mamonto menyampaikan dukungan penuh pemerintah kecamatan. Menurutnya, rembuk stunting ini sejalan dengan program prioritas nasional dalam menurunkan angka stunting.
"Rembuk stunting ini sangat penting karena akan menjadi bagian dari penyusunan RKPDes 2026," tambahnya.
Kegiatan ini membahas penyusunan rencana tindak lanjut yang melibatkan seluruh peserta. Rencana tersebut meliputi pemetaan keluarga berisiko stunting, peningkatan peran kader Posyandu, serta penguatan edukasi gizi di masyarakat. (aah)
Dukungan pembaca membantu Waktu.News terus menghadirkan kerja jurnalistik untuk masyarakat.
Dukungan dari artikel ini tercatat sebagai
apresiasi terhadap karya jurnalistik
Abdul Agus Heydemans.
Mulai Rp10.000
Dukungan tidak memengaruhi independensi, isi, sudut pandang, maupun keputusan editorial Waktu.News.
Waktu.News Reader Support
Dukung karya jurnalistik ini
Artikel
Pemdes Nuangan Gelar Rembuk Stunting untuk Tekan Angka di Desa
Oleh Abdul Agus Heydemans
Dukungan
Belum dipilih
PenerimaPT Voice News Network
✓
Instruksi Transfer Bank
Transaksi telah dibuat dan menunggu transfer serta verifikasi.
Kode Dukungan
—
Nominal Transfer
—
Penerima—
Penting
Transfer sesuai nominal transaksi.
Status dukungan tetap Pending sampai
pembayaran diverifikasi Waktu.News.
Pilih nominal dukungan terlebih dahulu.
Informasi dan verifikasi dokumen
Penulis: Abdul Agus Heydemans
Editor: Redaksi Waktu.News
ID dokumen: WN-20250819-004948
Kode verifikasi: 48CD9E75F940
Dokumen ini merupakan salinan cetak artikel resmi.
Pindai QR pada kepala dokumen atau kunjungi URL sumber
untuk memeriksa versi daring terbaru.