MANADO — Pemerintah Kota Manado memperkuat pengelolaan PJU Manado melalui pemutakhiran data aset dan sistem pengawasan berbasis barcode.

Wali Kota Andrei Angouw memimpin rapat teknis pengelolaan Penerangan Jalan Umum pada 12 Agustus 2026.

Pertemuan tersebut membahas langkah meningkatkan efektivitas pengawasan, perawatan, dan penanganan lampu jalan yang mengalami kerusakan.

Iklan

Pemkot juga akan melibatkan Ketua Lingkungan atau Kaling untuk memastikan data setiap titik penerangan sesuai kondisi lapangan.

Andrei meminta petugas memperbarui seluruh data aset PJU Manado secara akurat dan menyeluruh.

BACA JUGA
Selain pembaruan data aset PJU, Andrei Angouw juga mendorong evaluasi layanan investasi melalui PTSP Manado 2026 yang menjalani penilaian kinerja dan PPB.

Menurutnya, Kaling memiliki peran strategis karena memahami kondisi serta posisi fasilitas publik pada wilayah masing-masing.

Setiap Kaling nantinya perlu mengetahui lokasi tiang penerangan dan memastikan barcode tersedia pada setiap aset.

Sistem tersebut akan mempermudah identifikasi, pemantauan, serta pelaporan kerusakan secara digital.

Kaling Dilibatkan Perbarui Data PJU

Andrei menekankan kualitas pengelolaan PJU Manado sangat bergantung pada ketepatan data lapangan.

BACA JUGA
Di sisi lain, Pemkot Manado menetapkan Siaga Darurat Cuaca Ekstrem Manado hingga 13 Oktober 2026, dengan fokus kekeringan, kebakaran, dan kebutuhan air bersih kepulauan.

Karena itu, pemerintah tidak ingin hanya mengandalkan data administratif yang belum mendapat verifikasi terbaru.

Kaling akan membantu mengidentifikasi posisi tiang pada setiap lingkungan.

Selain itu, mereka diminta memeriksa keberadaan barcode yang sudah terpasang pada aset tersebut.

“Saya minta update data dilakukan secara menyeluruh,” ujar Andrei dalam rapat teknis tersebut.

Ia menilai kerja sama dengan Kaling penting karena mereka memahami kondisi wilayah secara langsung.

Barcode pada tiang akan menjadi identitas digital untuk mendukung sistem pemantauan.

Melalui kode tersebut, petugas dapat memperoleh informasi aset secara lebih cepat ketika menerima laporan.

Mekanisme digital juga diharapkan mempermudah pemerintah mengetahui tiang yang mengalami gangguan.

Selanjutnya, petugas dapat menentukan kebutuhan penanganan berdasarkan informasi yang masuk.

Andrei meminta setiap tiang memiliki barcode yang dapat dipindai.

Dengan demikian, pelaporan tidak hanya mengandalkan deskripsi lokasi secara manual.

Sistem tersebut juga dapat membantu mengurangi kesalahan identifikasi ketika terdapat banyak titik PJU Manado dalam satu wilayah.

Data yang rapi kemudian menjadi dasar pemerintah merencanakan pemeliharaan serta evaluasi kondisi aset.

Kecamatan Sario Jadi Pilot Project

Pemkot Manado akan menyiapkan video tutorial agar mekanisme baru mudah dipahami para Kaling.

Panduan tersebut akan memperlihatkan langkah identifikasi tiang hingga proses pemindaian barcode.

Selain itu, video menjelaskan cara menyampaikan laporan ketika ditemukan kerusakan atau kendala pada PJU Manado.

Andrei memilih Kecamatan Sario sebagai lokasi percontohan penerapan metode tersebut.

Tim teknis akan melakukan praktik langsung di lapangan sebagai bahan pembuatan tutorial.

Setelah itu, pemerintah akan mengevaluasi efektivitas mekanisme sebelum memperluas penerapan.

Jika sistem berjalan baik, metode serupa akan diterapkan ke seluruh kecamatan di Kota Manado.

Pendekatan bertahap tersebut memberi kesempatan kepada pemerintah untuk memperbaiki kekurangan sejak tahap awal.

Selain Kaling, operator lapangan Dinas Perkim memiliki peran penting dalam menjalankan sistem.

Mereka akan menjadi bagian dari proses pemeriksaan serta tindak lanjut laporan yang masuk.

Pemkot berharap sistem terintegrasi mampu mempercepat komunikasi antara wilayah dan petugas teknis.

Dengan begitu, kerusakan lampu dapat teridentifikasi tanpa menunggu laporan berulang dari masyarakat.

Lampu Mati Ditargetkan Lebih Cepat Terdeteksi

Pengawasan operasional PJU Manado akan diperketat setelah pembaruan data selesai.

Pemkot ingin mengetahui lebih cepat setiap lampu yang mati, rusak, atau membutuhkan perawatan.

Kecepatan informasi menjadi penting agar petugas dapat menyusun prioritas penanganan.

Selain itu, data digital membantu pemerintah mengetahui riwayat kondisi setiap titik penerangan.

Andrei ingin seluruh PJU berfungsi secara optimal untuk mendukung aktivitas masyarakat pada malam hari.

Penerangan yang baik juga membantu menciptakan lingkungan jalan yang lebih nyaman.

Selanjutnya, pemerintah berharap kondisi jalan yang terang mendukung keamanan masyarakat saat beraktivitas.

Namun, pencapaian tersebut membutuhkan pengawasan rutin dan respons teknis yang cepat.

Pelaporan berbasis barcode menjadi salah satu instrumen untuk memperpendek proses tersebut.

Kaling nantinya dapat menjadi penghubung antara kondisi di lingkungan dengan petugas pemerintah.

Dengan demikian, pengawasan PJU Manado tidak hanya bergantung pada inspeksi berkala dari dinas.

Pemkot dapat memperoleh tambahan informasi langsung dari wilayah setiap kali terjadi gangguan.

Pemkot Dorong Pengelolaan PJU Berbasis Data

Rapat teknis turut dihadiri Sekretaris Kota Manado Steaven Dandel.

Selain itu, hadir Peter Eman, Yanti Mongkauw, dan Sekretaris Dinas Perkim Alvian Kojansou.

Para kepala bidang, pejabat teknis, serta operator lapangan Dinas Perkim juga mengikuti pembahasan.

Keterlibatan lintas perangkat daerah dibutuhkan karena sistem digital memerlukan koordinasi teknis dan pengelolaan informasi.

Dinas Kominfo dapat mendukung aspek teknologi dan integrasi sistem.

Sementara itu, Dinas Perkim menangani pengelolaan teknis serta kondisi aset di lapangan.

Pemkot ingin seluruh proses berjalan berdasarkan data yang dapat terus diperbarui.

Karena itu, sistem barcode tidak hanya berfungsi sebagai penanda fisik pada tiang.

Informasi tersebut dapat menjadi fondasi untuk mengembangkan tata kelola aset yang lebih tertib.

Pada akhirnya, penguatan PJU Manado diarahkan untuk menghasilkan pelayanan penerangan yang lebih cepat, terukur, dan responsif.

Kecamatan Sario menjadi titik awal sebelum mekanisme tersebut diperluas ke seluruh wilayah Kota Manado.