Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) mempertegas komitmennya dalam menjamin kepastian hukum tanah melalui sinergi strategis bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Sulawesi Utara. Langkah ini bertujuan untuk mempercepat pembangunan daerah sekaligus menciptakan iklim investasi yang aman dan berkelanjutan.Komitmen tersebut tercermin dalam pertemuan Bupati Boltim Oskar Manoppo bersama Wakil Bupati (Wabup) Argo Vinsensius Sumaiku dengan Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Sulawesi Utara, John Wiclif Aufa. Pertemuan pada Rabu (25/2) itu menjadi momentum penting memperkuat koordinasi lintas sektor di bidang pertanahan.
Fondasi Pembangunan Dimulai dari Kepastian Lahan
Dalam diskusi yang berlangsung konstruktif, sejumlah isu strategis menjadi fokus utama. Mulai dari percepatan layanan administrasi pertanahan, kepastian hak atas tanah masyarakat, hingga dukungan terhadap proyek pembangunan yang membutuhkan kejelasan status lahan.Bagi Pemkab Boltim, kepastian hukum tanah bukan sekadar administrasi sertifikat. Kepastian hukum tanah menjadi fondasi stabilitas investasi, perlindungan aset masyarakat, serta percepatan pembangunan kawasan permukiman dan infrastruktur.
Kolaborasi untuk Akselerasi Pembangunan
Sementara itu, Wakil Bupati Argo Vinsensius Sumaiku menambahkan, dukungan BPN memiliki peran krusial dalam mempercepat realisasi program strategis daerah. Pengembangan kawasan permukiman, pembangunan infrastruktur, hingga penataan ruang memerlukan koordinasi pertanahan yang solid.“Pemerintah daerah siap memperkuat komunikasi dan kolaborasi agar pelayanan pertanahan semakin efektif dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Bolaang Mongondow Timur,” ujarnya.