Marhaban Ya Ramadhan 1447 H / 2026

bLOG Waktu
Tekno

TikTok Rilis PineDrama, Aplikasi Drama Pendek yang Siap Tantang ReelShort dan DramaBox

Platform baru TikTok ini menyajikan serial fiksi berdurasi satu menit dan membidik pasar microdrama global

Advertisement

TikTok kembali membuat gebrakan. Raksasa media sosial berbasis video pendek ini diam-diam meluncurkan aplikasi mandiri bernama PineDrama di Amerika Serikat dan Brasil. Aplikasi tersebut secara khusus menyajikan microdrama, serial fiksi dengan episode super singkat berdurasi sekitar satu menit per tayangan.

PineDrama langsung menargetkan segmen penikmat cerita cepat, padat, dan bikin penasaran. Konsepnya sederhana namun agresif: gulir ke atas seperti TikTok, tetapi setiap video adalah potongan cerita bersambung dengan alur fiksi.

Advertisement

Gratis, Tanpa Iklan, dan Siap Dinikmati di Android dan iOS

TikTok merilis PineDrama untuk Android dan iOS. Pengguna bisa mengunduh dan menonton seluruh konten secara gratis. Hingga saat ini, aplikasi tersebut masih bebas iklan, meski peluang monetisasi terbuka lebar di masa depan.

Pengguna dapat menemukan serial melalui tab Discover, memilih kategori All atau Trending, atau membiarkan algoritma menyajikan rekomendasi vertikal tanpa henti sesuai preferensi tontonan.

Genre Lengkap dan Fitur Penunjang Pengalaman Menonton

PineDrama menghadirkan berbagai genre populer, mulai dari romansa, thriller, drama keluarga, hingga kisah penuh intrik. Beberapa judul yang mencuri perhatian antara lain Love at First Bite dan The Officer Fell for Me.

Advertisement

Untuk kenyamanan pengguna, TikTok menyematkan fitur Watch History agar penonton bisa melanjutkan serial yang belum selesai. Ada juga menu Favorites untuk menyimpan drama pilihan. Kolom komentar memungkinkan interaksi antarpenonton, sementara mode layar penuh memberikan pengalaman menonton tanpa gangguan teks dan sidebar.

Strategi TikTok Menyerbu Pasar Microdrama

Peluncuran PineDrama bukan langkah acak. Sebelumnya, TikTok telah memperkenalkan fitur TikTok Minis yang juga memuat microdrama. Kini, lewat aplikasi terpisah, TikTok secara terbuka menantang pemain lama seperti ReelShort dan DramaBox.

Industri microdrama sendiri tengah melaju kencang. Dalam beberapa tahun terakhir, format cerita superpendek ini berkembang pesat dan diproyeksikan meraih pendapatan puluhan miliar dolar secara global pada akhir dekade ini.

Belajar dari Kegagalan Quibi, Mengulang Sukses ReelShort

Format cerita pendek bukan tanpa risiko. Pada 2020, platform Quibi yang didukung dana jumbo dan bintang Hollywood gagal total dan tutup hanya dalam enam bulan. Penyebabnya jelas: kontennya mahal, terlalu umum, dan kurang menggigit.

Advertisement

Sebaliknya, ReelShort dan DramaBox sukses karena fokus pada cerita murah, emosional, penuh cliffhanger, serta langsung “mengunci” perhatian penonton sejak detik pertama. TikTok tampaknya meniru formula ini lewat PineDrama.

TikTok Perluas Dominasi, Tak Hanya Media Sosial

Dengan PineDrama, TikTok menegaskan ambisinya. Perusahaan ini tak lagi sekadar platform media sosial, tetapi mulai serius menggarap industri hiburan digital berbasis cerita.

Jika strategi ini berhasil, TikTok bukan hanya menguasai video pendek, tetapi juga bisa menjadi pemain utama dalam ekosistem streaming drama generasi baru.

Advertisement

Yuni Supit

Ibu Rumah Tangga yang hoby Travel dan Memasak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button