
MANADO – Turnamen tenis meja se-Sulut 2026 resmi digelar dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Kegiatan ini diinisiasi oleh Bank Indonesia untuk mendorong sportivitas pelajar sekaligus memperkuat edukasi generasi muda.
Turnamen tenis meja se-Sulut 2026 menyasar siswa tingkat SMA, SMK, dan SLB. Selain kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana pembentukan karakter melalui olahraga.
Panitia menetapkan pelaksanaan turnamen pada 30 April hingga 1 Mei 2026. Sementara itu, lokasi pertandingan dipusatkan di Aula SDM Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Utara.
Kegiatan ini juga mengusung semangat cinta rupiah. Hal tersebut terlihat dari kampanye “Cinta, Bangga, Paham Rupiah” yang terus digaungkan selama acara berlangsung.
Kategori Tunggal Putra dan Putri, Pendaftaran Dibuka hingga 27 April 2026
Turnamen tenis meja se-Sulut 2026 menghadirkan dua kategori utama. Panitia membuka kelas tunggal putra dan tunggal putri bagi seluruh peserta.
Setiap sekolah hanya diperbolehkan mengirim satu perwakilan di tiap kategori. Aturan ini dibuat untuk menjaga kualitas dan pemerataan kompetisi.
Pendaftaran peserta dibuka hingga 27 April 2026. Calon peserta dapat mengakses link resmi yang telah disediakan panitia.
Selain itu, peserta wajib memenuhi sejumlah persyaratan administratif. Salah satunya, siswa harus terdaftar aktif dalam sistem Dapodik sekolah.
Syarat Kreatif Jadi Nilai Tambah, Peserta Wajib Promosi di Media Sosial
Panitia menghadirkan aturan unik dalam turnamen tenis meja se-Sulut 2026. Peserta diwajibkan membuat konten video bertema “3D Dilihat, Diraba, Diterawang”.
Konten tersebut harus diunggah ke media sosial sebagai bagian dari proses seleksi. Langkah ini bertujuan menggabungkan kreativitas digital dengan kegiatan olahraga.
Selain itu, peserta harus membawa kartu siswa atau surat keterangan saat registrasi ulang. Hal ini penting untuk memastikan validitas data peserta.
Dengan demikian, turnamen tidak hanya menguji kemampuan olahraga. Tetapi juga melatih kreativitas dan literasi digital siswa.
Dukung Edukasi dan Karakter, Turnamen Jadi Ajang Pembinaan Generasi Muda
Turnamen tenis meja se-Sulut 2026 tidak sekadar kompetisi olahraga. Kegiatan ini juga menjadi wadah pembinaan karakter generasi muda.
Melalui turnamen ini, siswa belajar disiplin, kerja keras, dan sportivitas. Nilai-nilai tersebut sangat penting dalam dunia pendidikan.
Selain itu, Bank Indonesia ingin memperkuat pemahaman siswa terhadap rupiah. Edukasi ini menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran ekonomi sejak dini.
Oleh karena itu, turnamen tenis meja se-Sulut 2026 diharapkan mampu mencetak generasi unggul. Generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter kuat.
- Daftar Nama Calon Anggota Bawaslu Kabupaten/Kota Terpilih Se-Sulut
- Bolmut Tembus 28 Besar Nasional, Paling Mantap se-Sulut dalam LPPD 2023
- 89 Pelajar Bolmong Bersaing Ketat di Seleksi Paskibraka 2026, Tujuh Tahapan Jadi Penentu