Argo Vinsensius Sumaiku menyampaikan arah pembangunan Boltim berdasarkan visi dan misi kepala daerah di hadapan jajaran Bappeda Sulut.[/caption]
"Perubahan RKPD bukan sekadar penyesuaian administratif, melainkan bentuk nyata dari adaptasi kebijakan terhadap dinamika sosial dan ekonomi masyarakat. Dokumen ini adalah jembatan antara perencanaan strategis dan aksi nyata di lapangan,” tegas Argo dalam pemaparannya.
Selain itu, Argo juga menegaskan perlunya kerja sama antar sektor dan efisiensi anggaran, agar belanja daerah benar-benar menghasilkan dampak pembangunan yang terukur dan berkelanjutan.
Sebagai bagian dari laporan kinerja perencanaan, pada kesempatan tersebut turut disampaikan pula angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Boltim saat ini telah mencapai 0 persen berdasarkan hasil verifikasi dan validasi data mikro di 81 desa. (ril/aah)
Argo Vinsensius Sumaiku menyampaikan arah pembangunan Boltim berdasarkan visi dan misi kepala daerah di hadapan jajaran Bappeda Sulut.[/caption]
"Perubahan RKPD bukan sekadar penyesuaian administratif, melainkan bentuk nyata dari adaptasi kebijakan terhadap dinamika sosial dan ekonomi masyarakat. Dokumen ini adalah jembatan antara perencanaan strategis dan aksi nyata di lapangan,” tegas Argo dalam pemaparannya.
Selain itu, Argo juga menegaskan perlunya kerja sama antar sektor dan efisiensi anggaran, agar belanja daerah benar-benar menghasilkan dampak pembangunan yang terukur dan berkelanjutan.
Sebagai bagian dari laporan kinerja perencanaan, pada kesempatan tersebut turut disampaikan pula angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Boltim saat ini telah mencapai 0 persen berdasarkan hasil verifikasi dan validasi data mikro di 81 desa. (ril/aah)
Dukung Jurnalisme Waktu.News
Dukungan pembaca membantu Waktu.News terus menghadirkan kerja jurnalistik untuk masyarakat.
Dukungan dari artikel ini tercatat sebagai apresiasi terhadap karya jurnalistik Abdul Agus Heydemans.
Dukungan tidak memengaruhi independensi, isi, sudut pandang, maupun keputusan editorial Waktu.News.