
Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, mengunjungi Kabupaten Gorontalo Utara pada Selasa, 7 April 2026, untuk meninjau calon lokasi Sekolah Garuda Gorontalo. Lahan seluas 45 hektare di Desa Botuwombato, Kecamatan Kwandang, tampil sebagai kandidat kuat pengganti lokasi Boalemo yang gagal memenuhi kriteria pusat. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sudarman Samad serta Staf Khusus Ramla Habibie turut mendampingi Wagub dalam kunjungan tersebut. Sekretaris Daerah Gorontalo Utara, Suleman Lakoro, bersama jajaran menyambut langsung rombongan di lokasi peninjauan.
Langkah peninjauan ini memperkuat komitmen Pemprov Gorontalo dalam mempercepat realisasi pembangunan Sekolah Garuda di wilayahnya. Lahan eks-HGU yang kini berstatus aset Pemda Gorontalo Utara itu siap dari sisi legalitas tanpa perlu proses akuisisi panjang. Selain itu, panorama laut dan perbukitan kawasan ini mendukung pengembangan lingkungan pendidikan berkualitas tinggi. Dengan demikian, lokasi Botuwombato melampaui sejumlah aspek penilaian dibanding alternatif yang pernah ada sebelumnya.
Lokasi Botuwombato Kalahkan Alternatif Lain dari Sisi Panorama dan Aksesibilitas
Idah Syahidah menegaskan bahwa Desa Botuwombato menyimpan keunggulan strategis yang menonjol dibanding opsi lokasi sebelumnya. Panorama laut dan perbukitan terbuka menjadi daya tarik tersendiri bagi kawasan Sekolah Garuda Gorontalo Utara yang representatif dan inspiratif. Selain keindahan alam, aksesibilitas lokasi ini juga memenuhi standar sekolah unggulan nasional yang pemerintah pusat tetapkan. Jarak dari jalan utama menuju titik lahan hanya sekitar 500 meter, sehingga kendaraan mudah menjangkaunya.
Dari sisi konektivitas transportasi, lokasi ini juga menonjol dibanding alternatif lain yang pernah masuk pertimbangan. Perjalanan dari bandara menuju lokasi hanya memakan waktu sekitar 25 menit, menjadikannya sangat aksesibel bagi siswa dari berbagai daerah. Sementara itu, luas lahan 45 hektare melampaui kebutuhan minimum Sekolah Garuda yang pemerintah estimasikan hanya memerlukan 20 hektare. Oleh karena itu, sisa lahan masih memungkinkan pengembangan fasilitas pendukung pendidikan secara komprehensif ke depan.
Status legalitas lahan menjadi keunggulan paling krusial yang membedakan Botuwombato dari lokasi-lokasi lain. Pemda Kabupaten Gorontalo Utara telah resmi mencatatkan lahan eks-HGU ini sebagai aset daerah yang siap pakai. Kondisi ini mempercepat proses pengusulan formal kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi secara signifikan. Bahkan, Wagub Idah menyebut kesiapan legalitas ini sebagai faktor terkuat yang mendorong pemilihan Gorontalo Utara.
Boalemo Gagal Lolos, Pemprov Gorontalo Genjot Dokumen Baru untuk Kementerian
Pemerintah Provinsi Gorontalo sebelumnya mengusulkan Kabupaten Boalemo sebagai lokasi pembangunan Sekolah Garuda kepada pemerintah pusat. Namun, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi menolak usulan itu karena Boalemo belum memenuhi kriteria optimal yang ditetapkan. Akibatnya, Pemprov Gorontalo bergerak cepat mencari alternatif lokasi yang lebih layak dan siap pakai segera. Gorontalo Utara kemudian tampil sebagai kandidat paling menjanjikan berdasarkan hasil evaluasi lapangan terbaru.
Idah Syahidah langsung menginstruksikan Sekretaris Daerah Gorontalo Utara untuk menindaklanjuti hasil peninjauan secara konkret. Tim daerah harus segera menyusun dokumen profil lahan dan materi audio visual sebagai prioritas utama. Selanjutnya, seluruh dokumen pendukung itu akan menjadi bahan presentasi resmi kepada Menteri dan Wakil Menteri terkait. Dengan demikian, proses pengusulan lokasi Sekolah Garuda Gorontalo dapat melaju lebih cepat dan terstruktur.
Komitmen Pemprov Gorontalo mewujudkan Sekolah Garuda mencerminkan keseriusan memajukan kualitas pendidikan lokal secara nyata. Program Sekolah Garuda sendiri merupakan inisiatif nasional yang mendorong lahirnya sekolah unggulan berstandar tinggi di berbagai provinsi. Oleh sebab itu, keberhasilan Gorontalo mengamankan lokasi ini membuka akses pendidikan berkualitas bagi pelajar terbaik daerah. Masyarakat Gorontalo Utara pun menyambut antusias rencana besar yang berpotensi mengubah wajah pendidikan daerah secara fundamental.
- Presiden Prabowo Subianto Hadirkan SMA Garuda: Sekolah Gratis Berstandar Internasional untuk Siswa Berprestasi
- Kabupaten Boalemo Catat Penurunan Penduduk Miskin, Menjadi 17,83% pada 2024
- Enam Orang Diperiksa Terkait Dugaan Tipikor Pengadaan Pesawat Udara Pada PT. Garuda Indonesia