
SJL bertemu Mentan untuk memperjuangkan peningkatan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani di Bolaang Mongondow Utara atau Boltara. Pertemuan tersebut berlangsung di ruang kerja Menteri Pertanian bersama sejumlah kepala daerah.
Dalam agenda itu, Menteri Pertanian memberi kesempatan kepada para kepala daerah menyampaikan kondisi sektor pertanian masing-masing. Karena itu, Bupati Bolaang Mongondow Utara, Dr. Sirajudin Lasena, SE., M.Ec.Dev., memaparkan langsung kinerja dan tantangan pertanian daerah.
Sirajudin Lasena atau SJL menyoroti dua isu utama dalam pertemuan tersebut. Ia menekankan pentingnya peningkatan hasil pertanian dan penguatan kesejahteraan petani.
Selain itu, SJL juga menyampaikan berbagai kebutuhan daerah untuk mendukung produktivitas pertanian. Menurutnya, sektor pertanian memiliki peran strategis bagi ekonomi masyarakat Boltara.
Mentan Apresiasi Upaya Pemkab Boltara
Menteri Pertanian menyambut positif paparan SJL terkait pembangunan sektor pertanian di Boltara. Ia menilai pemerintah daerah telah menunjukkan komitmen dalam mendukung program swasembada pangan.
Dukungan tersebut, menurut Mentan, perlu terus diperkuat melalui sinergi pusat dan daerah. Dengan kerja sama yang baik, hasil pertanian dapat meningkat lebih cepat.
Pertemuan SJL dengan Mentan juga menjadi ruang penting untuk menyampaikan kebutuhan petani secara langsung. Terlebih, Boltara memiliki potensi pertanian yang dapat terus dikembangkan.
SJL menegaskan bahwa pemerintah daerah ingin mendorong pertanian lebih maju. Namun, upaya itu membutuhkan dukungan alat, benih, dan program penguatan dari pemerintah pusat.
Boltara Dapat Bantuan Traktor, Alat Panen, dan Benih
Sebagai tindak lanjut pertemuan itu, Menteri Pertanian langsung memberikan dukungan kepada Pemerintah Kabupaten Boltara. Bantuan tersebut diarahkan untuk memperkuat kerja petani di lapangan.
Adapun bantuan yang diberikan meliputi traktor roda dua dan traktor roda empat. Selain itu, Boltara juga mendapat alat panen padi untuk mendukung proses produksi.
Tidak hanya itu, Mentan juga menyerahkan bantuan benih jagung dan benih kelapa dalam. Bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan hasil pertanian masyarakat.
Melalui dukungan tersebut, Pemkab Boltara optimistis sektor pertanian dapat bergerak lebih produktif. Bahkan, bantuan alsintan dan benih akan membantu petani bekerja lebih efisien.
SJL Dorong Pertanian Boltara Lebih Produktif
SJL bertemu Mentan bukan sekadar agenda koordinasi. Lebih dari itu, pertemuan ini menjadi langkah strategis untuk membawa kebutuhan petani Boltara ke tingkat pusat.
Sirajudin Lasena menilai peningkatan produktivitas harus berjalan seiring dengan kesejahteraan petani. Sebab, petani menjadi ujung tombak ketahanan pangan daerah.
Dengan adanya bantuan dari Kementerian Pertanian, Pemkab Boltara akan terus mendorong pemanfaatan bantuan secara tepat. Pemerintah daerah juga akan mengawal program tersebut agar berdampak langsung kepada petani.
Ke depan, SJL berharap sinergi dengan Kementerian Pertanian terus berlanjut. Dengan begitu, pertanian Boltara dapat tumbuh lebih kuat dan ikut menopang swasembada pangan nasional.
- Dinas Pertanian Boltim Salurkan 30 Ton Lebih Benih Jagung, Ini Targetnya
- Komisi II DPRD Bolmut Vs Dinas Pertanian Tentang Kondisi Pupuk Di Bolmut, Begini Hasilnya
- Dinas Perikanan Boltim Salurkan Ribuan Benih Ikan Nila