
Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Oskar Manoppo, menegaskan bahwa penyusunan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) bukan sekadar dokumen administrasi tahunan untuk memenuhi kewajiban formal semata. Ia mengingatkan, kesalahan dan ketidakjujuran data dalam LPPD berpotensi melahirkan kebijakan publik yang keliru.
Penegasan itu Bupati Oskar sampaikan saat membuka Workshop Penyusunan LPPD Tahun 2025 di Kota Manado, Senin (26/1/2026).
Menurut Oskar, LPPD merupakan rapor resmi kinerja pemerintah daerah yang menjadi tolok ukur objektif atas capaian, kegagalan, serta tantangan penyelenggaraan pemerintahan selama satu tahun anggaran.
“LPPD adalah jaminan objektivitas atas kinerja kita bersama. Di dalamnya tergambar secara utuh sejauh mana penyelenggaraan pemerintahan daerah berjalan, apa yang telah dicapai, dan apa yang masih perlu diperbaiki,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Oskar juga secara khusus menekankan tiga prinsip krusial yang harus menjadi pegangan seluruh perangkat daerah dalam menyusun LPPD.
Pertama, akurasi dan kejujuran data. Ia mengingatkan agar setiap angka, indikator, dan narasi dalam LPPD disusun secara bertanggung jawab, bukan sekadar mengejar kelengkapan administrasi. Praktik pengisian data asal-asalan, salin-tempel, maupun manipulasi informasi disebutnya sebagai tindakan yang berbahaya.
Kedua, tanggung jawab kolektif dan sinergi antar-OPD. Bupati menegaskan bahwa penyusunan LPPD bukan tugas teknis satu bidang tertentu, melainkan kewajiban seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah. Ia meminta para pimpinan OPD mengawal langsung proses penyusunan agar laporan yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kinerja riil di lapangan.
Ketiga, orientasi pada perbaikan kinerja dan pelayanan publik. Oskar menekankan agar hasil evaluasi LPPD tidak berhenti sebagai dokumen, tetapi dijadikan bahan refleksi untuk memperbaiki kelemahan yang selama ini berulang.
Bupati juga menyatakan harapannya agar nilai dan capaian kinerja Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur yang tercermin dalam LPPD Tahun 2025 dapat meningkat dari tahun-tahun sebelumnya.
“Harapan saya, nilai dan capaian kinerja Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur yang tercermin dalam LPPD Tahun 2025 dapat meningkat ketimbang tahun-tahun sebelumnya,” ujar Bupati.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Hendra Tangel, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boltim. (ril/aah)
- Bupati Boltim Oskar Manoppo Resmi Buka Workshop Penyusunan dan Evaluasi LPPD 2024
- Wabup Boltim Argo Sumaiku Resmi Tutup Workshop Penyusunan Penginputan dan Evaluasi LPPD Tahun 2024
- Bolmut Tembus 28 Besar Nasional, Paling Mantap se-Sulut dalam LPPD 2023
- Deretan Daerah “Tanpa Nilai” di Rapor LPPD 2023: Ada yang Kena Kasus Hukum, Ada yang Lalai Kirim Data