MANADO — Wali Kota Andrei Angouw menerima Tim Penilai Uji Petik Nomine PTSP Manado 2026, Selasa, 11 Agustus 2026.

Pertemuan berlangsung di Ruang Rapat Mal Pelayanan Publik Manado.

Tim melakukan penilaian terhadap Pelayanan Terpadu Satu Pintu serta Percepatan Pelaksanaan Berusaha atau PPB.

Iklan

Evaluasi tersebut mengukur kualitas pelayanan perizinan sekaligus kemampuan pemerintah menciptakan iklim investasi yang kondusif.

Selain itu, penilaian melihat aspek transparansi, akuntabilitas, efektivitas layanan, dan tata kelola pemerintahan.

Andrei bersama jajaran Pemkot Manado mengikuti proses wawancara langsung dengan tim penilai.

BACA JUGA
Setelah evaluasi layanan Pemkot Manado, perhatian daerah di Sulawesi Utara juga tertuju pada langkah tanggap darurat Bitung setelah gempa M7,6.

Tim juga menyampaikan sejumlah masukan untuk menjaga sekaligus meningkatkan kinerja pelayanan.

Sebelumnya, Kota Manado telah tiga kali masuk dalam nominasi penilaian PTSP dan PPB.

Pada penilaian terdahulu, Manado berhasil menempati peringkat ketiga secara nasional.

Capaian itu menjadi modal bagi Pemkot untuk mempertahankan kualitas PTSP Manado 2026 sekaligus memperkuat inovasi pelayanan.

BACA JUGA
Selain capaian PTSP, catatan kinerja pemerintah daerah juga terlihat melalui Skor Pencegahan korupsi Boltim yang mencapai 88,82 pada 2025 dan berada di peringkat 99 nasional.

Kelembagaan hingga SDM Masuk Penilaian

Tim menilai sejumlah unsur penting dalam penyelenggaraan PTSP Manado 2026.

Efektivitas kelembagaan menjadi salah satu komponen utama yang mendapat perhatian.

Selain itu, tim mengevaluasi ketersediaan sarana dan prasarana pelayanan publik.

Kompetensi sumber daya manusia pada Dinas Penanaman Modal dan PTSP juga masuk dalam penilaian.

Petugas pelayanan harus memiliki kemampuan teknis sekaligus memahami kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha.

Karena itu, kualitas SDM memiliki peran besar terhadap kecepatan dan kepastian layanan perizinan.

Standar pelayanan publik juga menjadi indikator penting dalam proses evaluasi.

Pemerintah harus memastikan setiap prosedur memiliki alur, waktu, dan persyaratan yang jelas.

Dengan sistem tersebut, masyarakat dapat memperoleh layanan tanpa menghadapi prosedur yang membingungkan.

Selain pelayanan langsung, tata kelola internal turut menentukan kualitas layanan secara keseluruhan.

Koordinasi antarperangkat daerah harus berjalan baik ketika proses perizinan membutuhkan keterlibatan beberapa instansi.

Selanjutnya, pemerintah perlu memastikan masyarakat memperoleh informasi yang mudah diakses.

Transparansi tersebut dapat mengurangi ketidakpastian bagi pelaku usaha.

Pemkot Manado juga harus menjaga konsistensi pelayanan setelah memperoleh berbagai capaian sebelumnya.

Prestasi nasional tidak cukup jika kualitas pelayanan kemudian menurun.

Karena itu, tim penilai mendorong pemerintah terus melakukan pembaruan dan inovasi.

PPB Ukur Kecepatan dan Kemudahan Berusaha

Selain PTSP, evaluasi mencakup Percepatan Pelaksanaan Berusaha atau PPB.

Penilaian PPB melihat bagaimana pemerintah memberikan kepastian kepada investor dan pelaku usaha.

Kecepatan proses menjadi salah satu indikator dalam evaluasi PTSP Manado 2026.

Selain itu, kemudahan mengurus perizinan berbasis risiko turut mendapat perhatian.

Pelaku usaha membutuhkan prosedur yang jelas agar dapat menjalankan investasi secara lebih efisien.

Kepastian waktu juga membantu investor menyusun perencanaan usaha dengan lebih baik.

Karena itu, pemerintah perlu mengurangi hambatan administratif yang tidak diperlukan.

Namun, percepatan pelayanan tetap harus mengikuti ketentuan dan standar yang berlaku.

Tim penilai kemudian melakukan wawancara dengan jajaran Pemerintah Kota Manado.

Proses tersebut menggali berbagai kebijakan dan langkah percepatan berusaha yang telah pemerintah jalankan.

Selain melihat hasil, tim juga mengevaluasi konsistensi penerapan program.

Masukan dari penilai akan menjadi bahan untuk memperbaiki sejumlah aspek yang masih membutuhkan penguatan.

Pemkot dapat menggunakan rekomendasi tersebut untuk menyusun langkah perbaikan berikutnya.

Dengan demikian, penilaian tidak berhenti pada pencapaian peringkat.

Evaluasi juga menjadi instrumen untuk meningkatkan mutu pelayanan secara berkelanjutan.

Manado Sudah Tiga Kali Masuk Nominasi

Kota Manado memiliki catatan positif dalam penilaian PTSP dan PPB tingkat nasional.

Daerah ini telah tiga kali masuk dalam daftar nomine.

Pada penilaian sebelumnya, Manado berhasil meraih peringkat ketiga secara nasional.

Capaian tersebut menunjukkan daya saing pelayanan investasi Kota Manado.

Namun, pemerintah tetap menghadapi tantangan untuk mempertahankan kualitas tersebut.

Tim penilai meminta Pemkot menjaga konsistensi dan terus menghadirkan inovasi.

Melalui PTSP Manado 2026, pemerintah ingin memperkuat layanan yang cepat, mudah, transparan, dan akuntabel.

Kualitas pelayanan juga berpengaruh terhadap kepercayaan investor.

Semakin sederhana proses perizinan, semakin mudah pelaku usaha menjalankan rencana investasinya.

Selain itu, kepastian pelayanan dapat membantu membangun iklim usaha yang lebih sehat.

Pemkot juga perlu memastikan manfaat perbaikan pelayanan dirasakan pelaku usaha skala besar maupun UMKM.

Karena itu, peningkatan kualitas harus mencakup seluruh kelompok pengguna layanan.

Inovasi digital dapat menjadi salah satu instrumen untuk mempercepat proses tersebut.

Namun, layanan tatap muka tetap perlu tersedia bagi masyarakat yang membutuhkan pendampingan langsung.

Tim Penilai Serahkan Berita Acara kepada Wali Kota

Setelah proses wawancara dan penyampaian rekomendasi, kegiatan berlanjut dengan penyerahan berita acara.

Tim Penilai menyerahkan dokumen tersebut kepada Wali Kota Manado Andrei Angouw.

Penyerahan itu menandai selesainya rangkaian uji petik pada agenda tersebut.

Selanjutnya, hasil penilaian menjadi bagian dalam proses evaluasi kinerja PTSP dan PPB.

Sekretaris Daerah Kota Manado Steaven Dandel turut menghadiri pertemuan.

Sejumlah kepala perangkat daerah juga mengikuti kegiatan bersama Ketua KADIN Manado.

Kehadiran berbagai unsur memperlihatkan pelayanan investasi membutuhkan kolaborasi lintas sektor.

Selain DPMPTSP, perangkat daerah lain memiliki peran dalam menciptakan kemudahan berusaha.

Pemkot berharap evaluasi PTSP Manado 2026 dapat memperkuat kualitas pelayanan yang sudah berjalan.

Andrei juga ingin pemerintah terus menjaga tata kelola yang transparan dan responsif.

Pada akhirnya, kualitas perizinan menjadi salah satu faktor penting dalam menarik investasi.

Pelayanan yang cepat dan pasti juga dapat mendorong pertumbuhan kegiatan usaha di Kota Manado.