Pencemaran sungai musi sebenarnya bukan hanya terlihat dari sampah yang berada di sekitar sungai. sampah plastik yang masuk ke perairan dapat berubah menjadi mikroplastik dan sulit untuk dikendalikan. mikroplastik dapat ditemukan di lingkungan perairan dan berpotensi masuk ke dalam tubuh organisme. selain itu, pencemaran logam berat juga menjadi salah satu permasalahan yang perlu diperhatikan di beberapa perairan sumatera. Jika terus terjadi, pencemaran tersebut dapat mengganggu kualitas air dan kehidupan organisme yang bergantung pada sungai.
Menurut saya, permasalahan pencemaran sungai tidak hanya dapat dilihat sebagai masalah lingkungan, tetapi juga berkaitan dengan kewarganegaraan. sebagai warga negara, kita memiliki hak untuk mendapatkan lingkungan yang baik dan sehat. namun, hak tersebut juga harus diimbangi dengan tanggung jawab untuk menjaga lingkungan. jangan sampai kita hanya menuntut lingkungan yang bersih, tetapi masih melakukan kebiaaan yang menyebabkan lingkungan menjadi tercemar. menjaga lingkungan juga dapat dilakukan melalui hal-hal sederhana. masyarakat dapat mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, tidak membuang sampah ke sungai, memilah sampah, dan ikut menjaga kebersihan lingkungan sekitar. pemerintah memang mempunyai peran dalam mengawasi dan menangani pencemaran, tetapi usaha tersebut tidak akan berjalan maksimal jika masyarakat tidak ikut berpartisipasi.
Sebagai mahasiswa biologi, menurut saya memiliki kesempatan untuk dapat bepartisipasi dalam mengatasi pencemaran sungai. dengan pengetahuan mengenai organisme, ekosistem, dan lingkungan, mahasiswa dapat melakukan kegiatan seperti mengamati kualitas air, mengikuti kegiatan bersih sungai, mengurangi penggunaan plastik, serta memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai dampak pencemaran. peran mahasiswa tidak harus selalu melalui penelitian yang besar. Mengajak teman untuk mengurangi sampah plastik, membuat kegiatan bersih lingkungan, atau menyebarkan informasi mengenai pentingnya menjaga sungai juga merupakan bentuk kontribusi. dengan begitu, ilmu yang diperoleh di bangku kuliah tidak hanya menjadi teori, tetapi dapat diterapkan untuk membantu menyelesaikan permasalahan lingkungan di masyarakat.
Bagi mahasiswa biologi, pencemaran sungai juga dapat menjadi kesempatan untuk menerapkan ilmu yang telah dipelajari. pengetahuan mengenai ekosistem dapat digunakan untuk menjelaskan hubungan antara pencemaran dengan kehidupan organisme air. mahasiswa juga dapat bekerja sama dengan masyarakat atau komunitas lingkungan untuk melakukan kegiatan yang lebih berkelanjutan. pada akhirnya, menjaga Sungai musi bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau masyarakat yang tinggal di sekitar sungai. semua pihak memiliki peran dalam menjaga lingkungan karena sungai merupakan bagian dari ekosistem yang berkaitan dengan kehidupan manusia dan organisme lainnya. Menjadi warga negara yang baik tidak hanya ditunjukkan melalui kewajiban kepada negara, tetapi juga melalui kepedulian terhadap lingkungan.