
Kabar menggembirakan datang dari dunia pendidikan di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan. TPP Guru Bolsel resmi dicairkan pada Jumat (27/02/2026) dengan total anggaran mencapai Rp9,3 miliar.
Pemerintah Kabupaten Bolsel langsung mentransfer pembayaran TPP, TPG, TPP 13, hingga TPP THR ke rekening masing-masing guru penerima. Kebijakan ini menyasar guru penerima TPG Kemendikdasmen serta guru Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Agama Kristen (PAK), dan Madrasah.
Pencairan TPP Guru Bolsel ini langsung disambut penuh syukur oleh para tenaga pendidik. Mereka akhirnya menerima hak finansial yang telah lama dinantikan.
Disdikbud Bolsel Pastikan Pencairan Berjalan Lancar
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bolsel, Hj. Rante Hattani S.Pd., M.Si, membenarkan pencairan tersebut.
Ia menegaskan bahwa pembayaran TPP THR dan TPP 13 bagi guru penerima TPG Kemendikdasmen telah direalisasikan. Selain itu, TPP THR untuk guru PAI, PAK, dan Madrasah juga sudah masuk ke rekening masing-masing.
“Semua sudah dicairkan dan masuk ke rekening guru penerima,” tegasnya.
Data Disdikbud mencatat, sebanyak 117 guru menerima pembayaran untuk Januari. Sementara pada Februari, jumlahnya meningkat menjadi 654 guru. Pemerintah mengalokasikan total anggaran sebesar Rp9,3 miliar untuk memenuhi hak para pendidik tersebut.
Komitmen Pemkab Bolsel Tingkatkan Kesejahteraan Guru
Pencairan TPP Guru Bolsel bukan sekadar rutinitas administrasi. Pemerintah daerah menegaskan langkah ini sebagai bentuk komitmen nyata dalam meningkatkan kesejahteraan guru.
Guru memegang peran strategis dalam membangun kualitas pendidikan daerah. Dengan terpenuhinya tunjangan dan hak finansial, para pendidik diharapkan dapat lebih fokus mengajar, memperkuat kreativitas, serta menghadirkan inovasi di ruang kelas.
Kesejahteraan Guru Bolsel menjadi prioritas penting dalam pembangunan sumber daya manusia. Pemerintah ingin memastikan setiap kebijakan terkait anggaran pendidikan Bolsel berjalan konsisten dan berkelanjutan.
TPP dan THR Guru Bolsel Dongkrak Motivasi dan Mutu Pendidikan
Pencairan THR Guru Bolsel menjelang hari raya memberikan dampak signifikan bagi kebutuhan keluarga para tenaga pengajar. Banyak guru menilai kebijakan ini sangat membantu stabilitas ekonomi rumah tangga mereka.
Lebih dari itu, pencairan TPG Kemendikdasmen dan TPP Guru Bolsel diyakini mampu meningkatkan motivasi kerja. Guru dapat mengajar dengan semangat baru, memperkuat kualitas pembelajaran, dan mendorong capaian akademik siswa.
Jika kesejahteraan guru terjamin, mutu pendidikan pun ikut terdongkrak. Pemerintah Kabupaten Bolsel terus mengarahkan kebijakan pendidikan pada peningkatan kualitas dan daya saing generasi muda.
Langkah Konsisten Bangun SDM Unggul
Pemkab Bolsel menegaskan akan terus menjaga konsistensi pembayaran tunjangan guru. Anggaran pendidikan Bolsel diarahkan untuk mendukung stabilitas kesejahteraan tenaga pendidik sebagai fondasi pembangunan daerah.
Dengan cairnya TPP Guru Bolsel, pemerintah menunjukkan keberpihakan nyata terhadap dunia pendidikan. Kebijakan ini bukan hanya soal angka miliaran rupiah, tetapi investasi jangka panjang untuk mencetak sumber daya manusia unggul dan berdaya saing.
- Kabar Gembira! Gaji 14 dan TPP 14 ASN Bolsel Mulai Dibayarkan
- Lebaran Sebentar Lagi, Ribuan ASN Bolmut Mengidap “Kanker”
- Pemotongan TPP Bukan Solusi Defisit Anggaran, Kata Ketua Komisi C DPRD Kota Bitung