
Wakil Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Argo Vinsensius Sumaiku mengikuti Sosialisasi Konsolidasi Tanah Tahun Anggaran 2026 yang digelar Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melalui Kantor Wilayah BPN Provinsi Sulawesi Utara, Kamis (12/2/2026). Kegiatan berlangsung di Kantor Bupati Boltim dan dirangkaikan dengan pembahasan pemilihan lokasi perencanaan konsolidasi tanah.
Sosialisasi Konsolidasi Tanah Boltim ini menjadi langkah awal dalam menentukan penataan kawasan prioritas melalui skema Dana Alokasi Khusus (DAK) Tematik, khususnya untuk penanganan kawasan perumahan kumuh.
Wakil Bupati Argo menjelaskan bahwa konsolidasi tanah tersebut merupakan strategi pemerintah untuk menata, memetakan, dan mengembangkan kawasan permukiman agar lebih tertib dan layak huni.
Menurutnya, Pemkab Boltim akan memulai program tersebut dari ibu kota kabupaten, terutama di sepanjang jalur dua.
“Konsolidasi tanah ini adalah kita akan memetakan daerah-daerah mana yang akan kita bangun melalui DAK Tematik perumahan kumuh. Prioritas saat ini akan kita mulai dari ibu kota kabupaten, khususnya sepanjang jalur dua yang masih terlihat kumuh,” ujarnya.
Selain itu, Argo mengungkapkan Pemda ingin memastikan proses penataan berjalan secara terencana dan terintegrasi dengan kebijakan tata ruang daerah. Ia menegaskan bahwa ketersediaan lahan ini menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan program konsolidasi tanah.
“Kita akan siapkan lahan yang ada di eks HGU PT. Ranomut seluas kurang lebih 6 hektare. Program ini sangat membantu, sehingga ke depan tidak ada lagi kawasan-kawasan kumuh di Bolaang Mongondow Timur,” tambahnya.
Turut mendampingi Wabup dalam kegiatan tersebut, Sekda Iksan Pangalima dan Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Harris Sumanta. (ril/aah)
- Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) DJCKK PUPR, Hari ini di Resmikan Herson Mayulu
- Rapat Konsolidasi Nasional: Bawaslu Boltim Mantapkan Kesiapan Pengawasan Pemilu 2024