Waktu.news, Manado – Antusiasme masyarakat mengikuti Air Force Run 2026 Manado melampaui perkiraan waktu pendaftaran. Lanud Sam Ratulangi terpaksa menutup pendaftaran lebih awal setelah seluruh kuota 1.700 pelari terpenuhi.

Ketua Panitia Air Force Run 2026, Kolonel Adm Ali Akmal, S.E., M.Han., mengungkapkan kuota peserta telah mencapai batas maksimal pada pukul 10.00 WITA, sehari sebelum jadwal penutupan pendaftaran, Selasa (3/11/2026).

“Memang kuota yang kami siapkan untuk peserta hanya 1.700 orang. Rencananya, penutupan pendaftaran dilakukan hari ini. Namun, karena antusiasme yang sangat tinggi dari masyarakat di Sulawesi Utara, kami menutup pendaftaran lebih awal,” jelas Ali Akmal.

Ajang lari yang diselenggarakan TNI Angkatan Udara tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 7 November 2026, di Lapangan Basket Megamas, Manado.

Selain 1.700 pelari yang telah terdaftar, panitia memperkirakan kehadiran sekitar 150 personel Lanud Sam Ratulangi bersama unsur terkait dan 150 undangan.

BACA JUGA
Di Manado, gelaran lari lain, Toka Safe Run 2026, juga melibatkan sekitar 1.000 peserta dari masyarakat umum hingga karyawan perusahaan tambang.

Dengan demikian, total kehadiran selama kegiatan diperkirakan mencapai 2.000 orang.

Peserta Air Force Run 2026 Datang dari Berbagai Daerah

Peserta Air Force Run 2026 tidak hanya berasal dari Kota Manado. Pendaftar juga datang dari sejumlah wilayah di Sulawesi Utara, seperti Tomohon, Minahasa, Kotamobagu, Siau, hingga Talaud.

Bahkan, pelari asal Gorontalo turut tercatat akan mengikuti kegiatan tersebut.

Sejumlah komunitas lari juga ambil bagian, termasuk komunitas Riot dan komunitas lainnya.

BACA JUGA
Selain peserta dari berbagai daerah, Bandara Sam Ratulangi Manado juga mencatat kenaikan 28 persen penumpang pada awal Posko Angkutan Lebaran 2026.

Partisipasi pelari dari berbagai daerah menjadi salah satu gambaran tingginya minat masyarakat terhadap kegiatan olahraga yang diselenggarakan Lanud Sam Ratulangi.

Komandan Lanud Sam Ratulangi, Marsma TNI Yoyon Kuscahyono, menegaskan bahwa Air Force Run bukan sekadar kegiatan olahraga.

“Kegiatan ini menjadi sarana membangun kedekatan TNI AU dengan masyarakat sekaligus memperkenalkan peran dan keberadaan TNI Angkatan Udara di Sulawesi Utara,” ungkapnya saat Coffee Morning bersama awak media, Selasa (3/11/2026) pagi.

Menurut Yoyon, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebugaran dan membudayakan pola hidup sehat.

BACA JUGA
Semangat membudayakan pola hidup sehat juga terlihat dalam Eco Trail Run Tomohon 2026, side event TIFF yang diikuti 200 peserta melalui rute wisata alam.

Panitia Siapkan Hiburan hingga Edukasi QRIS

Panitia Air Force Run 2026 turut menyiapkan sejumlah kegiatan untuk memeriahkan acara setelah pelaksanaan lari.

Rangkaian kegiatan tersebut mencakup pengalungan medali, pembagian hadiah, Zumba bersama, hingga hiburan musik.

Selain aktivitas olahraga dan hiburan, peserta juga akan mendapatkan edukasi mengenai sistem pembayaran digital.

Bank Indonesia, yang menjadi salah satu sponsor utama kegiatan, dijadwalkan memberikan edukasi tentang pemanfaatan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Dengan rangkaian kegiatan tersebut, Air Force Run 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga ruang interaksi antara TNI Angkatan Udara dan masyarakat.

Panitia berharap antusiasme pada penyelenggaraan tahun ini dapat menjadi modal untuk menghadirkan Air Force Run yang lebih besar dan menarik pada tahun mendatang.