Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Oskar Manoppo meminta peserta Asesmen Profiling ASN atau PRO ASN 2026 mengikuti seluruh tahapan secara jujur dan objektif.
Permintaan itu disampaikan Oskar saat membuka pelaksanaan Asesmen Profiling ASN atau PRO ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boltim Tahun 2026, Jumat (2/10/2026).
Menurut Oskar, asesmen tersebut menjadi salah satu langkah untuk memperoleh gambaran yang objektif mengenai potensi dan kompetensi ASN di lingkungan Pemkab Boltim.
“Karena itu, kita membutuhkan data yang objektif dan dapat dipertanggungjawabkan. PRO ASN menjadi salah satu langkah untuk memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai potensi dan kompetensi ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur,” jelasnya.
Oskar mengatakan setiap ASN memiliki latar belakang pendidikan, pengalaman, kompetensi, karakter, dan potensi yang berbeda. Karena itu, data hasil profiling diperlukan agar pengembangan ASN dapat disesuaikan dengan kebutuhan organisasi.
“Data tersebut kemudian kita gunakan dalam membangun manajemen talenta ASN yang terarah dan berkelanjutan. Manajemen talenta kita arahkan untuk mengenali potensi ASN, mengembangkan kompetensi, memberikan ruang untuk bertumbuh, serta menempatkan kemampuan ASN sesuai dengan kebutuhan organisasi,” terangnya.
Ia meminta peserta tidak terbebani untuk memberikan jawaban yang dianggap sesuai dengan harapan pimpinan. Menurutnya, pemerintah daerah membutuhkan gambaran yang sebenarnya dari setiap ASN.
“Tidak perlu merasa terbebani untuk memberikan jawaban yang menurut saudara paling diharapkan oleh pimpinan. Kita membutuhkan gambaran yang sebenarnya. Dengan gambaran yang objektif, kita dapat mengambil langkah pengembangan yang lebih tepat, menyusun program pelatihan, mengembangkan kompetensi, membina karier, dan mempersiapkan kebutuhan organisasi dengan lebih baik,” tegasnya.
Oskar juga menekankan bahwa PRO ASN tidak berhenti setelah pelaksanaan asesmen. Hasil profiling, kata dia, harus dikelola dan ditindaklanjuti sebagai bagian dari sistem pengembangan ASN di Kabupaten Boltim.
Ia meminta Kepala BKPSDM memanfaatkan hasil profiling untuk menyusun program pengembangan kompetensi, pembinaan karier, pemetaan kebutuhan organisasi, peningkatan kinerja, serta kebijakan kepegawaian lainnya sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain itu, Oskar meminta para kepala perangkat daerah memberikan perhatian terhadap pengembangan ASN di lingkungan masing-masing.
“Kenali pegawai saudara. Ketahui kemampuan mereka. Berikan kesempatan untuk belajar. Berikan ruang untuk menunjukkan kemampuan. Dan berikan evaluasi yang objektif. Kita membutuhkan pimpinan yang mampu mengembangkan orang-orang yang dipimpinnya,” pintanya.
Oskar juga mengingatkan ASN agar memiliki tanggung jawab terhadap pengembangan dirinya sendiri.
“Bangun kompetensi. Jaga integritas. Tingkatkan kinerja. Dan tunjukkan bahwa setiap tugas yang diberikan dapat dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab,” pesannya.
Sementara itu, Kepala Tata Usaha dan Umum Tony Munayang, ST., MAP., yang mewakili Kepala Kantor Regional XI BKN Manado, menyebut profiling ASN penting dalam penerapan meritokrasi manajemen talenta.
“Kegiatan profiling ini sangat penting sebagai meritokrasi manajemen talenta. Melalui asesmen ini akan dipotret potensi dan kompetensi ASN. Setiap tiga tahun akan dilakukan kegiatan asesmen profiling bagi ASN untuk mengukur potensi,” ujar Tony Munayang.
Tony mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Boltim dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap hasil asesmen dapat ditindaklanjuti secara sistematis.
“Kami berharap hasil dari asesmen ini dapat ditindaklanjuti secara sistematis, sehingga manajemen talenta ASN di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur dapat berjalan efektif dan berkelanjutan,” imbuhnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Boltim, Ketua DPRD, anggota DPRD, para asisten, pimpinan perangkat daerah, serta seluruh peserta profiling ASN.
Dalam kesempatan itu, Oskar secara resmi membuka Asesmen PRO ASN dalam rangka percepatan penerapan manajemen talenta ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur Tahun 2026.
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Asesmen PRO ASN dalam rangka percepatan penerapan manajemen talenta ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur Tahun 2026, secara resmi saya nyatakan dibuka,” pungkas Bupati. (ril/aah)