Dishub Kabupaten Kepulauan Sitaro menyampaikan informasi jadwal angkutan laut untuk Kamis, 27 Agustus 2026.
Berdasarkan informasi tersebut, empat kapal dijadwalkan beroperasi pada sejumlah rute. Kapal tersebut yakni KM Barcelona III, KM Marina Bay 1, KMP Lohoraung, dan KMP Lokongbanua.
Rute yang tercantum menghubungkan sejumlah pelabuhan, antara lain Pehe Siau, Tagulandang, Manado, Biaro, Munte, Makalehi, Bitung, Buhias, dan Ulu Siau.
Jadwal KM Barcelona III
KM Barcelona III dijadwalkan melayani dua rute.
Untuk rute Pehe Siau–Tagulandang, kapal berangkat pukul 17.00 WITA dan tiba pukul 20.00 WITA.
Selanjutnya, KM Barcelona III melayani rute Tagulandang–Manado dengan keberangkatan pukul 20.30 WITA dan waktu kedatangan pukul 00.30 WITA.
Jadwal KM Marina Bay 1
KM Marina Bay 1 dijadwalkan berangkat dari Manado menuju Biaro pada pukul 17.00 WITA dan tiba pukul 21.00 WITA.
Dari Biaro menuju Tagulandang, keberangkatan tercantum pukul 21.30 WITA dengan waktu kedatangan pukul 22.30 WITA.
Kapal kemudian melayani rute Tagulandang–Pehe Siau, berangkat pukul 23.00 WITA dan dijadwalkan tiba pukul 01.30 WITA.
Jadwal KMP Lohoraung
KMP Lohoraung melayani empat lintasan dalam informasi jadwal tersebut.
Rute Munte–Biaro berangkat pukul 16.00 WITA dan tiba pukul 20.00 WITA.
Untuk rute Biaro–Tagulandang, kapal dijadwalkan berangkat pukul 20.30 WITA dan tiba pukul 22.30 WITA.
Selanjutnya, rute Tagulandang–Makalehi berangkat pukul 23.00 WITA dengan kedatangan pukul 02.00 WITA.
KMP Lohoraung kemudian melayani Makalehi–Pehe Siau pada pukul 02.30 WITA dan dijadwalkan tiba pukul 04.00 WITA.
Jadwal KMP Lokongbanua
KMP Lokongbanua dijadwalkan memulai perjalanan dari Bitung menuju Tagulandang pada pukul 10.00 WITA dan tiba pukul 18.00 WITA.
Rute berikutnya, Tagulandang–Buhias, dijadwalkan berangkat pukul 18.30 WITA dan tiba pukul 21.30 WITA.
Sementara perjalanan Buhias–Ulu Siau dijadwalkan berangkat pukul 22.00 WITA dan tiba pukul 22.45 WITA.
Dishub Sitaro mengingatkan bahwa jadwal tersebut sewaktu-waktu dapat berubah.
Perubahan dapat terjadi tergantung kondisi cuaca, lamanya proses bongkar muat di setiap pelabuhan, serta masalah teknis lainnya.