OLAHRAGARanking dunia tenis meja 2026 menempatkan Wang Chuqin sebagai pemain putra nomor satu dengan koleksi 9.177 poin.

Data peringkat yang diperbarui pada 3 Agustus 2026 menunjukkan pemain China tersebut memimpin cukup jauh dari pesaing terdekat.

Truls Moregard asal Swedia menempati posisi kedua dengan 6.950 poin.

Iklan

Artikel Terkait
Sementara itu, artikel mengenai Anders Lind kalahkan Wang Chuqin di United States Smash 2026 memuat kejutan pada persaingan papan atas.

Sementara itu, pemain muda Jepang Sora Matsushima berada di peringkat ketiga melalui koleksi 6.298 poin.

Felix Lebrun mengikuti pada posisi keempat dengan 5.779 poin untuk Prancis.

Selanjutnya, Tomokazu Harimoto menempatkan Jepang pada posisi kelima setelah mengumpulkan 5.313 poin.

Artikel Terkait
Di tengah persaingan papan atas tersebut, kisah Wang Chuqin menjuarai Piala Dunia Tenis Meja ITTF Macao 2026 menjadi sorotan tersendiri.

Lin Shidong asal China berada di peringkat keenam dengan 4.862 poin.

Pemain Chinese Taipei Lin Yun-Ju menempati posisi ketujuh melalui koleksi 4.405 poin.

Hugo Calderano membawa Brasil menduduki peringkat kedelapan dengan 4.010 poin.

Adapun Jang Woojin dan Alexis Lebrun melengkapi sepuluh besar ranking dunia tenis meja 2026.

Artikel Terkait
Di tengah persaingan sepuluh besar tersebut, Kanak Jha juga mencuri perhatian setelah mengalahkan Darko Jorgic pada WTT Champions Frankfurt 2025.

Keduanya bahkan hanya terpisah sembilan poin dalam perebutan posisi kesembilan.

Wang Chuqin Kokoh dengan 9.177 Poin

Wang Chuqin memiliki keunggulan besar di puncak ranking dunia tenis meja 2026.

Pemain China tersebut mengumpulkan 9.177 poin dari sejumlah turnamen besar WTT dan ITTF.

Dua gelar Grand Smash memberikan kontribusi sangat besar terhadap total poinnya.

Wang memperoleh 2.000 poin setelah menjuarai Singapore Smash 2026.

Selain itu, kemenangan China Smash 2025 memberinya tambahan 2.000 poin.

Gelar ITTF Men's & Women's World Cup Macao 2026 menghasilkan 1.500 poin.

Wang juga membawa 1.000 poin dari kemenangan WTT Champions Macao 2025.

Kompetisi beregu dunia di London memberikan tambahan 952 poin dalam komposisi rankingnya.

Sementara itu, posisi runner-up WTT Champions Yokohama 2025 menghasilkan 700 poin.

Dengan total 9.177 poin, Wang unggul 2.227 poin atas Truls Moregard.

Selisih tersebut membuat pemain China itu memiliki bantalan cukup besar di puncak peringkat.

Truls Moregard Tempati Posisi Kedua

Truls Moregard menjadi penantang terdekat Wang dengan koleksi 6.950 poin.

Pemain Swedia tersebut memperoleh kontribusi besar melalui Europe Smash Sweden 2025.

Kemenangan pada turnamen itu memberinya 2.000 poin.

Selain itu, Moregard membawa 1.050 poin dari posisi final WTT Finals Hong Kong 2025.

Gelar WTT Champions Montpellier 2025 menghasilkan tambahan 1.000 poin.

Dua semifinal Grand Smash juga memberi kontribusi signifikan.

Moregard mendapatkan 900 poin dari United States Smash 2026.

Ia kembali mengumpulkan 900 poin melalui semifinal Singapore Smash 2026.

Sementara itu, perempat final World Cup Macao 2026 memberikan 450 poin.

Hasil tersebut membuat Moregard mempertahankan posisi kedua ranking dunia tenis meja 2026.

Namun, jaraknya dengan Wang masih cukup besar.

Sora Matsushima Tembus Tiga Besar Dunia

Sora Matsushima menjadi salah satu nama paling menarik dalam daftar sepuluh besar.

Pemain Jepang tersebut menempati peringkat ketiga dengan 6.298 poin.

United States Smash 2026 memberikan kontribusi terbesar setelah Matsushima menjadi juara.

Kemenangan itu menghasilkan 2.000 poin.

Selain itu, posisi final ITTF Men's & Women's World Cup Macao 2026 memberikan 1.050 poin.

Matsushima juga menjuarai WTT Champions Frankfurt 2025 dan mengantongi 1.000 poin.

Posisi final WTT Champions Montpellier 2025 kemudian menghasilkan 700 poin.

Semifinal WTT Champions Chongqing 2026 memberikan tambahan 450 poin.

Sementara itu, penampilannya di Singapore Smash 2026 menghasilkan 380 poin.

Total tersebut membawa Matsushima melewati sejumlah nama mapan dalam persaingan papan atas.

Ia hanya tertinggal 652 poin dari Moregard yang menghuni posisi kedua.

Felix Lebrun dan Harimoto Mengisi Lima Besar

Felix Lebrun menempati posisi keempat ranking dunia tenis meja 2026 dengan 5.779 poin.

Pemain Prancis tersebut mempertahankan tempatnya di kelompok elite dunia.

Sementara itu, Tomokazu Harimoto menguntit pada posisi kelima dengan 5.313 poin.

Harimoto memiliki sejumlah hasil turnamen bernilai tinggi.

Gelar WTT Finals Hong Kong 2025 memberinya 1.500 poin.

Selain itu, kemenangan WTT Champions Yokohama 2025 menghasilkan 1.000 poin.

Kompetisi beregu dunia di London juga memberikan kontribusi 663 poin.

Harimoto tertinggal 466 poin dari Felix Lebrun.

Dengan jarak tersebut, perubahan hasil pada turnamen berikutnya dapat memengaruhi posisi keduanya.

Lin Shidong dan Lin Yun-Ju di Posisi Enam-Tujuh

Lin Shidong menjadi pemain China kedua dalam sepuluh besar dengan 4.862 poin.

Ia menempati peringkat keenam dunia.

Salah satu kontribusi terbesar Lin berasal dari Europe Smash Sweden 2025.

Posisi final pada turnamen tersebut menghasilkan 1.400 poin.

Selain itu, semifinal China Smash 2025 memberinya 700 poin.

Perempat final Singapore Smash 2026 kemudian menghasilkan 580 poin.

Di bawah Lin Shidong terdapat Lin Yun-Ju dengan 4.405 poin.

Pemain Chinese Taipei tersebut menduduki peringkat ketujuh.

Lin Yun-Ju membawa 1.400 poin dari posisi final Singapore Smash 2026.

Kemenangan WTT Champions Doha 2026 juga memberinya tambahan 1.000 poin.

Dengan demikian, selisih kedua pemain

Iklan

tersebut mencapai 457 poin.

Hugo Calderano Jaga Brasil di Delapan Besar

Hugo Calderano berada di posisi kedelapan dengan koleksi 4.010 poin.

Pemain Brasil tersebut tetap menjadi satu-satunya wakil Amerika Selatan pada daftar sepuluh besar ini.

Calderano memiliki beberapa hasil kuat dalam perhitungan ranking.

Final WTT Champions Macao 2025 memberinya 700 poin.

Semifinal World Cup Macao 2026 menghasilkan tambahan 680 poin.

Ia juga meraih 600 poin dari kemenangan WTT Star Contender São José dos Campos 2026.

Selain itu, Calderano mengumpulkan 500 poin dari ITTF-Americas Cup San Francisco 2026.

Hasil tersebut menjaga Calderano di kelompok elite ranking dunia tenis meja 2026.

Jang Woojin dan Alexis Lebrun Cuma Terpaut Sembilan Poin

Persaingan paling rapat dalam sepuluh besar terjadi pada posisi sembilan dan sepuluh.

Jang Woojin dari Korea Selatan mengoleksi 3.231 poin.

Alexis Lebrun asal Prancis berada tepat di bawahnya dengan 3.222 poin.

Artinya, kedua pemain hanya terpaut sembilan poin.

Jang mengandalkan sejumlah hasil besar, termasuk final WTT Champions Doha 2026 dengan 700 poin.

Dua perempat final Grand Smash juga masing-masing menyumbangkan 580 poin.

Sementara itu, Alexis memperoleh 580 poin dari perempat final United States Smash 2026.

Kemenangan ETTU Europe Top 16 Cup Montreux 2026 memberikan 500 poin.

Alexis juga mengumpulkan 450 poin dari perempat final World Cup Macao 2026.

Selisih yang sangat tipis membuat posisi mereka berpotensi berubah melalui hasil turnamen berikutnya.

Daftar Lengkap Top 10 Ranking Dunia Tenis Meja Putra

Berdasarkan data yang diperbarui 3 Agustus 2026, berikut sepuluh besar:

  1. Wang Chuqin (China) — 9.177 poin

  2. Truls Moregard (Swedia) — 6.950 poin

  3. Sora Matsushima (Jepang) — 6.298 poin

  4. Felix Lebrun (Prancis) — 5.779 poin

  5. Tomokazu Harimoto (Jepang) — 5.313 poin

  6. Lin Shidong (China) — 4.862 poin

  7. Lin Yun-Ju (Chinese Taipei) — 4.405 poin

  8. Hugo Calderano (Brasil) — 4.010 poin

  9. Jang Woojin (Korea Selatan) — 3.231 poin

  10. Alexis Lebrun (Prancis) — 3.222 poin

Komposisi tersebut memperlihatkan persaingan ranking dunia tenis meja 2026 yang tersebar di Asia, Eropa, dan Amerika Selatan.

China dan Jepang masing-masing menempatkan dua pemain dalam sepuluh besar.

Prancis juga memiliki dua wakil melalui Felix dan Alexis Lebrun.

Sementara itu, Swedia, Chinese Taipei, Brasil, dan Korea Selatan masing-masing mempunyai satu pemain.

Wang masih memiliki keunggulan besar di posisi pertama.

Artikel Terkait
Sementara itu, artikel Sun Yingsha juara World Cup tenis meja Macao 2026 menyoroti nomor tunggal putri setelah ia meraih gelar ketiga berturut-turut.

Namun, persaingan pada posisi berikutnya jauh lebih terbuka seiring perubahan hasil dan poin setiap turnamen.