JAKARTA – Wakil Bupati Bolaang Mongondow Dony Lumenta, S.Tr.T., melakukan pertemuan kerja dengan Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia Ahmad Riza Patria di Jakarta.
Pertemuan tersebut membahas penyelarasan Rencana Strategis Kemendes 2025–2029 terkait fasilitasi pengembangan desa tematik, yang ditargetkan mulai direalisasikan sebagai kegiatan prioritas pada 2026.
Pengembangan desa tematik diarahkan untuk mengoptimalkan keunggulan dan potensi lokal Kabupaten Bolaang Mongondow secara lebih terarah.
Dalam pembahasan, terdapat sejumlah fokus pengembangan yang disiapkan berdasarkan karakter dan potensi masing-masing wilayah.
Pertanian, Perikanan hingga Wisata Jadi Fokus
Salah satu arah yang dibahas ialah desa tematik berbasis pertanian, dengan fokus mendorong modernisasi dan penguatan hasil komoditas pertanian lokal.
Selain itu, konsep desa tematik berbasis perikanan diarahkan untuk mengoptimalkan pengelolaan hasil perikanan, baik perikanan tangkap maupun budi daya.
Pengembangan juga mencakup desa tematik berbasis wisata, kerajinan, kuliner, serta potensi lokal lainnya.
Konsep tersebut diarahkan untuk membangun daya tarik pariwisata berbasis masyarakat sekaligus mempromosikan produk ekonomi kreatif khas daerah.
Koperasi Merah Putih Turut Dibahas
Selain desa tematik, pertemuan turut membahas penguatan ekosistem ekonomi desa dan kelurahan.
Salah satu langkah yang dibicarakan ialah pembentukan dan optimalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih serta Koperasi Nelayan Merah Putih.
Dony Lumenta menyampaikan pentingnya sinergi antara Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow dan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal.
Sinergi tersebut dinilai diperlukan agar program nasional dapat direalisasikan secara tepat sasaran di Kabupaten Bolaang Mongondow.
Melalui penguatan kelembagaan ekonomi berbasis koperasi dan pengembangan desa tematik, pemerintah berharap kesejahteraan masyarakat desa di Kabupaten Bolaang Mongondow dapat meningkat secara berkelanjutan.