Jl. Kemang Boroko Timur, Kecamatan Kaidipang, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, 95765
Email: redaksi@waktu.news
· Telepon: 08122225381
· WhatsApp: 08122225381
Dokumen Berita
26 Juni 2022, 15:22
WITA
WN-20220626-001029
Bahaya! Abrasi di Pantai Iyok Ancam Pemukiman dan Jalan Menuju Objek Wisata
Tutuyan, WAKTU.news - Abrasi mengancam pemukiman warga di Desa Iyok, Kecamatan Nuangan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Selain megancam pemukiman, abarasi ini juga mulai mengikis satu-satunya akses jalan menuju objek wisata pantai Batu Buaya. Pantauan waktu.news, Minggu (26/6/2022) sore tadi, tampak puluhan karung b
Oleh
Abdul Agus Heydemans
Editor:
Redaksi
26 Juni 2022, 15:22
WITA
2
menit baca
3.589 kali dibaca
Kondisi abrasi di Desa Iyok, Kecamatan Nuangan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. (foto, Waktu.news)
Kerja Sama
Tutuyan, WAKTU.news - Abrasi mengancam pemukiman warga di Desa Iyok, Kecamatan Nuangan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.
Selain megancam pemukiman, abarasi ini juga mulai mengikis satu-satunya akses jalan menuju objek wisata pantai Batu Buaya.
Pantauan waktu.news, Minggu (26/6/2022) sore tadi, tampak puluhan karung berisi pasir dipacal guna mencegah pengikisan akibat hantaman ombak.
Warga khawatir, tinggi gelombang pasang yang akan terjadi pada bulan agustus, bakalan memutus akses jalan ke perkebunan dan lokasi wisata.
"Itu lantaran di hantaman ombak saat air pasang, jadi terkikis terus. Bulan agustus ini, jalan itu bisa saja putus," kata Ipai, salah seorang warga yang sedang menikmati suasana pantai di sore hari.
Bahayanya lagi, abrasi di titik itu menurutnya tidak jauh dari telaga. Jika pengikisan sampai meluas dan terhubung dengan telaga, maka air laut akan dengan bebas masuk ke pemukiman.
"Itu kan tinggal berapa meter ke telaga. Kalau dia (abrasi) tembus, bisa jadi muara," ungkapnya.
Warga lainnya juga mengatakan, kondisi tersebut sebenarnya bisa dihindari manakala di sepanjang bibir pantai memiliki tanggul pemecah ombak.
"Kalau dibuatkan tanggul, tidak akan jadi begini. Seperti tanggul yang ada di desa Loyow," ujar Lista Kamuntuan.
Lista menambahkan, dahulu terdapat banyak rumah berada tepat di bibir pantai. Namun seiring berjalannya waktu, air laut yang awalnya berada jauh dari rumah, perlahan mulai mendekat hingga warga pun akhirnya menyingkir.
"Dulu banyak rumah di sini, sekarang tidak ada lagi," ungkapnya. (aah)
Pembaca Mendukung Jurnalisme
Dukung Jurnalisme Waktu.News
Dukungan pembaca membantu Waktu.News terus menghadirkan kerja jurnalistik untuk masyarakat.
Dukungan dari artikel ini tercatat sebagai
apresiasi terhadap karya jurnalistik
Abdul Agus Heydemans.
Mulai Rp10.000
Dukungan tidak memengaruhi independensi, isi, sudut pandang, maupun keputusan editorial Waktu.News.
Waktu.News Reader Support
Dukung karya jurnalistik ini
Artikel
Bahaya! Abrasi di Pantai Iyok Ancam Pemukiman dan Jalan Menuju Objek Wisata
Oleh Abdul Agus Heydemans
Dukungan
Belum dipilih
PenerimaPT Voice News Network
✓
Instruksi Transfer Bank
Transaksi telah dibuat dan menunggu transfer serta verifikasi.
Kode Dukungan
—
Nominal Transfer
—
Penerima—
Penting
Transfer sesuai nominal transaksi.
Status dukungan tetap Pending sampai
pembayaran diverifikasi Waktu.News.
Pilih nominal dukungan terlebih dahulu.
Informasi dan verifikasi dokumen
Penulis: Abdul Agus Heydemans
Editor: Redaksi Waktu.News
ID dokumen: WN-20220626-001029
Kode verifikasi: EFE29A7427A8
Dokumen ini merupakan salinan cetak artikel resmi.
Pindai QR pada kepala dokumen atau kunjungi URL sumber
untuk memeriksa versi daring terbaru.