Menurut laporan dari The Sun, Barcelona termasuk salah satu klub yang tengah memantau kondisi Enzo Fernandez setelah munculnya kabar mengenai ketidakpuasannya di Chelsea. Gelandang asal Argentina tersebut baru-baru ini ditempatkan di bangku cadangan, menimbulkan pertanyaan tentang masa depannya di Stamford Bridge.
Selama satu setengah tahun berada di Chelsea, Enzo Fernandez belum mampu menunjukkan performa yang sebanding dengan biaya sebesar £107 juta (Rp2.186.298.900.000) yang dikeluarkan klub untuk mendatangkannya.
Blues membuat gebrakan besar pada Januari 2023 dengan menginvestasikan sejumlah besar uang untuk merekrut Fernandez setelah penampilan impresifnya di Piala Dunia Qatar.
Namun, investasi tersebut belum membuahkan hasil yang diharapkan. Beberapa pihak menilai bahwa Fernandez menjadi investasi yang kurang berhasil, terutama mengingat biaya tinggi yang dikeluarkan Chelsea untuk membelinya dari Benfica. Keberhasilan Romeo Lavia, gelandang mahal lainnya yang direkrut Chelsea, dalam berkolaborasi dengan Moises Caicedo di lini tengah yang dibentuk oleh Enzo Maresca, menunjukkan bahwa pasangan ini mungkin akan tetap dipertahankan oleh manajer.
Meskipun Fernandez menjadi starter dalam enam dari sembilan pertandingan Premier League yang telah ia ikuti, ketidakhadirannya di tiga pertandingan terakhir sejak awal permainan menimbulkan kekhawatiran. Gelandang berusia 23 tahun ini juga menghadapi masalah dalam kehidupan pribadinya akhir-akhir ini, yang mungkin menjadi alasan mengapa ia tidak lagi mendapatkan sorotan utama.
Namun, Chelsea mungkin mempertimbangkan untuk menjual Enzo Fernandez jika performanya terus menurun. Dari sudut pandang Fernandez sendiri, ia mungkin bersedia berjuang untuk mempertahankan posisinya di tim dan menggantikan salah satu dari Lavia atau Caicedo. Pemain Argentina ini harus siap menghadapi kemungkinan duduk di bangku cadangan dalam beberapa bulan mendatang dan menjadi gelandang pilihan ketiga di Chelsea.