BOLMONG – Distribusi bantuan pangan beras di Kabupaten Bolaang Mongondow mulai memasuki tahap pelaksanaan dengan wilayah Pantai Utara atau Pantura sebagai titik awal penyaluran.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bolaang Mongondow, I Wayan Mudiyasa, mengatakan distribusi dimulai dari Kecamatan Poigar hingga Sang Tombolang.
“Distribusi akan dimulai dari wilayah Pantura, mulai dari Kecamatan Poigar sampai Sang Tombolang,” ujar I Wayan Mudiyasa.
Setiap kepala keluarga penerima bantuan memperoleh 30 kilogram beras jenis premium untuk alokasi tiga bulan, yakni Juli, Agustus, dan September 2026.
Setelah Pantura, Distribusi Berlanjut ke Wilayah Lain
Setelah penyaluran di Pantura selesai, distribusi akan dilanjutkan ke wilayah Passi Bersatu, Lolayan, kemudian Dumoga Raya.
Pemerintah menerapkan pola bertahap untuk menjaga proses distribusi tetap tertib dan menghindari tumpang tindih di lapangan.
Koordinasi dilakukan antara Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Sosial, Bulog, dan transporter.
I Wayan menekankan sinkronisasi antarinstansi menjadi bagian penting dalam penyaluran bantuan.
Data penerima, kesiapan beras, serta transporter harus dipastikan berjalan searah agar masyarakat menerima bantuan sesuai alokasi.
“Setelah Pantura selesai, kita lanjut ke Passi Bersatu, Lolayan, kemudian Dumoga Raya. Kita berharap proses distribusi berjalan lancar dan sesuai dengan data penerima,” katanya.
Penerima Bertambah Jadi 30.136
Sebelumnya, pemerintah telah meluncurkan program bantuan pangan se-Bolaang Mongondow Raya pada 12 Agustus 2026.
Untuk Kabupaten Bolaang Mongondow, jumlah Penerima Bantuan Pangan (PBP) bertambah dari 29.900 menjadi 30.136 penerima.
Dengan demikian, terdapat penambahan 236 penerima.
Total alokasi beras untuk periode tiga bulan mencapai 904.080 kilogram yang diperuntukkan bagi masyarakat di 15 kecamatan.
Melalui tahapan distribusi tersebut, pemerintah menargetkan penyaluran berlangsung secara teratur dan tepat sasaran serta memastikan penerima memperoleh bantuan sesuai alokasi yang telah ditetapkan.