Jl. Kemang Boroko Timur, Kecamatan Kaidipang, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, 95765
Email: redaksi@waktu.news
· Telepon: 08122225381
· WhatsApp: 08122225381
Dokumen Berita
18 September 2021, 13:47
WITA
WN-20210918-000696
Mengaku Wartawan di Bolmut, Oknum RM Diduga Ancam Masyarakat
Boroko, WAKTU.news - Seorang oknum mengaku Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) merangkap sebagai wartawan di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara diduga melakukan pengancaman kepada masyarakat. Oknum wartawan berinisial RM alias Rahmat ini diduga kerap mengancam beberapa warga desa Monompia di kecamatan Sangkub, Kabupaten Bo
Oleh
Mahdiyah Sanggilalung
Editor:
Redaksi
18 September 2021, 13:47
WITA
2
menit baca
3.773 kali dibaca
Kerja Sama
Boroko, WAKTU.news - Seorang oknum mengaku Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) merangkap sebagai wartawan di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara diduga melakukan pengancaman kepada masyarakat.
Oknum wartawan berinisial RM alias Rahmat ini diduga kerap mengancam beberapa warga desa Monompia di kecamatan Sangkub, Kabupaten Bolmut.
Hal ini disampaikan langsung oleh salah satu Pengawas Operasional Badan Usaha Milik Desa sekaligus Ketua BPD Desa Monomania, Mursit Kobandaha, Sabtu (18/9/2021), siang tadi.
Kepada waktu.news Mursit mengungkapkan, oknum wartawan tersebut menyoal aliran dana yang diberikan pengurus BUMDes desa Monompia kepada salah satu pengusaha salah peruntukan.
"Kami kan sebagai PO menilai, pemberian penambahan modal ke pengusaha itu berbunga dan masuk ke BUMDes. Memang sudah aturan, bagaimana cara mengembalikannya dengan bagaimana bunga masuk ke BUMDes," ungkap Mursit.
Dana yang pengurus BUMDes berikan kepada SL alias Roman sebagai modal usaha pun kata Mursit, sudah memperoleh keuntungan sekitar 20 juta diluar modal pokok hanya dalam tempo lima bulan.
"Dan setiap kali pemeriksaan inspektorat, itu jelas tidak ada temuan, malah selalu dapat pujian dari Kabupaten (Pemkab)," kata Mursit.
Mursit menambahkan, bukan hanya soal BUMDes, penggunaan dana desa hingga realisasi program pun ingin ia periksa dengan cara dan motode berlebihan. Padahal, hasil pemeriksaan Ispektorat atas penggunaan Dandes pemerintah desa Monompia jelas tidak ada temuan.
"Kami sebagai bagian dari pemerintahan di desa juga mengerti, kalau memang dia itu wartawan mau meliput silahkan, tapi tunjukkan Id card," tambah Mursit.
Lanjutnya, jika benar oknum tersebut merupakan wartawan, Mursit menyayangkan perilaku seperti itu. Seharusnya wartawan itu melindungi masyarakat, bukan malah seenaknya menghadang dan menujukan diri dengan cara arogan dan mengancam.
"Harusnya tidak seenaknya hadang masyarakat dengan mengatakan saya ini wartawan, SK dari pusat, siapa melawan denda 500 juta dan hukuman 2 tahun penjara," terangnya.
Sebagai informasi, sepenelusuran waktu.news, nama oknum RM yang mengaku sebagai wartawan dengan jabatan kepala biro (Bolmut) pada salah satu media siber itu diduga belum tercantum dalam box redaksi media tersebut. (Rhp)
Pembaca Mendukung Jurnalisme
Dukung Jurnalisme Waktu.News
Dukungan pembaca membantu Waktu.News terus menghadirkan kerja jurnalistik untuk masyarakat.
Dukungan dari artikel ini tercatat sebagai
apresiasi terhadap karya jurnalistik
Mahdiyah Sanggilalung.
Mulai Rp10.000
Dukungan tidak memengaruhi independensi, isi, sudut pandang, maupun keputusan editorial Waktu.News.
Waktu.News Reader Support
Dukung karya jurnalistik ini
Artikel
Mengaku Wartawan di Bolmut, Oknum RM Diduga Ancam Masyarakat
Oleh Mahdiyah Sanggilalung
Dukungan
Belum dipilih
PenerimaPT Voice News Network
✓
Instruksi Transfer Bank
Transaksi telah dibuat dan menunggu transfer serta verifikasi.
Kode Dukungan
—
Nominal Transfer
—
Penerima—
Penting
Transfer sesuai nominal transaksi.
Status dukungan tetap Pending sampai
pembayaran diverifikasi Waktu.News.
Pilih nominal dukungan terlebih dahulu.
Informasi dan verifikasi dokumen
Penulis: Mahdiyah Sanggilalung
Editor: Redaksi Waktu.News
ID dokumen: WN-20210918-000696
Kode verifikasi: E617D5C4A3F0
Dokumen ini merupakan salinan cetak artikel resmi.
Pindai QR pada kepala dokumen atau kunjungi URL sumber
untuk memeriksa versi daring terbaru.